Bumi Perkemahan Sukamantri | Review Camping Ground Bogor

Tak disangkal, bahwa sebagian besar bumi perkemahan yang berada di punggungan gunung atau pegunungan memiliki udara yang segar dengan nuansa lingkungan pembentuk campground yang masih alami serta bentang alam nan indah. Seperti halnya bumi perkemahan sukamantri yang berada di di Desa Sukamantri Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, atau camping ground Highland camp yang berada dalam kawasan pariwisata curug panjang, Puncak Bogor.

Bumi Perkemahan Highland Camp di Megamendung terbentuk dari keindahan lanskap alam yang memperlihatkan pola keteraturan sebuah tempat berkemah yang hadir diantara pesona hutan pegunungan dengan lima air terjun yang aliran sungainya membelah punggungan barat Gunung Paseban Megamendung, untuk wisata minat khusus seperti camping, treking hutan, jelajah air terjun, susur sungai dan aktivitas wisata lainnya, sebagiannya memanfaarkan highland camp untuk kegiatan training outdoor, gathering, outbound dan lainnya. Hal serupa dengan camping ground Sukamantri, di sekitar kawasan bumi perkemahan sukamantri terdapat jungle track yang biasa digunakan pengunjung untuk menjelajahi kawasan hutan, terdapat air terjun berundak dua yang lokasinya dapat ditempuh hanya dengan 30 menit dengan berjalan kaki dari campground, dan beragam obyek daya tarik wisata lainnnya.

Whatsapp

Baca Juga :
Review Highland Camp Curug Panjang Megamendung Puncak Bogor Jawa Barat

Review Bumi Perkemahan Sukamantri Bogor Jawa Barat

Bumi perkemahan Sukamantri termasuk ke dalam wilayah pengelolaan RPTN Gunung Salak I, Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sedangkan secara administrasi, camping ground Sukamantri terletak di Desa Sukamantri Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Yang menjadi objek daya tarik wisata utama di Sukamantri adalah keberadaan area berkemah yang cukup luas dan sejuk. Campinground Sukamantri merupakan tempat pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia dalam konsep luar ruang (outdoor activities).

Pengunjung yang datang ke bumi perkemahan sukamantri dalam rangka untuk melakukan kegiatan pelatihan dan pendidikan berasal dari tingkat pendidikan dasar, pendidikan menengah sampai dengan tingkat mahasiswa, datang dari berbagai perguruan tinggi di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat, terutama dari daerah wilayah Jabotabek. Sementara itu, mereka yang berasal dari kelompok keluarga maupun sendiri-sendiri datang ke bumi perkemahan Sukamantri untuk menikmati wisata alam dan wisata berkemah.

Banyak hal yang dapat dilakukan ketika camping di bumi perkemahan Sukamantri, yaitu jelajah hutan, memasak ala rimba (ngaliwet), bermain ke curug Suryakencana. Ketika malam menjelang dengan keheningan nya, pekemping dapat menghangatkan badan di perapian api unggun, ditemani suara jangkrik dan burung malam berpadu gesekan dedaunan yang tertiup angin, sesekali terdengar nyanyian alam nan merdu tentang keharmonisan dalam kebersamaan. Begitu pagi menjelang, pekemping akan disambut oleh kicauan burung pagi dan matahari berwarna jingga yang terbit di atas horizon di timur yang akan menyapa tubuh anda dan memberi kehangatannya di alam perkemahan Sukamantri Camping Ground.

Fasilitas berkemah campground Sukamantri Bogor

Pada bagian Selatan camping ground Sukamantri terdapat jalanan setapak didalam hutan (jungle track), jalur ini biasa digunakan untuk kegiatan penjelajahan hutan ketika berkemah atau ketika melakukan pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia seperti LDK, dls. Selain jalur treking, bumi perkemahan Sukamantri memiliki fasilitas pendukung perkemahan, yaitu:

    • 1 unit aula yang dapat menampung s.d 40 orang;
    • 22 unit MCK/toilet yang menyebar disekitar bumi perkemahan;
    • 1 unit bangunan Masjid Al Mujahirin;
    • Lapangan parkir kendaraan roda 2 dan roda 4 dan kendaraan dengan jenis truk TNI;
    • 1 unit bangunan warung bermaterialkan tembokan yang terisi oleh 8 warung /kios dan warung-warung lainnya yang menyebar di sekitar bumi perkemahan;
    • Jembatan penyebrangan bermaterialkan besi;
    • Kantor / pos tiket masuk, dan lainnya.

Aksesibilitas ke camping ground Sukamantri Bogor

Untuk mencapai bumi perkemahan Sukamantri dari kota Bogor dapat ditempuh sepanjang perjalanan 14 km, dengan melewati jalan raya Ciapus, lalu mengambil jalan arah Sukamantri. Dan jika melewati BNR (Jl. Bogor Nirmala Residen) lalu melewati jalan Arjuna dapat ditempuh sepanjang 19,2 km. 1 km. Sebelum masuk pada kawasan bumi perkemahan Sukamantri, terdapat jalanan berbatu yang dapat dilewati oleh kendaraan roda dua atau roda 4 (SUV/MPV standar) dan kendaraan jenis truk TNI. Ketika kendaraan mulai memasuki jalanan berbatu, terdapat peternakan sapi PT REdjo Sari Bumi yang cukup besar sampai dibatas kawasan hutan Pinus. Di ujung jalan berbatu itulah, disana akan didapati komplek perkemahan Sukamantri, dimana camping ground nya dikelilingi oleh pohon pinus merkusii dan vegetasi tropis campuran.

Jika dari daerah Lewiliang, Ciampea dan sekitarnya dengan menggunakan kendaraan umum, pengunjung dapat menaiki angkutan perkotaan dari terminal angkot Segog km, melewati jalan Gunung Malang lalu ke jalan Raya Ciapus selanjutnya melewati jalan Tamansari menuju bumi perkemahan Tamansari. Jarak dari terminal Segog ke Bumi Perkemahan Sukamantri sekitar 18,4 km.

Baca Juga :
Aktivitas Wisata Minat Khusus di Bumi Perkemahan Highland Camp Curug Panjang Bogor

Objek Wisata Alam di sekitar Bumi Perkemahan Sukamantri Bogor

Dalam kawasan wisata alam Sukamantri, terdapat air terjun Suryakencana (curug Sukamantri) yang memiliki ketinggian terjunan airnya sekitar 15 meter. Meskipun debit airnya tidak terlalu besar dan deras, air terjun yang memiliki kesamaan nama dengan alun-alun “Suryakencana di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini cukup unik, karena alirannya berundak dan terpecah menjadi 2 aliran air terjun. Dengan kondisi lingkungan alam yang relatif masih alami dan jarang dikunjungi, air terjun Suryakencana menjadi salah satu obyek wisata air terjun yang menarik dikunjungi ketika berkemah. Dari perkemahan Sukamantri, lokasi air terjun ini berjarak sekitar 30 menit berjalan kaki (treking).

Keanekaragaman Hayati di sekitar Bumi Perkemahan Sukamantri Bogor

Seperti halnya kawasan wisata alam dan bumi perkemahan Loji yang merupakan bagian dari RPTN Gunung Salak I, SPTN Wilayah II Bogor, Kawasan wisata alam Sukamantri memiliki Struktur vegetasi yang sama dengan dengan bumi perkemahan dan wisata alam Loji. Dua kawasan wisata alam ini dikelilingi oleh Pinus merkusii dan vegetasi tropis campuran. Pada bagian utara objek wisata alam dan bumi perkemahan Sukamantri, terdapat gugusan vegetasi hutan alam campuran.

Pada area wisata alam dan bumi perkemahan Sukamantri, akan banyak dijumpai satwa liar yang beragam dan sebagiannya dapat dilihat secara langsung, seperti Monyet ekor panjang (Macaca fasicularis), Owa Jawa (Hylobathes moloch), Surili (Presbytis comata), Lutung (Trachypithecus auratus), Burung Elang Jawa, Elang Hitam dan spesies burung lainnya. Beberapa satwa lainnya yang mendiami kawasan dapat dilihat melalui perjumpaan jejak dan cakaran yang ditinggalkan di batang pohon atau tanah seperti Macan Tutul atau Macan Kumbang (Panthera pardus melas). Perjumpaan langsung dengan hewan karnifora sangatlah jarang, terutama pada siang hari..

Bumi perkemahan Sukamantri dan tempat berkemah di Bogor lainnya yang berada pada kawasan pegunungan memiliki daya tarik kesegaranan alam, pesona lanskap dan kekayaan hayati untuk pariwisata berkelanjutan.

Sebagian besar bumi perkemahan di Bogor yang berada pada kawasan pegunungan itu dikelola oleh Taman Nasional dan Perum Perhutani atau pihak swasta dan masyarakat desa dengan desa wisatanya yang membangun kerjasama dengan kedua lembaga pemerintah tersebut diatas untuk mengembangkan kawasan pariwisata alam atau bumi perkemahan dengan menjungjung tinggi aturan-aturan kelestarian alam dan lingkungan.

Halnya seperti Highland camp yang berada pada kawasan pariwisata alam curug Panjang dan camping ground Gunung Pancar di Taman Wisata Gunung Pancar, keduanya berada dalam kawasan perum perhutani yang dikerjasamakan sebagai lokasi wisata alam dan tempat berkemah. Begitupun dengan Bumi Perkemahan Citalahab yang dikelola oleh masyarakat Citalahab, Campground Cisangku oleh Desa Wisata Malasari, camping ground Curug Ciputri yang dikelola oleh koperasi masyarakat desa Tapos I, dan lainnya, lokasi tersebut berada pada kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Aturan yang jelas menyangkut pembangunan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan pada kawasan hutan dan pegunungan di zona pemanfaatan yang ditetapkan secara ketat oleh pemerintah dalam memanfaatkan alam sebagai tempat pariwisata (bumi perkemahan), telah memberikan keuntungan terhadap kawasan, pada lingkungan sosial dan keuntungan terhadap wisatawan.