Pustaka Puncak ; Role model Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas

Gerbang Digital Pariwisata Indonesia 4.0

Siapa-siapa yang menguasai pasar, sesungguhnya ia akan mengendalikan alat produksi, sekaligus menggerakan roda perekonomian, maka pasar pariwisata harus dikuasai oleh masyarakat pariwisata, berasaskan ekonomi kerakyatan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. -Kiade-

Pustaka Indonesia adalah himpunan entitas industri pariwisata dalam ekosistem digital perwilayahan sehingga membentuk sebuah lanskap informasi digital pemasaran dan promosi pariwisata Indonesia, meliputi gerbang digital pariwisata perwilayahan yang ada di setiap kawasan pariwisata, wilayah administratif kabupaten/kota dan Taman Nasional di Indonesia. Dan, Pustaka Indonesia merupakan platform Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas1)Lokalitas (locality) berkaitan dengan tempat atau wilayah tertentu yang terbatas atau dibatasi oleh wilayah lain. Lokalitas mengasumsikan adanya sejumlah garis pembatas yang bersifat permanen, tegas, dan mutlak yang mengelilingi satu wilayah atau ruang tertentu. Dalam konsep Gerbang Digital Pariwisata 4.0, lokalitas meliputi kawasan pariwisata, sebuah wilayah administratif kabupaten/kota, kawasan pariwisata dan Taman Nasional yang ditentukan dan disepakati oleh perkumpulan. dan komunitas2)Adalah kelompok sosial pegiat dan penggiat pariwisata Indonesia. Dihadirkan oleh para pegiat dan penggiat pariwisata Indonesia dengan menyuguhkan beragam informasi terkait obyek daya tarik wisata, akomodasi, kreatif, kuliner, budaya dan kearifan lokal, desa wisata, program perjalanan wisata, MICE dan lainnya dalam aplikasi android, IOS maupun website.

Dengan mengusung tema “Puncak dalam satu genggaman”, pada tanggal 12-13 September 2020 di Puncak Bogor, Pustaka Indonesia memperkenalkan logo Pustaka sebagai brand identity Gerbang Digital Pariwisata Indonesia yang sekaligus menjadikan kawasan pariwisata Puncak adalah role model pengembangan platform digital, manajemen bisnis pariwisata dan kreatif yang mengusung ekonomi kerakyatan3)1) Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat, yang selanjutnya disebut sebagai Usaha Kecil dan Menegah (UKM); 2) Ekonomi rakyat dalam Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas dimaksudkan sebagai kegiatan ekonomi atau usaha yang dijalankan oleh warga kebanyakan (popular) dalam suatu wilayah kabupaten, kota atau kawasan yang dengan bersama-sama mengelola sumber daya ekonomi pariwisata dan pendukungnya. sebagai pondasinya.

Figure-1 : Perspektif Gerbang Digital pariwisata Indonesia

Gerbang Digital Pariwisata Indonesia adalah sekumpulan data dan informasi kepariwisataan yang terhimpun dalam aplikasi android, IOS maupun website dan dapat diakses secara umum/terbuka pada platform Pustaka Indonesia dan Pustaka perwilayahan. Platform Digital dan manajemen bisnis Pustaka Indonesia dan Pustaka perwilayahan dikelola oleh para pegiat dan penggiat pariwisata yang terhimpun dalam perkumpulan4)Perkumpulan adalah badan hukum yang merupakan kumpulan para penggiat dan pegiat pariwisata dan usaha kreatif, akademisi, pengusaha dan pemerintah yang didirikan untuk mewujudkan kesamaan maksud dan tujuan Gerbang Digital Pariwisata dan tidak membagikan keuntungan kepada anggotanya Gerbang Digital Pariwisata 4.0.

Perkumpulan Gerbang Digital Pariwisata Puncak (GDP Puncak) terdiri dari para penggiat dan pegiat pariwisata, pemilik camp, tempat wisata, hotel dan tempat akomodasi lainya, restaurant, pedagang oleh-oleh dan cinderamata, pengrajin, EO pariwisata, masyarakat desa wisata dan lainnya serta para pegiat dan penggiat usaha kreatif yang terkait secara langsung dengan aktivitas kepariwisataan di Puncak, merupakan pembangkit pariwisata 4.0 di kawasan Puncak, kabupaten Bogor yang merupakan pengusung Pustaka Puncak.

Hadirnya Pustaka Puncak merupakan upaya para pegiat dan penggiat pariwisata yang menetap dan beraktivitas dikawasan pariwisata Puncak untuk membangun dan mengembangkan pusat informasi wisata “Puncak dalam satu genggaman” dengan menggunakan aplikasi android, IOS dan website. Berharap dengan hadirnya Pustaka Puncak ini dapat memberikan faedah yang lebih baik atas destinasi pariwisata secara berkelanjutan, meningkatkan ekonomi warga Puncak dan manfaat lainnya bagi masyarakat dan lingkungan kawasan puncak dan sekitarnya, dunia usaha dan wisatawan.

Pustaka Puncak adalah himpunan entitas industri pariwisata dikawasan puncak dalam ekosistem digital informasi dan pemasaran pariwisata Puncak Bogor.

– Kiade –

Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas merupakan lanskap  digital pariwisata Indonesia

Masyarakat yang menetap/tinggal dan beraktivitas disuatu wilayah (lokal), itu memiliki kemampuan lebih untuk menghadirkan detail demi detail dari setiap sudut keindahan lansekap alam, arsitektur, budaya dan lainnya kedalam sebuah narasi, juga pada jepretan lensa-lensa kamera. Dan, mereka memiliki kemampuan untuk menghadirkan rasa yang terkandung pada setiap destinasi ataupun atraksi wisata untuk dihadirkan dalam sebuah informasi. Hal ini dikarenakan interaksi yang terbangun diantara mereka selama bertahun-tahun pada sebuah destinasi maupun atraksi wisata serta pada elemen pendukungnya telah melahirkan kontruksi pengetahuan secara mendetail yang sekaligus membangun pengalaman atas keadaan wilayahnya.

Lokal Perwilayahan dalam Gerbang Digital Pariwisata Indonesia (GDP) meliputi semua aspek informasi kepariwisataan yang berada disebuah kawasan pariwisata atau yang berada pada wilayah administratif kabupaten/kota dan Taman Nasional, disajikan dalam satu platform digital, dikelola oleh warga yang tinggal, menetap dan melakukan aktivitas pariwisata dan usaha kreatif diwilayahnya serta terhimpun dalam komunitas Gerbang Digital Pariwisata perwilayahan, hal ini termasuk manajemen bisnis dan kelembagaan.

Informasi yang bersifat lokal ini bersumber dari para pegiat dan penggiat pariwisata yang secara langsung bergerak pada bidangnya masing-masing, terhimpun dalam sebuah komunitas pariwisata, lembaga usaha jasa pariwisata ataupun perorangan yang memiliki aktivitas dan kecenderungan pengetahuan sesuai pada bidangnya. Dengan hal ini, maka informasi yang disodorkan dalam platform digital pariwisata memiliki kesesuaian dengan keadaan yang sebenarnya, karena semua pihak memiliki kepentingan atas informasi yang terbitkan (di publish). Seperti halnya informasi tempat camping yang bersumber dari komunitas para pegiat dan penggiat aktivitas berkemah, atau paket wisata yang bersumber dari lembaga atau perorangan yang telah berpengalaman dalam menangani program wisata yang dimilikinya, dan lain sebagainya.

Dengan hal ini, platform Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas akan mampu menghadirkan kebenaran atas informasi kepariwisataan berdasar perwilayahan dengan menampilkan keragaman informasi pada setiap elemen bidang dalam pariwisata dan usaha kreatif secara mendetail. Hal ini bisa terjadi karena adanya interkasi secara langsung antara lembaga, komunitas pembangun pariwisata lokal serta perorangan penggiat dan pegiat pariwisata yang merupakan sumber informasi utama (primer) dengan platform digital yaitu aplikasi android, IOS ataupun website sebagai media komunikasi dan informasi untuk konsumsi masyarakat Indonesia.

Gerbang Digital Pariwisata berbasis lokalitas menempatkan masyarakat lokal sebagai pusat ekosistem pariwisata yang meliputi wisatawan, penyedia jasa pariwisata dan usaha kreatif, penyedia tempat wisata dan pemerintah sebagai pemangku kepentingan (stakeholder), bertujuan untuk membuka dan mengembangkan seluruh potensi di sektor pariwisata dengan yang berasaskan ekonomi kerakyatan dan untuk menciptakan pengalaman wisata yang diperkaya dengan bantuan teknologi.

…the Tourism 4.0 Collaboration Platform addresses both issues (the social and natural environment) by putting the local community in the center of the tourism ecosystem since it plays a crucial role in the implementation of the technological solutions of tourism for the future

tourism4-0.org

Pustaka Puncak sebagai role model Gerbang Digital Pariwisata Indonesia ditingkat lokal Puncak Bogor 

Pustaka kependekan dari Pusat Informasi Pariwisata kawasan/kota/kabupaten. Dan, Pustaka Puncak dapat diartikan sebagai “Pusat Informasi Pariwisata Kawasan Puncak”. Pustaka Puncak menginformasikan tentang tempat wisata, camping ground, villa, hotel dan tempat akomodasi lainnya, restauran, toko souvenir/cinderamata, warung oleh-oleh, produk kreatif dan lainnya, program perjalanan wisata, MICE, dan lainnya yang ada dalam kawasan pariwisata Puncak Bogor. Pustaka Puncak merupakan himpunan entitas industri pariwisata dikawasan puncak dalam ekosistem digital perwilayahan yang terhubung dalam lanskap digital informasi pariwisata Indonesia.

Pustaka Puncak merupakan role model dari 1. Platform digital; 2. Manajemen dan bisnis; serta 3. Model pengembangan perkumpulan Gerbang Digital Pariwisata perwilayahan (GDP Puncak). Dan, daerah yang akan segera melakukan pengembangan atas role model Pustaka Puncak adalah Majalengka, Cirebon, Banyuwangi, Magelang, Wonosobo, Kepulauan Riau (Kepri) dan Djogyakarta (bersumber dari situs pemberitaan IFTA).

    1. Platform Digital Pustaka Puncak ; adalah himpunan/kumpulan pengetahuan dan informasi atas industri pariwisata yang berada dikawasan pariwisata Puncak Bogor dalam aplikasi android, IOS dan website, atau dengan kata lain Pustaka Puncak menghadirkan informasi pariwisata “Puncak dalam satu genggaman”.
    2. Management dan Bussiness ; adalah proses tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan atas platform digital, sehingga terciptanya aktivitas pariwisata dan dampak keekonomian kepada para pegiat dan penggiat pariwisata di Puncak yang bersumber dari platform Pustaka Puncak. 
    3. Perkumpulan GDP Puncak ; adalah masyarakat pariwisata di kawasan Puncak yang meliputi para pemilik dan pengelola hotel, camp, villa, dan akomodasi lainnya, tempat wisata, warung kopi, souvenir/oleh-oleh, pelaku kreatif dan lainnya, serta para pegiat serta penggiat serta aktivitas pariwisata dan lainnya. Perkumpulan Gerbang Digital Pariwisata Puncak (GDP Puncak) merupakan pelaku utama sebagai pembangkit Pariwisata di Puncak Bogor dengan platform digital sebagai medianya. 

Pustaka Puncak merupakan sistem informasi (SI)5)kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat. (John F. Nash)dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), di mana setiap orang dapat berinteraksi dengan teknologi dan mendukung proses bisnis pariwisata dan usaha kreatif di kawasan Puncak Bogor. Sistem Informasi yang dimaksud, bahwa Pustaka Puncak tidak hanya sebatas merujuk pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi semata, tetapi juga cara dimana para penggiat dan pegiat pariwisata dan usaha kreatif yang berada di kawasan puncak dapat berinteraksi dengan teknologi, membangun jejaring sosial dan bisnisnya dalam mendukung proses dan aktivitas pariwisata dan kreatif.

pustaka indonesia

Pustaka Indonesia ; Ekosistem digital yang terbentuk dari Gerbang Digital Pariwisata lokal

Pustaka Indonesia adalah himpunan dari entitas industri pariwisata dalam ekosistem digital perwilayahan sehingga membentuk sebuah lanskap informasi digital untuk pemasaran dan promosi pariwisata Indonesia, terdiri dari gerbang digital pariwisata perwilayahan yang ada pada setiap kawasan pariwisata, kabupaten maupun kota di Indonesia.

Disetiap daerah di Indonesia memiliki pesonanya sendiri yang khas dan unik dengan beragam detail-detailnya, hal ini menjadi penciri sekaligus pembeda antara satu dengan daerah lainnya di kepulauan Nusantara untuk dihadirkan pada dunia pariwisata. Perbedaan adalah pesona keindahan akan Indonesia, Kekayaan alam, budaya, kearifan lokal, arsitektur dan lainya yang belum terinformasikan oleh media nasional maupun internasional, hakekatnya memiliki pesona yang sepadan dengan obyek daya tarik wisata dan atraksi wisata yang sudah populer seantero negeri.

Penghimpunan informasi atas pesona dan kekayaan obyek daya tarik wisata (ODTW) ataupuan atraksi wisata lokal oleh komunitas tempatan dimana destinasi pariwisata itu berada,6)adalah suatu entitas yang mencakup wilayah geografis tertentu yang didalamnya terdapat komponen produk pariwisata (attraction, amenities, accebilities) dan layanan, serta unsur pendukung lainnya (masyarakat, pelaku industri pariwisata, dan institusi pengembang) yang membentuk sistem yang sinergis dalam menciptakan motivasi kunjungan serta totalitas pengalaman kunjungan bagi wisatawan., yang selanjutnya ditampilkan pada Pusat Informasi Wisata (Pustaka) lokal sebagai sebuah informasi yang bersifat perwilayahan, merupakan lansekap digital pariwisata lokal. Dan, dari kumpulan data yang tersimpan pada setiap Pustaka lokal tersebut, selanjutnya terintegrasi pada Pustaka Indonesia untuk disebarkan ke gerbang digital pariwisata lokal lainnya yang tersebar diseluruh nusantara. Inilah lanskap digital yang dibangun dan kembangkan oleh Pustaka Indonesia sebagai Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas untuk kepentingan informasi wisata dan pemasaran. dengan kata lain bahwa “Pustaka Indonesia merupakan himpunan dari entitas7)adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Entitas dalam informatika adalah benda, orang, tempat, unit, objek atau hal lainnya yang mempresentasikan data, dan data tersebut akan disimpan ke dalam pangkal data. industri pariwisata ditingkat lokal dalam ekosistem Gerbang Digital Pariwisata perwilayahan 8)kawasan pariwisata, kabupaten dan kotamadyasehingga membentuk satu lanskap informasi digital untuk pemasaran dan promosi pariwisata Indonesia”. (Bersambung : Gerbang Digital Pariwisata Indonesia 4.0 Berbasis Lokalitas)

Penulis : Ade Zaenal Mutaqin 9)Penggiat Wisata Minat Khusus dan aktivis Pariwisata Ramah
CP : 0819-1005-4000
Kolaborasi : Hendra Elang Perdana 10)Ketua Umum IFTA CP : 0822-1587-1374
Fotografer : Inner Voice

Pustaka Indonesia adalah himpunan dari entitas industri pariwisata dalam ekosistem digital perwilayahan sehingga membentuk sebuah lanskap informasi digital dan pemasaran pariwisata Indonesia

– Kiade –

Catatan kaki   [ + ]

1.Lokalitas (locality) berkaitan dengan tempat atau wilayah tertentu yang terbatas atau dibatasi oleh wilayah lain. Lokalitas mengasumsikan adanya sejumlah garis pembatas yang bersifat permanen, tegas, dan mutlak yang mengelilingi satu wilayah atau ruang tertentu. Dalam konsep Gerbang Digital Pariwisata 4.0, lokalitas meliputi kawasan pariwisata, sebuah wilayah administratif kabupaten/kota, kawasan pariwisata dan Taman Nasional yang ditentukan dan disepakati oleh perkumpulan.
2.Adalah kelompok sosial pegiat dan penggiat pariwisata Indonesia
3.1) Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat, yang selanjutnya disebut sebagai Usaha Kecil dan Menegah (UKM); 2) Ekonomi rakyat dalam Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas dimaksudkan sebagai kegiatan ekonomi atau usaha yang dijalankan oleh warga kebanyakan (popular) dalam suatu wilayah kabupaten, kota atau kawasan yang dengan bersama-sama mengelola sumber daya ekonomi pariwisata dan pendukungnya.
4.Perkumpulan adalah badan hukum yang merupakan kumpulan para penggiat dan pegiat pariwisata dan usaha kreatif, akademisi, pengusaha dan pemerintah yang didirikan untuk mewujudkan kesamaan maksud dan tujuan Gerbang Digital Pariwisata dan tidak membagikan keuntungan kepada anggotanya
5.kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atau transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat. (John F. Nash)
6.adalah suatu entitas yang mencakup wilayah geografis tertentu yang didalamnya terdapat komponen produk pariwisata (attraction, amenities, accebilities) dan layanan, serta unsur pendukung lainnya (masyarakat, pelaku industri pariwisata, dan institusi pengembang) yang membentuk sistem yang sinergis dalam menciptakan motivasi kunjungan serta totalitas pengalaman kunjungan bagi wisatawan.
7.adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Entitas dalam informatika adalah benda, orang, tempat, unit, objek atau hal lainnya yang mempresentasikan data, dan data tersebut akan disimpan ke dalam pangkal data.
8.kawasan pariwisata, kabupaten dan kotamadya
9.Penggiat Wisata Minat Khusus dan aktivis Pariwisata Ramah
10.Ketua Umum IFTA

2 thoughts on “Pustaka Puncak ; Role model Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas

  1. Ade Zaenal Mutaqin says:

    Hatur nuhun kang Rendra, berharap bahwa Gerbang Digital Pariwisata Indonesia berbasis lokalitas akan menjadi perangkat informasi pariwisata kewilayahan yang mengedepankan azas ekonomi kerakyatan

Leave a Reply

Your email address will not be published.