Glamorous Camping - Highland Camp Camp terbaik dan terbesar di Bogor Fri, 11 Oct 2024 00:41:35 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://highlandcamp.co.id/app/uploads/logo-highland-camp_1-150x150.png Glamorous Camping - Highland Camp 32 32 Tanakita Camp | Review Camping ground bergenre Glamping di Sukabumi https://highlandcamp.co.id/glamping-tanakita-camp-wisata-sukabumi Thu, 23 Mar 2023 01:55:00 +0000 https://highlandcamp.co.id/?p=3488 Penulis memandang bahwa kemewahan berkemah di Tanakita camp itu tidak identik dengan Glamping atau Glamorous camping yang banyak disematkan oleh publik (terutama pada informasi digital) pada Tanakita. Hal ini karena konsep Glamping dalam tinjauan sejarah tidak memasukan unsur adventure yang menjadi salah satu penciri dari camp Tanakita. Kemewahan Tanakita tidak sebatas pada fasilitas modern yang disajikan dalam akomodasi nya, namun disana ada fasilitas kemewahan alam yang berpadu padan dengan kemewahan akomodasi dan aktivitas yang berlandas pada adventure based

The post Tanakita Camp | Review Camping ground bergenre Glamping di Sukabumi appeared first on Highland Camp.

]]>
Tanakita 5 Star Camp adalah tempat berkemah yang asri dan nyaman. Anda dapat memulai penjelajahan hutan, desa dan kebun di sekitar Tanakita camp dan menikmati ketenangan alam di hutan Taman Nasional. Camp yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan tempat yang tepat bagi Anda yang senang berada di alam.


Whatsapp


Glamping di Tanakita camp Sukabumi

Yang membedakan camping ground Tanakita dengan tempat berkemah lainnya yang berada di ceruk antara Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dan dikaki gunung Salak serta kaki Gunung Gede Pangrango sebelah barat daya nya, adalah fasilitas berkemah nan nyaman yang dihadirkan dengan perpaduan sinergis antara pelayanan berbasis Adventure, berbalut dengan jasa akomodasi camping yang difasilitasi dalam kemewahan berkemah dialam bebas dan kaidah-kaidahnya adventure based yang memayunginya.

Penulis memandang bahwa kemewahan berkemah di Tanakita camp itu tidak identik dengan Glamping atau Glamorous camping yang banyak disematkan oleh publik (terutama pada informasi digital) pada Tanakita. Hal ini karena konsep Glamping dalam tinjauan sejarah tidak memasukan unsur adventure yang menjadi salah satu penciri dari camp Tanakita. Kemewahan Tanakita tidak sebatas pada fasilitas modern yang disajikan dalam akomodasi nya, namun disana ada fasilitas kemewahan alam yang berpadu padan dengan kemewahan akomodasi dan aktivitas yang berlandas pada adventure based. “Namun pandangan ini masih debatable dan dialektis”.

Review Tanakita Camp Situ Gunung

Tanakita Camping ground terletak di kaki gunung Gede Pangrango, berada di Jl. Kadudampit, Gede Pangrango, Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Campground Tanakita merupakan area berkemah dengan genre Glamping atau glamorous camping yang ada di Kabupaten Sukabumi. Lokasi camp Tanakita berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP), memiliki luas area berkemah sekitar 2 hektar. Tanakita Five Star Camp dikelola oleh PT Tanakita Karya Indonesia dengan Rakata Adventure sebagai operator nya. Tanakita terdiri dari 3 lokasi yang berdekatan, yaitu Tanakita Campsite dan Rumamera Camp yang berada di dekat danau Situ Gunung, dan Riverside Camp yang berada di pinggiran sungai Cinumpang.

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan ketika berkemah ala glamping di Tanakita Camping Ground, adalah treking hutan, api unggun dan berbeque pada malam harinya, river tubing, mengamati binatang malam seperti kunang-kunang, berperahu / bergetek di danau Situ Gunung, berwisata di kawasan pariwisata alam Situ Gunung, dan lainnya. Sebagian banyak dari aktivitas di Tanakita berbasis wisata petualangan dan wisata alam (adventure Tourism and Natural Tourism).

lingkungan Tanakita Camping Ground

Karena terletak di kaki gunung Gede Pangrango pada koordinat S.66 50’14.3″ – E.106 55′ 27.1″, di ketinggian 1100 meter diatas permukaan laut, Camping Ground Tanakita memiliki udara yang sejuk dan segar((Data cuaca dan kelembanan dalam artikel ini bersumber dari situs Tanakita yang sewaktu-waktu dapat berubah)), dengan kondisi cuaca rata-rata pada siang hari berkisar antara 20°-22° C, dan malamnya sekitar 18°-20° C, dengan kelembaban suhu udara 85%. Campsite Tanakita terdiri dari 3 lokasi tempat berkemah yang saling berdekatan antara satu dengan lainnya, yaitu Tanakita Campsite dan Rumamera Camp yang lokasinya berada di dekat danau Situ Gunung, dan Riverside Camp yang berada di pinggiran sungai Cinumpang. Lokasi berkemah Tanakita ini memiliki pemandangan alam pegunungan bawah (sub-montana), hutan pinus merkusii dan damar (agathis SP).

Baca Juga :
Highland Camp Curug Panjang Megamendung Puncak | Review Camping Ground

Fasilitas Camping Ground Tanakita

Fasilitas camping ground Tanakita terdiri dari 2 elemen pembentuknya, yaitu fasilitas buatan yang dihadirkan seperti campsite yang ditata dengan apik, tenda, perlengkapan menginap dan sarana pendukung berkemah yang nyaman. Dan, kedua adalah fasilitas kemewahan alam yang berada di punggungan barat daya gunung Pangrango dan selatannya gunung Gede. Kedua fasilitas itu meliputi :

  • Bangunan kantor dan information centre (information centre) berlantai dua dengan dominasi bata merah dan kayu sebagai material pembangunnya.
  • Toko yang menyediakan bahan makanan dan perlengkapan camping.
  • Tenda dan perlengkapan menginap ; Tanakita memiliki tenda-tenda dengan beragam ukuran dan desain sebagai tempat menginap selama berkemah. Tempat menginap ini didalamnya difasilitasi oleh kasur, bantal dan kantung tidur serta sistem pencahayaan dan fasilitas elektrikal / kelistrikan yang lengkap disekitar spot berkemah.
  • Tanakita menyediakan dapur yang dapat digunakan oleh para pengunjung yang ingin memasak makanan sendiri. Dapur ini dilengkapi dengan berbagai peralatan memasak seperti kompor gas, panci, wajan, serta alat-alat masak lainnya. Selain itu, tersedia juga area persiapan makanan dan meja makan yang nyaman untuk para pengunjung menikmati makanan yang telah dimasak dengan suasana yang menyenangkan. Para pengunjung juga dapat membawa bahan makanan dari luar atau membeli bahan makanan di toko yang tersedia di Tanakita.
  • Toilet/WC yang dipisahkan antara pria dan wanita yang dilengkapi closet duduk,  shower air dingin dan hangat dan wastapel yang menyebar di sekitar bangunan toilet.
  • Spot berkemah ; terdapat banyak spot berkemah dengan karakter yang hampir sama pada setiap spot nya, yaitu memiliki lapangan luas untuk bermain.
  • Perapian api unggun ; fasilitas yang tersedia di area berkemah yang dapat dimanfaatkan oleh para pengunjung yang ingin menikmati suasana berkemah yang lebih tradisional dan hangat. Perapian api unggun ini memiliki area yang cukup luas dan aman sehingga para pengunjung dapat menikmati kehangatan api unggun sambil menikmati suasana alam yang indah di sekitarnya. Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan sesama pengunjung yang berkemah di sekitar perapian api unggun ini, sehingga dapat mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa kebersamaan di antara mereka. 
  • Area coffee break / restouran ; Tersedia area coffee break/restoran di Tanakita yang dapat dimanfaatkan oleh para pengunjung yang ingin menikmati hidangan lezat dan berkualitas di tengah suasana alam yang indah.
  • Viewing spot yang menghadap perbukitan dan hutan ;  Spot ini merupakan tempat yang ideal bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam sekitar para pengunjung dapat menikmati pemandangan dengan santai dan nyaman. Spot ini juga sangat cocok bagi para fotografer atau pecinta alam untuk mengambil foto yang spektakuler.
  • Aula dengan beragam desain dan material pembentuknya.
  • Lapangan parkir.

Aktivitas berkemah di Tanakita camp dan wisata alam Situ Gunung Sukabumi

Aktivitas classic sebagai penciri berkemah adalah memasak dan api unggun, kedua hal tersebut menjadi wajib dilakukan ketika berkemah. Kendatipun dalam perkemahan modern, pemenuhan kebutuhan akan konsumsi makanan selama berkemah telah disajikan oleh penyedia tempat berkemah, namun sedikitnya pasti ada acara memasak seperti sebatas berbeque sambil menghangatkan diri di api unggun, dan lainnnya.

Di Tanakita camp, terdapat dua kegiatan dalam berkemah, yaitu wisata alam dan wisata petualangan. Dalam hal ini, berkemah di fahami sebagai aktivitas luar ruang dengan tenda sebagai tempat tinggal sementara nya dan wisata alam serta wisata petualangan menjadi rangkaian yang tidak terpisahkan dalam acara berkemah di Tanakita. Kedua aktivitas tersebut dapat dilakukan di komplek perkemahan Tanakita maupun pada kawasan Wisata Situ Gunung Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Selain sebagai tempat berkemah dengan kegiatan wisata alam dan wisata petualangan, Tanakita menfasilitasi event-event meeting, gathering perusahaan / lembaga atupun komunitas, outing, edukasi serta pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia berbasis Adventure Learning ataupun Experiential Learning dengan tenda sebagai tempat menginapnya.

1. Bermain diketinggian

Terdapat fasilitas highropes yang menawarkan lintasan-lintasan sling dengan ketinggian mencapai 12 meter di atas permukaan tanah. Highropes dapat dianggap sebagai permainan berbasis adventure yang membutuhkan keberanian dan keterampilan khusus dalam melewati lintasan-lintasannya. Fasilitas highropes ini didirikan dengan kokoh di antara pepohonan damar (Agathis SP) dan biasanya digunakan untuk program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia berbasis adventure serta experiential learning..

2. Hiking Hutan

Di Tanakita, terdapat dua pilihan jalur yang dapat dipilih untuk melakukan hiking. Selain jalur treking menuju danau Situ Gunung, terdapat pula jalur hiking dengan panjang 2 kilometer yang menawarkan tantangan medan yang lebih menantang. Selain itu, terdapat juga jalur hiking lain yang memiliki panjang 3 kilometer dengan medan yang lebih moderat, yang cocok bagi masyarakat perkotaan yang ingin mencoba hiking. Saat awal keberangkatan hiking, pengunjung dapat memilih jalur yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka. Untuk kepulangan, pengunjung dapat menggunakan jalur yang 2 kilometer dengan tantangan medan yang sama.

3. Mengamati satwa malam

Lampyridae atau yang lebih dikenal dengan sebutan kunang-kunang adalah serangga malam yang dapat menghasilkan cahaya dari sinar dingin berwarna merah pucat, kuning, dan hijau. Keberadaannya dapat dinikmati dengan indahnya di sekitar tempat berkemah jika Anda beruntung. Mengamati satwa malam seperti kunang-kunang saat berkemah di Tanakita dapat dianggap sebagai bagian dari pendidikan lingkungan yang disajikan oleh alam. Hal ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kepedulian manusia terhadap lingkungan serta melatih pengunjung untuk lebih menghargai keanekaragaman hayati yang ada di sekitar kita.

4. Api Unggun 

Salah satu kegiatan yang paling menyenangkan saat berkemah adalah membuat api unggun, terutama jika cuaca sedang cerah dan tidak ada hujan. Api unggun telah menjadi bagian dari budaya klasik saat berkemah selain kegiatan memasak. Dengan mengumpulkan kayu dan menyusunnya secara rapi, kemudian membakarnya, akan tercipta suasan yang hangat dan memeriahkan malam di Tanakita yang dingin. Namun, di Tanakita, pemantik pembakaran kayu yang digunakan bukanlah minyak tanah atau jenis bahan bakar lainnya. Sebaliknya, pengunjung dapat menggunakan getah pinus yang berasal dari pohon pinus yang banyak tumbuh dan menyebar di sekitar area perkemahan. Hal ini dapat membantu melestarikan lingkungan sekitar dan memberikan pengalaman yang unik bagi pengunjung yang ingin merasakan keaslian kegiatan berkemah.

5. Menonton film edukasi dan lingkungan

Ketika di Tanakita camp, acara menonton yang diselenggarakan biasanya menayangkan film dengan tema edukasi dan lingkungan yang menampilkan kekayaan hayati yang ada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Acara ini biasanya dilaksanakan pada malam hari, sambil menikmati cemilan malam dengan menu tradisional seperti jagung bakar/rebus, pisang rebus/goreng pisang, dan lain sebagainya. Melalui acara ini, pengunjung tidak hanya dapat menikmati hiburan, tetapi juga memperoleh pengalaman edukasi tentang lingkungan dan keanekaragaman hayati di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta mempromosikan kekayaan alam yang dimiliki oleh Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

6. Treking ke danau Situ Gunung 

Treking di pagi hari, tepat setelah subuh dari bumi perkemahan Tanakita menuju danau Situ Gunung, merupakan salah satu cara untuk menikmati pagi dengan berolahraga ketika berkemah. Udara pagi di sekitar kawasan perkemahan, di danau Situ Gunung, dan sepanjang perjalanan treking akan memberikan kesegaran yang unik dan menyegarkan. Dengan melakukan treking pagi ini, selain mendapatkan manfaat kesehatan dari olahraga, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam sekitar danau serta hutan di sekitar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berkesan dan memotivasi pengunjung untuk lebih menghargai keindahan alam serta menjaga kelestariannya.

7. Flying Fox

Di siang hari, para peserta perkemahan dapat mencoba aktivitas ketinggian yaitu Flying Fox yang terletak dekat dengan area berkemah. Flying Fox adalah permainan meluncur dari ketinggian dengan menggunakan tali sling sebagai alat transportasi. Untuk menjaga keselamatan, peserta dilengkapi dengan harnes, helm, dan peralatan keselamatan lainnya sesuai dengan standar permainan di ketinggian.

8. River tubing

River tubing hampir sama prinsipnya dengan aktivitas olahraga arus deras lainnya, kegiatan meluncur bebas diatas permukaan sungai melewati jeram-jeram berarus liar ini menggunakan ban dalam yang di desain sedemikian rupa untuk dapat meluncur dengan aman sebagai media transfortasinya.

9. Bermain di Sungai, dan lainnya

Bermain, bersantai dan berenang di aliran Sungai dari pegunugan yang masih alami, sejuk dan segar. lainnya adalah berkunjung ke Green house dan kebun organik Tanakita, belajar dan berkreasi tentang seni grafis cetak tunggal dengan menggunakan bahan dedaunan yang ada di sekitar atau yang  dikenal dengan sebutan monoprint, permainan simulasi perang dengan menggunakan peluru cat sebagai amunisi dan alat pelindung diri khusus (Paintball), berkunjung ke perkampungan warga desa di sekitar Tanakita, dan lainnya.

Aksesibilitas menuju Camping Ground Tanakita dari Bandung dan Jakarta

Perkemahan Tanakita dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum secara mudah maupun dengan kendaraan pribadi, baik dari DKI Jakarta dan sekitarnya seperti Tangerang, Depok dan lainnya, ataupun dari Bandung. Kendaraan pribadi yang dapat mencapai Tanakita adalah kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi roda empat berjenis SUV, MPV, Hatchback, juga dapat dilewati oleh kendaraan TNI atau Brimob berjenis truk dan kendaraan mikro bus.

Jika dari arah bandung menuju Tanakita dengan menggunakan kendaraan pribadi, anda mengambil arah yang menuju Cianjur, dilanjutkan menuju Sukabumi. Setelah sampai disekitar Kota Sukabumi, perjalanan di teruskan menuju arah Bogor hingga sampai di area Cisaat (Polsek Cisaat). Dari Cisaat belok ke arah kanan menuju Pasar Cisaat, lalu menuju Jl.Kadudampit sampai di penghujung jalan, di situlah pintu gerbang Taman Nasional berada sekaligus pintu gerbang menuju Tanakita. Tidak jauh dari danau Situ Gunung, bumi  perkemahan Tanakita berada.

Jika menggunakan kendaraan maka rutenya dari sekitar kota Bandung menaiki kendaraan umum (angkutan perkotaan) yang menuju Terminal Leuwi Panjang, lalu menaiki Bus jurusan Sukabumi. Di sekitar terminal Sukabumi, lalu naik angkutan umum menuju Cibadak dan turun di area Cisaat, selanjutnya menaiki angkutan umum warna merah menuju pintu masuk Taman nasional (Situgunung).

Dari Jakarta dan sekitanya, rute menuju Camp Tanakita dapat melewati Jalan TOL Jagorawi lalu keluar dari Pintu TOL ciawi dan dilanjutkan menggunakan jalan Mayjen HE. Sukma, atau kembali memasuki jalan TOL BOCIMI dan keluar di pintu TOL Cicurug, perjalanan dilanjutkan ke arah Sukabumi sehingga sampai di area Cisaat (Polsek Cisaat), lalu  belok ke arah kanan menuju Pasar Cisaat, lalu menuju Jl.Kadudampit.

Baca Juga :
Camping Ground di Sukabumi dan Wisata Alam Pegunungan

Rakata Adventure ; Operator Tanakita 

Rakata Adventure yang memiliki motto “Profesional – Safe – Friendly” merupakan operator Tanakita Five Star Camp yang berada dibawah naungan PT. Tanakita Karya Indonesia. Rakata Adventure merupakan perusahaan yang bergerak dalam jasa kegiatan berbasis luar dengan kekhususan pada pelayanan dan jasanya “Outdoor Based Activities and Tailor Made” memiliki produk jasa yaitu 1. Tour Operator 2. Corporate Program, 3. School Program. 4.  Family Program, 5. Travel, dan 6. Adventure Program. Rakata Adventure berkedudukan di Kebayoran Baru Jakarta Jl. Lamandau IV No.17, RT.3/RW.7, Kramat Pela, Kota Jakarta Selatan.

Daya Tarik Wisata disekitar Tanakita

Situ Gunung merupakan salah satu obyek daya tarik wisata yang sangat menarik di sekitar perkemahan Tanakita. Kawasan ini menawarkan pemandangan alam yang sangat mempesona dan memiliki keanekaragaman objek daya tarik wisata, baik flora, fauna, maupun bentang alam yang luar biasa. Keindahan alam di Situ Gunung diatur dan dikelola secara ketat oleh Perum Perhutani dan Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Kawasan ini termasuk dalam zona pemanfaatan intensif Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yang menjadikannya sebagai salah satu tempat wisata alam yang sangat penting di Indonesia.

Beberapa destinasi alam dan buatan yang menjadi daya tarik di Situ Gunung antara lain Danau Situ Gunung, yang dikelilingi oleh pemandangan hijau yang menenangkan dan menyegarkan. Selain itu, Jembatan Gantung Situ Gunung juga menjadi destinasi yang sangat diminati oleh wisatawan karena memberikan pengalaman yang menyenangkan dan memacu adrenalin. Selain itu, Curug Sawer yang berada di sekitar Situ Gunung juga menjadi salah satu obyek wisata yang sangat menarik, dengan air terjun yang mempesona dan lingkungan yang hijau dan asri. Ada juga Air Terjun Cimanaracun yang menawarkan keindahan alam yang eksotis dan menawan.

Resume Camping Ground Tanakita di Sukabumi 

Rakata merupakan tempat berkemah bergenre glamping yang berada dalam kawasan wisata situ gunung dengan Rakata Adventure sebagai operatornya. Tempat kemping ini memiliki kemewahan fasilitas buatan dan alam untuk disajikan bagi para penikmat camping keluarga maupun kelompok. Dengan kelengkapan fasilitas buatan dan obyek daya tarik wisata alam dikawasan pariwisata Situng Gunung, Rakata adalah one stop shoping untuk wisata petualangan dan wisata alam di Sukabumi.


FAQ

Q : Apa itu Tanakita Camp?

A : Tanakita Camp adalah tempat berkemah yang asri dan nyaman di Sukabumi, Jawa Barat. Camp ini menempati sebidang lahan yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Q : Apa saja fasilitas yang tersedia di Tanakita Camp?

A : Fasilitas yang tersedia di Tanakita Camp antara lain:
– Tenda Glamping
– Tenda Reguler
– Tenda Dome
– Tenda Keluarga
– Area Parkir
– Area Api Unggun
– Area BBQ
– Area Cafe dan Area Resto
– Area Meeting Room

Q : Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan di Tanakita Camp?

A : Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di Tanakita Camp antara lain:
– Bermain diketinggian
– Hiking Hutan
– Mengamati satwa malam
– Api Unggun
– Menonton film edukasi dan lingkungan
– Treking ke danau Situ Gunung 
– Flying Fox
– River tubing

Q : Berapa harga sewa tenda di Tanakita Camp?

A : Harga sewa tenda di Tanakita Camp bervariasi tergantung jenis tenda dan jumlah orang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga sewa tenda, silakan Hotline Tanakita Camp.


Home » Glamorous Camping

The post Tanakita Camp | Review Camping ground bergenre Glamping di Sukabumi appeared first on Highland Camp.

]]>
Classic camping https://highlandcamp.co.id/classic-camping Tue, 14 Sep 2021 04:17:40 +0000 https://highlandcamp.co.id/?p=8233 Classic camp atau kemah classic adalah genre berkemah dengan menggunakan tenda ((kemah/ke·mah/ /kémah/ n tempat tinggal darurat, biasanya berupa tenda yang ujungnya hampir menyentuh tanah dibuat dari kain terpal dan sebagainya)) yang biasa dipakai oleh para pencinta alam, pendaki ataupun para peneliti dalam sebuah ekspedisi dengan lebih mengutamakan kenyamanan fasilitas tenda, venue dan aktifitasnya. Kenyamanan fasilitas alam [...]

The post Classic camping appeared first on Highland Camp.

]]>
Classic camp atau kemah classic adalah genre berkemah dengan menggunakan tenda ((kemah/ke·mah/ /kémah/ n tempat tinggal darurat, biasanya berupa tenda yang ujungnya hampir menyentuh tanah dibuat dari kain terpal dan sebagainya)) yang biasa dipakai oleh para pencinta alam, pendaki ataupun para peneliti dalam sebuah ekspedisi dengan lebih mengutamakan kenyamanan fasilitas tenda, venue dan aktifitasnya. Kenyamanan fasilitas alam dan buatan dan aktivitas dalam classic camping berbalut dengan kemewahan dan kemegahan alam dan lingkungan berkemah.

Kemewahan dan kemegahan alam yang dimaksud adalah lingkungan tempat berkemah yang masih alami dengan segala pesona estetika bentang alam dan kekayaan hayati yang terjaga secara baik sehingga terjadinya kesimbangan hidup antara manusia, alam dan mahluk hidup yang mendiami sebuah kawasan lingkungan hutan dan dapat memberikan kenyamanan pada pekemping.

Video – 1 : Classic camp

Whatsapp

Belakangan ini classic camp banyak digandrungi oleh pekemping keluarga, baik oleh penghobi ataupun sebagai wisata keluarga. Dengan peralatan yang lengkap untuk menikmati alam dengan cara berkemah((/ber·ke·mah/ v membuat (mendirikan) kemah (untuk bermalam dan sebagainya): rombongan pendaki gunung itu ~ di lereng Gunung Rinjani;,)) para pekemping classic serta-merta membawa tenda serta perlengkapan berkemah perlengkapan tidur, alat-alat memasak dan berbeque, dls  untuk pemenuhan selama tinggal sementara di alam bebas.

Selain para pekemping yang menyediakan perlengkapan berkemah dengan standar fasilitas dan pemilihan lokasi berkemah((Camping ground atau berkemah dalam Peraturan Menteri Pariwisata No.24 tahun 2105 tentang Standar Usaha Bumi Perkemahan pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa “berkemah adalah tempat di alam terbuka, dimana para pemakai dapat mendirikan kemah-kemah untuk keperluan bermalam dan melakukan kegiatan sesuai motivasinya”))  yang nyaman menurut versinya, beberapa pebisnis classic camping  membangun venue dan menyediakan perlengkapan classic camping dengan standar-standar kenyamanan pada gendre classic camp

Pada Classic camp, bukan sebatas perlengkapan dan fasilitas berkemah yang harus dilengkapi dengan beragam aktivitas wisata minat khusus dengan nyaman dan menyenangkan, namun classic camp mensyaratkan tempat berkemah atau camping ground pun harus berada dalam kawasan yang nyaman, sejuk, bersih, indah dengan kelengkapan fasilitas wisata minat khusus yang tersedia, karena classic camp tergolong pada wisata minat khusus.

Ada tiga komponen yang harus terpenuhi dalam classic camp, ketiga hal tersebut merupakan pendukung kemping classic, yaitu :

  • Venue : lokasi camping yang nyaman, sejuk, bersih, indah dengan segala macam fasilitas alam maupun buatan  menjadi faktor utama dalam classic camping. Fasilitas alam yang dimaksud berupa tempat wisata berbasis alam seperti air terjun, lansekap alam, danau, tempat hiking atau trekking, jalur interpretasi, dls. Adapun fasilitas buatan merupakan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan berkemah dengan nyaman.
  • Peralatan berkemah : berupa fasilitas menginap sementara dengan segala peralatannya guna mencukupi kebutuhan pekemping dan beraktivitas dengan nyaman.
  • Aktivitas : adalah kegiatan yang dilakukan dalam spot berkemah seperti memasak, bermain, belajar, dls  ataupun yang dapat dilakukan dalam kawasan camping ground berupa wisata alam, wisata petualangan seperti hiking/treking, susur sungai dan lainnya.

Classic camping tidak sebatas hanya berkemah yang umum dilakukan oleh pendaki atau peneliti yang sedang melakukan ekspedisi, namun melakukan rutinitas kegiatan pada saat liburan dengan tenda sebagai tempat menginap sementaranya. Kegiatan berkemah berupa aktifitas guna pemenuhan konsumsi selama tinggal di perkemahan, pemenuhan kebutuhan rekreasi atau hiburan, belajar dan lainnya.

Berkemah adalah kegiatan rekreasi di luar ruangan. Kegiatan ini dilakukan untuk beristirahat dari ramainya perkotaan atau dari keramaian secara umum dengan menikmati keindahan alam.

Wikipedia
Video 2 : CNN News

Baca Juga :
Glamping; pembiasan atas pakeman glamorous camping


Home » Glamorous Camping

This entry was tagged in classic camp and kemping classic, camping, kemah classic, camping classic di puncak, camping classic di bogor, tempat camping classic, venue classic camp.
.

The post Classic camping appeared first on Highland Camp.

]]>
Glamping; pembiasan atas pakeman glamorous camping https://highlandcamp.co.id/glamping-puncak-bogor Wed, 17 Jun 2020 00:38:08 +0000 https://highlandcamp.co.id/?p=2598 Glamping dalam pengertian dan perkembangannya Belakangan ini tengah terjadi pembiasan atas glamping, karena sebagian pelaku industri pariwisata yang mengambil peluang bisnis dari tren yang sedang populer dengan berpresepsi sendiri atas pakeman((pegangan; penciri; memiliki pengertian khusus dan mandiri dengan aturan-aturannya tersendiri sebagai pemcirinya)) produk yang menjadi penciri utamanya, selain minimnya pengetahuan akan glamping Camping yang belakangan [...]

The post Glamping; pembiasan atas pakeman glamorous camping appeared first on Highland Camp.

]]>

Glamping dalam pengertian dan perkembangannya

Belakangan ini tengah terjadi pembiasan atas glamping, karena sebagian pelaku industri pariwisata yang mengambil peluang bisnis dari tren yang sedang populer dengan berpresepsi sendiri atas pakeman((pegangan; penciri; memiliki pengertian khusus dan mandiri dengan aturan-aturannya tersendiri sebagai pemcirinya)) produk yang menjadi penciri utamanya, selain minimnya pengetahuan akan glamping

Camping yang belakangan ini semakin populer dan telah menjadi alternatif wisata yang banyak digandrungi oleh lintas sosial, ekonomi dan lintas pendidikan. Kepopulerannya telah menghadirkan beragam bisnis berjendre camping dengan perputaran nilai keekonomian yang cukup menguntungkan. Potensi ini telah melahirkan banyak inovasi baru yang dilakukan oleh para pelaku bisnis pariwisata, salah satunya adalah layanan berkemah dalam dalam kemegahan fasilitas yang disajikan untuk memanjakan wisatawan yang lebih populer dengan sebutan “glamping“.

Glamping atau glamorous camping dalam pikiran sebagian banyak orang, merupakan fasilitas berkemah dalam balutan kemewahan tenda yang interior dan fasilitas pendukung lainnya didesain guna memberikan kenyamanan dan prestise bagi para pengunjung. Desain yang sengaja dibuat apik, indah dan semewah mungkin oleh penyedia fasilitas glamping, mulai dari tempat untuk tidur, kamar mandi, hingga tersedianya TV cable dan pendingin ruangan telah menjadi presepsi publik atas brand glamping.

Namun tidak sedikit pula, saat ini pelaku pariwisata mengambil kesempatan atas kepopuleran “Glamping” yang kemasannya dibuat jauh panggang dari api dan keluar dari pakem glamping sebenarnya karena alasan untuk mengambil kesempatan bisnis. Sesungguhnya glamping adalah sebuah pakemam((pegangan; penciri; memiliki pengertian khusus dan mandiri dengan aturan-aturannya tersendiri sebagai pemcirinya)) berkemah seperti yang pernah dilakukan oleh King Henry VIII pada tahun 1520 dengan mengadopsi cara hidup nomaden suku Mongol pada tahun 1100 M di masa pemerintahan Genghis Khan, dan beberapa kisah lainnya yang menginspirasi adanya glamping pada zaman sekarang.

Pengertian Glamping

Glamping merupakan gabungan dari dua kata yaitu “glamour” dan “camping”, hal ini berarti merujuk pada suatu bentuk perkemahan yang menggabungkan esensi alam dengan kemewahan fasilitas tenda. Untuk pertama kalinya, pada tahun 2016 glamping dimasukan dalam kamus Oxford : n/ a type of camping, using tents and other kinds of accommodation, facilities, etc. that are more comfortable and expensive than those usually used for camping”. Dan, sebelumnya kata glamping telah muncul di inggris pada tahun 2005. glamping dipahami sebagai kehidupan dalam kemewahan tenda. Dibawah ini beberapa pengertian tentang glamping :

    1. a type of camping that is more comfortable and luxurious than traditional camping. The word is a mixture of ‘glamorous’ and ‘camping(Cambridge Dictionary); The word glamping signifies a type of camping that is more comfortable and luxurious than traditional camping (Cambridge Dictionary, 2017) ‘;
    2. which is glamorous or luxury camping (Robinson, Heitmann, & Dieke, 2011; Schänzel & Yeoman, 2012; Lucivero, 2012; Callan, 2013; Burger & Carpenter, 2010);
    3. A portmanteau of the words ‘glamour’ and ‘camping’, glamping is a new trend in outdoor tourism that combines luxury and nature, comfort and respect for the environment as well as providing exclusivity and uniqueness in offering an accommodation “outside the box“, both literally and figuratively (Andrey, Galera, Cabido & Wiskey, 2014).;
    4. is a portmanteau of glamorous and camping, and describes a style of camping with amenities and, in some cases, resort-style services not usually associated with “traditional” camping. Glamping has become particularly popular with 21st-century tourists seeking the luxuries of hotel accommodation alongside “the escapism and adventure recreation of camping” (EN Wikipedia);
    5. a form of camping involving accommodation and facilities more luxurious than those associated with traditional camping: “Glamping is likely to satisfy any city slicker seeking a little refuge in nature—without foregoing any of life’s luxuries” (www.qualityunearthed.co.uk);
    6. /n the activity of camping with some of the comforts and luxuries of home. (dictionary.com);
    7. It is usually explained as camping with all the comfort of a home from hot water to a king size bed. (Horáková & Boscoboinik, 2012).

Asal mula Glamping

sejarah glamping
figure-1; Fakta unik; kumparan.com

Sultan Ottoman membangun tenda-tenda mewah dan megah layaknya istana yang bisa diangkut, tenda tersebut dihiasi dengan sutra dan bahan-bahan mahal lainnya. Hal Ini dianggap sebagai awal mula lahirnya glamping. Seperti yang ditulis oleh Professor Nurhan Atasoy dalam The Ottoman Tents  “The exquisite ornamentation both inside and out of the tents used by the Ottoman sultans made them imposing dwellings fit for a ruler. On ceremonial occasions tents served to create a splendid theatrical setting, as we see vividly portrayed in miniature paintings depicting banquets, audiences and celebrations which took place in the imperial tent complex over the centuries. The imperial tents were richly decorated as if they were pavilions, and often had designs resembling tiled panels, usually in floral patterns, either in appliés work using cloth of different colours, or embroidered in various stitches using silk and metal thread.” (turkish culture)

Pada abad ke-16, Earl of Atholl dari Skotlandia menyiapkan pengalaman mewah di sebuah dataran tinggi untuk menyambut kunjungan Raja James V dan ibunya. Di sini, sang Duke mendirikan tenda-tenda mewah dan mengisinya dengan semua perlengkapan dari istana dan rumahnya sendiri. Kemudian glamping muncul pada awal 1990-an di Afrika, ketika para pelancong yang kaya raya menolak untuk merubah gaya hidup mewah mereka pada saat melakukan safari. (The History of Glamping, 2013).

Dalam sejarah Field of the Cloth of Gold yang merupakan pertemuan puncak diplomatik antara Henry VIII dari Inggris dan Francis I dari Perancis yang diselengarakan di Perancis utara pada tahun 1520, pada pertemuan ini sekitar 2.800 tenda mewah didirikan dan diisi lengkap dengan perabotannya. 

Field Of The Cloth Of Gold adalah tempat pertemuan puncak diplomatik selama tiga minggu di Perancis utara yang diadakan untuk Raja Henry VIII dari Inggris dan Raja Francis I dari Perancis. Pertemuan ini bertujuan untuk membangun persahabatan antara para bangsawan dan aliansi kedua negara tersebut. Pertemuan ini dinamai sesuai dengan dekorasi mewah yang digunakan yang menjadi tampilan kekayaan dan kekuasaan raja-raja muda. Raja-raja makan dan pesta mewah, menyelenggarakan turnamen jousting, minum anggur merah. Dengan gaya Renaisans, pertemuan puncak itu bukan sekadar pertemuan diplomasi, tetapi lebih sebagai tontonan keagungan dan kemewahan.

Figure-2 ; Field of the Cloth of Gold

Perkembangan Glamping di Indonesia

Menurut Igoe & Lotus, 2016, di akhir abad ke-19, adalah komunitas kelas atas masyarakat Inggris merupakan pelopor glamping, dipimpin oleh Thomas Hiram Holding, seorang pengendara sepeda yang menulis buku ‘Bersepeda dan Berkemah di Connemara‘ pada tahun 1898 di Irlandia. Dia menggambarkan peralatan berkemah portabel yang telah dirancangnya dan mengundang para penggemar untuk turut serta. Ini mengarah pada pembentukan Camping and Caravanning Club pada tahun 1901, yang saat ini memiliki lebih dari 300.000 anggota.

Tren Glamping muncul di Indonesia seiring dengan meningkatnya permintaan wisatawan akan kenyamanan dan kemewahan pada sektor pariwisata berbasis alam, terutama dalam genre wisata camping. Kelengkapan fasilitas layaknya kemewahan dan kemegahan hotel berbintang yang yang dipindah kedalam tenda-tenda, menjadikan glampcamp sebagai sebuah pilihan wisata alternatif dalam berkemah. Tak lepas bahwa perkembangan glamping di Indonesia hadir sebagai salah satu bagian dari wisata nomadik yang dicetuskan oleh Menteri Pariwisata pada tahun 2018.

Memang, belakangan ini terjadi pembiasan akan glamping itu sendiri, hal ini terkait karena sebagian pelaku industri pariwisata yang mengambil peluang bisnis dari tren yang sedang populer dengan melanggar sebuah pakeman produk yang menjadi penciri utamanya, sebagiannya karena minimnya pengetahuan akan pakeman glamping itu sendiri. Hal ini telah menyebabkan industri glamping dibangun atas presepsi dan kemampuan seseorang dalam menterjemahkan kemewahan camping, baik pada fasilitas, pelayanan maupun material pembangunnya.   


Home » Glamorous Camping

The post Glamping; pembiasan atas pakeman glamorous camping appeared first on Highland Camp.

]]>