Taman Nasional Gunung Halimun Salak - Highland Camp Camp terbaik dan terbesar di Bogor Sun, 04 May 2025 06:47:33 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://highlandcamp.co.id/app/uploads/logo-highland-camp_1-150x150.png Taman Nasional Gunung Halimun Salak - Highland Camp 32 32 Batu Tapak Camping Ground | Review Campground di Sukabumi https://highlandcamp.co.id/camping-ground-batu-tapak-tempat-wisata-sukabumi Tue, 14 Mar 2023 07:18:00 +0000 https://highlandcamp.co.id/?p=5150 Batu Tapak Camp Sukabumi adalah lokasi perkemahan (camping ground) yang berada di kawasan bukit Cangkuang, Cidahu di kaki Gunung Salak, Sukabumi yang banyak banyak batu-batu besar yang unik mengkhiasi tempat-tempat mendirikan tenda. Batu Tapak terambil dari sebuah legenda tapak batu raksasa yang batunya ditemukan di sekitar perkemahan. Camping Ground untuk Keluarga Tak dipungkiri, bahwa liburan [...]

The post Batu Tapak Camping Ground | Review Campground di Sukabumi appeared first on Highland Camp.

]]>
Batu Tapak Camp Sukabumi adalah lokasi perkemahan (camping ground) yang berada di kawasan bukit Cangkuang, Cidahu di kaki Gunung Salak, Sukabumi yang banyak banyak batu-batu besar yang unik mengkhiasi tempat-tempat mendirikan tenda. Batu Tapak terambil dari sebuah legenda tapak batu raksasa yang batunya ditemukan di sekitar perkemahan.


Whatsapp


Camping Ground untuk Keluarga

Tak dipungkiri, bahwa liburan keluarga pro-edukasi belakangan ini menjadi solusi alternatif atas kebutuhan wisata masyarakat yang hidup diperkotaan untuk relaksasi dengan muatan edukasi. Obyek daya tarik wisata yang banyak menyajikan wisata ramah keluarga, lebih banyaknya berada dikawasan pegunungan dan kawasan Taman Nasional di zona pemanfaatan.

Beragam genre kegiatan wisata keluarga pro-edukasi adalah wisata petualangan, eduwisata, wisata pedesaan atau kemah keluarga berbasis learning (educational camp).

Salah satu kawasan wisata yang menyajikan secara utuh tempat untuk wisata keluarga pro edukasi adalah Highland Camp yang lokasinya berada di punggungan barat gunung Paseban, dalam kawasan Pariwisata Alam Curug Panjang, Puncak – Bogor.

Tempat berkemah yang mudah dijangkau ini memiliki keindahan lansekap alam dan buatan yang berpadu padan dengan elemen air dan hutan pegunungan bawah, di desain untuk kemah keluarga berbasis adventure learning.

Tempat camping keluarga lainnya yang berada di area pegunungan yang sepadan dengan Highland Camp adalah Tanakita Camp dikawasan wisata Situ Gunung, di kaki Gunung Gede Pangrango sebelah barat daya Sukabumi, dan tempat berkemah di kawasan Wisata Alam Cidahu. Beberapa tempat berkemah untuk keluarga di TNGHS resort Cidahu yang termudah untuk diakses adalah Batu Tapak Camping Ground.

Area camping ground yang terletak sekitar 5 km dari gapura pertama area konservasi ini memiliki luas sekitar 2,5 hektar yang sebagian besar masih dalam tahap pengembangan. Dengan kontur bukit yang terjal dan terdapat batu-batu alam berukuran besar, tempat ini menawarkan pengalaman berkemah yang berbeda dari tempat lainnya.

Batu Tapak Camping Ground menyediakan tiga lapangan perkemahan yang terletak di ketinggian yang berbeda-beda. Menariknya, tempat ini menawarkan pengalaman glamping yang cocok bagi keluarga dengan fasilitas yang memadai.

Pemandangan yang ditawarkan oleh Batu Tapak Camping Ground pun beragam, mulai dari City View yang memandang keindahan kota Cicurug dan sekitarnya hingga pemandangan Gunung Gede dan Gunung Pangrango yang selalu tampak gagah. Dapat dikatakan, berkemah di Batu Tapak Camping Ground merupakan pengalaman glamping yang patut untuk dicoba. Dan, inilah Review nya


Baca Juga :
Review Highland Camp Curug Panjang Megamendung Puncak Bogor Jawa Barat

Review Camping Ground Batu Tapak Cidahu dikaki Gunung Salak wisata alam Sukabumi

Tempat Camping yang berlokasi di Cidahu kabupaten Sukabumi ini berada pada ketinggian 900 meter diatas permukaan laut, memiliki areal seluas 2.5 hektar dengan lansekap alam yang berkontur / berundak dan berbukit dengan lahan perkemahan yang terdiri atas 3 lapangan yang letaknya berjenjang. Disebelah  timur camping ground memiliki pemandangan gunung Gede Pangrango dan disebelah utara sampai baratnya adalah hutan pegunungan bawah (sub-montana) dengan dominasi vegetasi pohon damar (Agathis SP) dalam kawasan TNGHS. Camping Ground Batu Tapak berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Resort PTN wilayah Kawah Ratu.

Dikatakan Batu Tapak Camping Ground, kerena nama bumi perkemahan yang berada di punggungan barat daya gunung Salak ini terambil dari sebuah legenda tapak batu raksasa yang batunya ditemukan di sekitar perkemahan, dan di areal tempat berkemah Batu Tapak terdapat banyak batu-batu besar yang unik mengkhiasi tempat-tempat mendirikan tenda (campsite).

Fasilitas tempat berkemah Batu Tapak Sukabumi

Batu Tapak Camping Ground terdiri atas 3 (tiga) lapangan utama yang letaknya berjenjang dengan area perkemahan yang tertata apik, rapi dan bersih, sebagiannya berada di sekitar aliran sungai, disebelah utara komplek utama berkemah. Tiga lapangan berkemah di lingkungan utama perkemahan Batutapak berjarak sekitar 55 meter ke spot-spot mendirikan tenda yang terdekat dari tempat parkir. dan jarak akan berbeda tergantung pada pilihan lokasi berkemah. Dan, jika dari tempat parkir ke front office berjarak sekitar 25 meter. Di areal utama camping ground Batu Tapak, lingkungan pembentuknya cukup datar dengan dan teduh dengan dominasi vegetasi berupa pohon damar dan pinus.

Terdapat akomodasi dengan beragam model tenda sebagai tempat menginapnya dengan lingkungan berkemah yang dilengkapi fasilitas buatan seperti restoran/cafetaria, tempat beribadah, front office, lapangan parkir, Saung saung bambu, kamar mandi/WC, dls. Dan, fasilitas alamnya yang ada disekitar Batu Tapak berupa Curug Mini, Pesawahan dan kebun sayur mayur, sungai, Jalur treking hutan dan lainnya.

1. Tenda dengan beragam model

Terdapat dua model akomodasi dengan tenda sebagai tempat menginapnya, model tenda  dome double layer memiliki dimensi inside 3,5 m x 2 m  dengan titik tengah 1.9 meter, dilengkapi dilengkapi dengan 4 unit kasur yang dapat di isi oleh 4 orang. setiap kelompok tenda diperlengkapi oleh  flysheet putih pengaman tambahan.

Tenda lainnya memiliki model berbentuk setengah lingkaran yang memanjang ke belakang,  khusus keluarga atau kelompok dengan kapasitas tampung 17 unit kasur untuk 17 orang.  Tenda Rofi Lwet lorong di batu Tapak Camping Ground disebutnya sebagai tenda VIP,  merupakan  tenda dengan Rofi dengan seri LWET ( Light Weight Emergency Tent), memiliki dimensi panjang 6M, lebar 3M, dan tinggi 2M,  berbahan Parasit waterproof dengan Frame Fiber 55CM. 

2. Restoran/Cafetaria

Di kompleks perkemahan Batu Tapak terdapat sebuah kafe/restoran yang memiliki struktur bangunan yang terbuat dari bambu dan beberapa bagian lainnya terbuat dari tembok bermotif batu alam. Kafe/restoran ini buka selama 24 jam dengan menyediakan berbagai macam pilihan makanan yang bisa dipilih oleh pengunjung.

Tidak hanya itu, di kompleks perkemahan Batu Tapak juga terdapat sebuah toko yang menjual cinderamata untuk para pengunjung yang ingin membawa pulang kenangan dari tempat ini. Toko ini menyediakan berbagai macam pilihan cinderamata yang bisa dibeli, sehingga para pengunjung bisa memilih sesuai dengan selera dan keinginan mereka.

3. Fasilitas umum

Di kompleks perkemahan Batu Tapak terdapat.

  • Musholla ; terdapat sebuah mushola tepat dibatas antara hutan dan lapangan dengan bangunan bermaterialkan tembokan dengan setengah bagian bawahnya adalah batu alam, struktur atasnya bermaterialkan kayu, beratap  genteng tanah liat, lokasi mushola berada dibagian atas depan, disebelah kiri pintu gerbang masuk bumi perkemahan. Dan, disekitar mushola terdapat tempat wudhu dan kamar mandi/toilet yang terjaga secara bersih.
  • Kamar mandi/toilet toilet ; Terdapat lebih dari 5 unit bangunan kamar mandi/toilet/WC yang lokasinya menyebar disekitar area bumi perkemahan Batu Tapak, kamar mandinya memiliki beragam ukuran dan fasilitas yang berbeda, bahkan tersedia kamar mandi yang dilengkapi dengan dilengkapi air panas.

4. Lapangan parkir

Lapangan parkir di kompleks perkemahan Batu Tapak memiliki keunikan tersendiri. Terletak di sebelah barat cafetaria/restoran dan tepat di depan front office Batu Tapak, lapangan parkir ini dikelilingi oleh pepohonan damar yang memberikan suasana yang alami dan segar.

Lapangan parkir ini berlandaskan aspal yang rapi dan terawat dengan baik, sehingga pengunjung dapat memarkirkan kendaraan pribadi mereka dengan aman dan nyaman. Lapangan parkir ini juga cukup luas dan dapat menampung lebih dari 30 unit kendaraan pribadi sekaligus.

Dengan lingkungan yang asri dan hijau, pengunjung dapat merasakan sensasi yang berbeda saat memarkirkan kendaraan mereka di lapangan parkir ini. Tidak hanya itu, dengan lokasi yang strategis di depan front office Batu Tapak, pengunjung juga dapat dengan mudah mengakses berbagai fasilitas yang tersedia di kompleks perkemahan ini.

5. Aula terbuka

Batu Tapak Camping Ground merupakan tempat yang ideal untuk kegiatan berkemah dan berkumpul bersama teman atau keluarga. Untuk menfasilitasi ruangan berkumpul yang lebih luas, kompleks perkemahan ini menyediakan sebuah aula terbuka yang menggunakan flysheet sebagai atapnya atau tenda pleton.

Aula terbuka ini dirancang dengan luas yang mencukupi untuk menampung sejumlah orang dalam skala kelompok besar. Pengunjung dapat menggunakan aula terbuka ini untuk berbagai kegiatan, seperti pertemuan, seminar, atau gathering perusahaan/lembaga.

Dengan menggunakan flysheet sebagai atapnya, aula terbuka ini memberikan nuansa yang lebih alami dan menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu, tenda pleton ini juga memberikan kesan yang unik dan menarik bagi pengunjung yang ingin mengadakan kegiatan di tempat ini.

6. Saung bambu

Salah satu fasilitas menarik yang dapat ditemukan di area camping ground Batu Tapak adalah saung-saung berarsitektur sunda dengan bambu sebagai material pembuatnya. Saung-saung bambu ini tersebar di sekitar area camping ground dan dirancang untuk menjadi tempat santai dan istirahat setelah melakukan aktivitas hiking di sekitar kompleks perkemahan. Bahan bambu yang digunakan sebagai material pembuatnya memberikan kesan yang alami dan cocok dengan lingkungan sekitarnya.

Tidak hanya berfungsi sebagai tempat santai dan istirahat, saung-saung bambu ini juga memberikan pengalaman yang berbeda dan menyenangkan bagi pengunjung. Saat berada di dalam saung, pengunjung dapat merasakan kesejukan dan keteduhan.

7. Air terjun mini dan sungai

Di areal camping ground mengalir air sungai  yang disekitar sepadannya di tata dengan rapih sebagai  tempat untuk mendirikan tenda, lingkungan yang asri dan banyak ditumbuhi pepohonan damar memiliki suasananya tersendiri. Dibagian lainnya terdapat sebuah air terjun mini dengan ketinggian terjunan airnya sekitar 2 meter yang meluncur kedalam kolam bisa untuk direnangi, bebatuan besar disekitar kolam terjunan dengan penataan lingkungan air terjun mini yang baik kenambah suasana keindahan. Untuk mencapai air terjun mini ini diperlukan perjalanan sekitar 10-15 menit dengan melewati jalanan setapak yang menurun dengan anak tangganya tanah serta  bebatuan.

8. Jalur hiking dan Jalanan setapak

Dalam komplek perkemahan Batu Tapak terdapat jalanan setapak yang tertata secara rapih, berlandaskan batu belah yang tersusun apik  diantara tebingan-tebingan yang ditanami pohon damar dan sebagiannya lagi adalah pinus merkusi, beberapa anak-anak tangganya merupakan tanah yang dibentuk.  Jalanan setapak ini sebagai penghubung antar campsite (lokasi mendirikan tenda)  utama dengan  tempat berkemah yang berada di area disekitar aliran sungai, dan sebagai penghubung untuk area-area lainnya. penghubung lainnya adalah jembatan yang terbuat dari bambu yang melintas sungai, orang sunda menyebutnya dengan jembatan sasak.

9. Persawahan dan kebun

Selain lingkungan alam yang terbentuk oleh hutan pegunungan bawah, punggungan barat daya gunung Salak lingkungannya adalah pertanian, dimana kebun dan persawahan menjadi pemandangan disekitar Batu Tapak Camping Ground. Beberapa spot berkemah menghadap persawahan yang di batasi oleh sungai sebagai pembatas alam antara tempat berkemah dengan persawahan.  

Aktivitas Wisata Alam di bumi Perkemahan Batu Tapak dan Wana Wisata Cangkuang

Selain melakukan beragam kegiatan selayaknya berkemah dalam kawasan hutan pegunungan bawah dan kegiatan permaianan highropes dan lowropes diareal perkemahan, di Batu Tapak Camping Ground dan disekitar kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak terdapat air terjun yang dapat dikunjungi dengan treking hutan sebagai mode perjalanannya. 

1. Treking Hutan

Jalanan setapak dirimbunnya vegetasi hutan pegunungan bawah menuju beberapa air terjun dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, menjadi pengalamanpetualangan ketika berkemah, rute nya meliputi jalanan setapak tanah, hutan alam campuran dan hutan monokultur dengan tegakannya adalah damar (agathis SP) atau pinus merkusii.

2. Wisata Air Terjun

Disekitar kawasan Taman Nasional Gunung Halimun salak kawasan Wisata Alam Cangkuang terdapat Curug Cidahu yang populer dengan sebutan Curug Cangkuang dan Curug Empat (4). Wisata air terjun ini diluar areal perkemahan Batu Tapak namun merupakan obyek daya tarik wisata alam yang kerap dikunjungi oleh para pekemping ketika berkemah di Camping Ground Batu Tapak. 

3. Highropes & Lowropes Games

Batu Tapak Camping Ground merupakan areal untuk melakukan aktivitas berbasis adventure learning base, beragam kegiatan petualangan dengan nuansa berkemah memiliki keseruannya tersendiri, aktivitas bermain diketinggian (Highropes) seperti flying fox, two line bridge, net Bridge, wooden Bridge, V-Bridge dapat dilakukan oleh orang dewasa dan sebagian anak-anak. Aktivitas luar ruang lainnya adalah outbond, paint ball dan beragam kegiatan lainnya.

Aksebilitas menuju camping Ground Batu Tapak dan Tempat Wisata Alam Sukabumi

Setidaknya ada dua cara yang dapat ditempuh untuk  menuju Batu Tapak Camping Ground, dengan kendaraan pribadi dan transportasi umum. Bagi yang menggunakan transfortasi umum dari Jakarta dan sekitarnya, dapat menuju terminal Baranangsiang Bogor, dilanjutkan dengan kendaraan umum jurusan Sukabumi, dapat menggunakan bis ataupun minibus /colt mini, lalu turun di Cidahu. Sementara itu, jika menggunakan kereta api (commuter line) dari Jakarta dan sekitarnya dapat menuju stasiun Bogor, lalu dilanjutkan dengan menaiki kereta api jurusan sukabumi dan turun di stasiun Cicurug, dan dilanjutkan dengan menaiki angkot menuju Cidahu. Dari Cidahu dilanjutkan dengan kendaraan umum yang menuju Camping Ground Batu Tapak atau Obyek Wisata Alam Pegunungan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Dan, jika menggunakan kendaraan pribadi melewati ruas tol Jagorawi, dapat keluar dari pintu tol Ciawi dan dilanjurkan kembali melewati tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) dan keluar di pintu tol Cigombong-1, selanjutnya melewati jalan raya sukabumi menuju Cidahu, dan dilanjutkan ke Batu Tapak. Jarak tempuh dari persimpangan Cidahu ke Batu Tapak sekitar 14 km dengan ruas jalan dapat dilewati dengan truk TNI (Tronton ¾) dan bus ukuran medium.

Baca Juga :
Review Camping ground Tanakita Camp bergenre Glamping di Sukabumi

Tempat Wisata Sukabumi di sekitar Camping Ground Batu Tapak

Wana Wisata Alam Cangkuang di Taman Nasional Gunung Halimun Salak Resort Cidahu adalah obyek wisata air terjun terdekat dengan Camping Ground Batu Tapak yang sebagian pekemping Batu Tapak melakukan aktivitas wisata ke Cangkuang. Tempat Wisata dan camping ground disekitar Batu Tapak lainnya adalah Javana Spa, Cidahu Camping Ground, Camp Bravo Cidahu, 

Curug Cangkuang Sukabumi

Air terjun yang berada pada ketinggian ketinggian 1.200 mdpl di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak Resort Cidahu ini bernama Curug Cidahu yang lebih populer dengan sebutan curug Cangkuang. Air terjun ini berada dialiran sungai Cikuwulung. Untuk mencapai Curug Cangkuang dari pintu gerbang Wana Wisata Cangkuang dapat ditempuh dengan treking sepanjang 2 kilometer dengan melewati hutan pinus dengan jalur yang lembab dan kental suasana hutan hujan tropis.

Curug cangkuang memiliki kedalaman kolam sekitar sedada orang dewasa (150 cm), dengan dinding kolam terjunan air yang dikhiasi oleh lumut, terkadang air curug cangkuang dan lingungan sekitarnya berbau belerang, hal ini karena residu material yang dibawa oleh aliran air menuju curug Cangkuang.

Javana Spa Sukabumi

Masih disekitar Punggungan Barat Gunung Salak dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun salak Resort Cidahu, disanalah Javana Spa berada, suasana udara pegunungan Cangkuang yang sejuk dan segar, dengan hutan hujan pegunungan bawah yang masih alami serta tujuh air terjun, menjadikan liburan dan relaksasi bersama keluarga lebih bahagia, sehat, dan memuaskan.

Selain terdapat akomodasi yang elegan dengan bungalow besar dan pemandangan taman Jepang serta gunung Salak yang indah, di Javana Spa terdapat sebuah area perkemahan yang nyaman dengan pemandangan hutan pegunungan tropis dan gunung Salak. Sarana menginap dengan tenda, didalamnya diperlengkapi oleh kasur, bantal, sleeping bag dan bagian bawah tenda dilapisi dengan palet. Di sekitar perkemahan terdapat kamar mandi dengan air dingin dan hangat yang dapat memanjakan tubuh-tubuh ketika berlibur.

Cidahu Camping Ground Sukabumi

Wilayah Cidahu Camping Ground dan Javana Spa merupakan track Pendakian Gunung Halimun Salak dan ke kawah ratu dengan. Camping Ground Cidahu terdapat sungai dengan batu-batuan besar diantara mengalirnya air sungai yang jernih, itu sungguh menawan dan indah. Hewan yang masih dijumpai disekitar area camp adalah aneka jenis serangga, monyet ekor panjang dan burung-burung dan musang yang berkeliaran kawasan sekitar hutan.

Camp Bravo Cidahu

Camp Bravo Cidahu merupakan tempat berkemah di sekitar Wana Wisata Alam Cangkuang di Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang memiliki suasana yang seakan terpisah dari dunia luar dengan kegiatan disela-sela berkemahnya adalah trekking di sekitar area camp, trekking ke air terjun, trekking ke Kawah Ratu, membajak Sawah, menanam Padi, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang berbasis adventure dan edukasi.

Camp Bravo memiliki 2 (dua) bagian campsite yang dipisahkan oleh sungai Ciherang. Bumi perkemahan dengan latar hutan dan pesawahan ini dapat dicapai melalui pintu gerbang Wanawisata Cangkuang dan area parkir Javana Spa dengan berjalan kaki sekitar 15 menit melalui jalanan setapak tanah dan berbatu, melewati sawah, rumah penduduk dan sungai.

Baca Juga :
Review Suaka Elang Loji Camping Ground di perbatasan antara sukabumi dan Bogor

Resume dan FAQ Camping Ground Batu Tapak di Sukabumi 

Kecamatan Cidahu merupakan salah satu spot area tempat wisata di Sukabumi yang berbatasan langsung dengan kabupaten Bogor dengan penciri kawasannya adalah lansekap alam hutan tropis pegunungan bawah dan kekayaan yang terkandung didalamnya berupa kekayaan hayati dan fisik bumi. Di kawasan wisata Alam Cidahu terdapat beberapa tempat berkemah seperti Cidahu Camping Ground Sukabumi, Camp Bravo Cidahu, Batu Tapak Camping Ground dan tempat berkemah lainnya yang menyebar disekitar kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan zona-zona penyangganya.

Dan, Camping Ground Batu Tapak terintegrasi pada kawasan Wisata Alam Cidahu di zona penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak memiliki tempat berkemah yang ditata secara apik dengan beragam fasilitas alam dan buatan untuk camping keluarga, layaknya Highland Camp yang terintegrasi dengan kawasan wisata alam curug panjang dipunggungan barat daya gunung Paseban sebagai zona penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Gede pangrango untuk kemah keluarga.


Q : Apa saja fasilitas yang tersedia di Batu Tapak Camping Ground?

A : Batu Tapak Camping Ground menyediakan fasilitas seperti area parkir, area berkemah, kamar mandi dan toilet umum, dan lain-lain.

Q : Apa saja jenis tenda yang tersedia di Batu Tapak Camping Ground?

A : Batu Tapak Camping Ground menyediakan jenis tenda biasa dan tenda VIP.

Q : Bagaimana sistem reservasi di Batu Tapak Camping Ground?

A : Reservasi dapat dilakukan melalui website resmi atau nomor Hotline Batutapak.

Q : Apakah ada aturan khusus yang harus diperhatikan saat berkemah di Batu Tapak Camping Ground?

A : Ya, terdapat beberapa aturan seperti tidak membuat keribuatan di area berkemah dan tidak membuang sampah sembarangan.


Home » Taman Nasional Gunung Halimun Salak

The post Batu Tapak Camping Ground | Review Campground di Sukabumi appeared first on Highland Camp.

]]>
PENGUMUMAN : Taman Nasional Gunung Halimun Salak Resmi dibuka dengan Protokol Kesehatan https://highlandcamp.co.id/taman-nasional-halimun-salak-protokol-kesehatan Thu, 18 Jun 2020 03:21:00 +0000 https://highlandcamp.co.id/?p=4302 Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) membuka kembali obyek daya tarik wisata alamnya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai arahan dari Gugus Tugas Covid-19 dan Surat Edaran Kepala Balai TNGHS. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan outdoor, seperti panorama alam, jungle tracking, dan perkemahan dengan menjaga jarak fisik serta memakai masker. Beberapa lokasi wisata yang [...]

The post PENGUMUMAN : Taman Nasional Gunung Halimun Salak Resmi dibuka dengan Protokol Kesehatan appeared first on Highland Camp.

]]>
Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) membuka kembali obyek daya tarik wisata alamnya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai arahan dari Gugus Tugas Covid-19 dan Surat Edaran Kepala Balai TNGHS. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan outdoor, seperti panorama alam, jungle tracking, dan perkemahan dengan menjaga jarak fisik serta memakai masker.

Beberapa lokasi wisata yang telah dibuka mencakup Gunung Luhur, Gunung Bunder, Curug Nangka, hingga Cidahu di Sukabumi. Protokol ini memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung dengan membatasi jumlah pengunjung per hari serta menerapkan aturan ketat, seperti kewajiban membawa hand sanitizer dan asuransi jiwa. Kegiatan wisata tetap mematuhi jam operasional yang telah ditetapkan dan dapat diakses melalui informasi lebih lanjut di nomor hotline +62 811-1200-996 atau +62 811-140-996.

Wisata di Taman Nasional Gunung Halimun Salak Resmi di Buka dengan Protokol Kesehatan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak mengeluarkan surat edaran tentang “kunjungan wisata alam di kawasan taman Nasional Gunung Halimun Salak Pada Masa Pandemi Covid-19 (new-normal)” dengan Nomor : SE. 765 /T.14/TU/HMS/6/2020.

Dalam surat yang ditandatangani pada tanggal 12 Juni 2020 oleh Ahmad Munawir, S.Hut, M.Si selaku Kepala Balai, Taman Nasinal Gunung Halimun Salak kembali membuka kembali kegiatan wisata pada Obyek Daya Tarik Wisata Alam dengan Protokol Kunjungan Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak Pada Masa Pandemi Covid-19 (NEW-NORMAL) sebagai acuan dalam pelaksanaan kunjungan wisata pada seluruh Obyek Daya Tarik Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Obyek Daya Tarik Wisata Alam yang resmi di buka oleh Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Kegiatan kunjungan wisata diselenggarakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas Covid-19 di masing-masing Kabupaten. Adapun lokasi Obyek Daya Tarik Wisata Alam yang telah kembali di buka sebagai berikut:

    1. Site Wisata Ciporolak, Kabupaten Lebak
    2. Site Wisata Gunung Luhur, Kabupaten Lebak
    3. Site Wisata Gunung Bunder, Kabupaten Bogor
    4. Site Wisata Gunung Salak Endah, Kabupaten Bogor
    5. Site Wisata Curug Nangka, Kabupaten Bogor
    6. Site Wisata Ciasihan, Kabupaten Bogor
    7. Site Wisata Gunung Botol, Kabupaten Bogor
    8. Site Wisata Cikaniki, Kabupaten Bogor
    9. Site Wisata Sukamantri, Kabupaten Bogor
    10. Site Wisata Loji, Kabupaten Bogor
    11. Site Wisata Gunung Butak, Kabupaten Bogor
    12. Site Wisata Cidahu, Kabupaten Sukabumi
      .

Baca Juga :
Semua Ingin Berlibur, Pariwisata Minat Khusus yang Pertama Bangkit usai Pandemi COVID-19

Lampiran Surat Edaran Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak Nomor : SE. 765 /T.14/TU/HMS/6/2020

PROTOKOL KUNJUNGAN WISATA NEW NORMAL TNGHS

A. Kunjungan

1. Kegiatan/layanan wisata:

A Panorama alam : dibuka
B Wooden Deck : dibuka
C Loop Trail : dibuka
D Jungle Tracking : dibuka
E Perkemahan : dibuka
F Bersepeda : dibuka
G Penginapan Cikaniki : ditutup
H Pendakian : ditutup
I Wisata tirta : ditutup

2. Jumlah pengunjung wisata dengan mempertimbangkan daya dukung ODTWA, aturan jaga jarak (physical distancing) dan Protokol Kesehatan adalah sebagai berikut.

A Site Wisata Ciporolak, Kab. Lebak : 100 orang/hari (10% DD/DT)
B Site Wisata Gunung Luhur, Kab. Lebak : 150 orang/hari (5% DD/DT)
C Site Wisata Gunung Bunder dan Site Wisata Gn. Salak Endah, Kab. Bogor : 2.064 orang/hari (10% DD/DT)
D Site Wisata Curug Nangka, Kab. Bogor : 484 orang/hari (10% DD/DT)
E Site Wisata Ciasihan, Kab. Bogor : 100 orang/hari (10% DD/DT)
F Site Wisata Ciputri-Ciampea, Kab. Bogor : 100 orang/hari (10% DD/DT)
G Site Wisata Gunung Botol, Kab. Bogor : 105 orang/hari (1% DD/DT)
H Site Wisata Cikaniki, Kab. Bogor : 42 orang/hari (1% DD/DT)
I Site Wisata Sukamantri, Kab. Bogor : 268 orang/hari (5% DD/DT)
J Site Wisata Loji, Kab. Bogor : 0 orang/hari (ditutup)
K Site Wisata Gunung Butak, Kab. Bogor : 317 orang/hari (5% DD/DT)
L Site Wisata Cidahu, Kab. Sukabumi : 481 orang/hari (5% DD/DT)

3. Waktu kunjungan wisata di setiap ODTWA:

  • Panorama alam, Wooden Deck, Loop Trail, Jungle Tracking, Bersepeda dibuka Sabtu-Kamis : 08.00-16.00 WIB dan Jumat : 13.00-16.00 WIB
  • Perkemahan maksimal 1 hari.

4. Perkemahan: jarak antar tenda 2 meter, jumlah personil 5% dari kapasitas tenda;
5. Tidak melakukan kunjungan dalam jumlah besar dalam kelompok (maksimal 5 orang per kelompok).

B. Pengunjung 

    1. Saat melakukan kunjungan dalam kondisi sehat dengan suhu tubuh < 37,5⁰C;
    2. Memakai masker/face sheild, menjaga jarak antar pengunjung serta tidak berkerumun ketika memasuki dan berada di dalam ODTWA;
    3. Wajib membawa hand sanitizer dan/atau sabun cair untuk membersihkan tangan;
    4. Berkunjung sesuai dengan batas waktu yang ditentukan;
    5. Memiliki asuransi kecelakaan dan/atau asuransi jiwa yaitu asuransi secara perorangan oleh pengunjung atau asuransi yang berlaku di TNGHS.

C. Petugas/Pengelola

1. Melakukan pelayanan pengunjung sesuai protokol:

    • Memakai sarung tangan, face shield dan masker bagi petugas, karyawan, pegawai dan penyedia usaha dan jasa wisata alam di loket;
    • Memakai masker bagi petugas, karyawan, pegawai dan penyedia usaha dan jasa wisata alam di lokasi wisata;
    • Melakukan pemeriksaan suhu tubuh seluruh pengunjung/tamu di pintu masuk ODTWA dengan tetap menjaga kenyamanan dan ketertiban;
    • Memasang dan menyampaikan pesan-pesan kesehatan dan informasi pencegahan penyebaran COVID-19 di tempat-tempat strategis;
    • Memasang dan/atau menambah papan pengumuman, himbauan dan larangan berkaitan dengan protokol penanganan COVID-19;
    • Mengatur jalur kunjungan bagi pengunjung dengan tetap menjaga kenyamanan dan ketertiban;
    • Melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol oleh pengunjung dan melakukan tindakan kepada pengunjung/tamu yang melanggar protokol;

2. Menyediakan Kontak Pelaporan/Layanan khusus pada setiap tapak/ODTWA;

3. Menyediakan sarana prasarana pendukung pelaksanaan protokol sebagaimana pada poin D.;

4. Melakukan sosialisasi protokol kunjungan kepada para pihak melalui medsos, poster, spanduk, dan lain-lain;

5. Melakukan penataan dan atau perbaikan, meningkatkan higienitas/sanitasi (penyemprotan disinfektan) di ODTWA yang dilakukan pada setiap hari Jumat pukul 08.00 – 13.00 WIB;

6. Memastikan koordinasi dengan Gugus Tugas Pencegahan COVID-19, Pemerintah Daerah, Kepolisian, Koramil dan Puskesmas pada setiap wilayah ODTWA.

D. Sarana Prasarana

    1. Ruang isolasi/ruang kesehatan sementara;
    2. Thermo-gun;
    3. Tanda-tanda jarak antrian di loket, toilet, ruang informasi, warung dan tempat lain yang dianggap terdapat kemungkinan kerumunan/antrian;
    4. Poster/leaflet tentang protokol penanganan COVID-19 sesuai protokol dari instansi yang berwenang;
    5. Sarana cuci tangan dilengkapi dengan fasilitas air mengalir untuk membasuh/mencuci tangan;
    6. Hand sanitizer di tempat-tempat yang dianggap perlu pada setiap ODTWA;
    7. Alat penyemprotan dan disinfektan;
    8. Tempat sampah yang memadai.

E. Kontak Layanan Pelaporan/Layanan di ODTWA

1 Site Wisata Ciporolak, Kab. Lebak : 0813 8474 6992
2 Site Wisata Gunung Luhur, Kab. Lebak : 0857 2399 3066
3 Site Wisata Gunung Bunder, Kab. Bogor : 0813 2302 6143
4 Site Wisata Gunung Salak Endah, Kab. Bogor : 0813 2302 6143
5 Site Wisata Curug Nangka, Kab. Bogor : 0813 2302 6143
6 Site Wisata Ciputri-Ciampea, Kab. Bogor : 0813 2302 6143
7 Site Wisata Ciasihan, Kab. Bogor : 0856 7890 496
8 Site Wisata Gunung Butak, Kab. Bogor : 0858 6188 1068
9 Site Wisata Gunung Botol, Kab. Bogor : 0812 8888 9375
10 Site Wisata Cikaniki, Kab. Bogor : 0856 9551 6071
11 Site Wisata Sukamantri, Kab. Bogor : 0857 4921 3132
12 Site Wisata Cidahu, Kab. Sukabumi : 0877 7485 7843

F. Sanksi :

    1. Jika tidak dalam kondisi sehat dan atau suhu tubuh >37,5⁰C, pengunjung tidak diperkenankan memasuki ODTWA;
    2. Teguran lisan bagi pengunjung yang melanggar protokol;
    3. Bagi pengunjung yang tidak mengindahkan teguran, petugas berhak membubarkan dan mengeluarkan dari lokasi ODTWA.

G. Sosialisasi

    1. Bersama para pihak (Gugus Tugas Pencegahan COVID-19, Muspika dan Instansi Kesehatan) melakukan sosalisasi tentang Protokol Kunjungan Wisata di Kawasan TNGHS;
    2. Sosialisasi Protokol Kunjungan Wisata di Kawasan TNGHS melalui media cetak, media online dan media lainnya;
    3. Media online resmi Balai TNGHS:
      Instagram : @halimunsalak_np
      Facebook : halimunsalak_np
      Twiter : @halimunsalak_np
      Website : http://tnhalimunsalak.menlhk.go.id
      Call Center : +62 857 2188 8664
surat edaran kepala balai tnghs


Q : Apa saja obyek wisata alam yang dibuka di Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Beberapa obyek wisata yang dibuka termasuk Gunung Luhur, Gunung Bunder, Curug Nangka, Gunung Salak Endah, dan Cidahu di Sukabumi. Protokol kesehatan diterapkan untuk menjaga keselamatan pengunjung.

Q : Apa saja protokol kesehatan yang harus diikuti saat berkunjung ke Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Pengunjung diwajibkan memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, serta memastikan kondisi tubuh sehat dengan suhu kurang dari 37,5°C.

Q : Apakah perkemahan dibuka di Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Ya, kegiatan perkemahan dibuka dengan batasan jarak antar tenda minimal 2 meter dan maksimal 5 orang per tenda. Kegiatan ini juga dibatasi hanya untuk satu hari.

Q : Berapa jumlah pengunjung yang diperbolehkan per hari di setiap lokasi wisata?

A : Jumlah pengunjung dibatasi sesuai dengan kapasitas masing-masing lokasi, misalnya Gunung Luhur menerima hingga 150 orang per hari dan Curug Nangka hingga 484 orang per hari.

Q : Apa saja fasilitas yang tersedia bagi pengunjung di Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Fasilitas yang tersedia meliputi panorama alam, wooden deck, loop trail, jungle tracking, perkemahan, dan bersepeda. Fasilitas penginapan dan pendakian sementara ditutup.

Q : Apakah ada asuransi yang harus dimiliki pengunjung saat berkunjung ke Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Ya, pengunjung wajib memiliki asuransi kecelakaan atau asuransi jiwa yang berlaku baik secara perorangan atau yang telah disediakan oleh TNGHS.

Q : Bagaimana cara mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kunjungan ke Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Informasi dapat diperoleh melalui website resmi atau media sosial TNGHS, atau menghubungi nomor hotline +62 811-1200-996 atau +62 811-140-996.

Q : Apakah ada sanksi bagi pengunjung yang melanggar protokol kesehatan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Pengunjung yang melanggar protokol kesehatan akan diberikan teguran lisan, dan jika tidak mengindahkan teguran, petugas berhak mengeluarkan mereka dari lokasi wisata.

Q : Apa jam operasional untuk mengunjungi obyek wisata di Taman Nasional Gunung Halimun Salak?

A : Wisata dibuka pada hari Sabtu hingga Kamis dari pukul 08.00-16.00 WIB dan Jumat dari pukul 13.00-16.00 WIB untuk sebagian besar aktivitas outdoor.


Home » Taman Nasional Gunung Halimun Salak

PENGUMUMAN : Taman Nasional Gunung Halimun Salak Resmi dibuka dengan Protokol Kesehatan by Ade Zaenal Mutaqin is licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International

The post PENGUMUMAN : Taman Nasional Gunung Halimun Salak Resmi dibuka dengan Protokol Kesehatan appeared first on Highland Camp.

]]>
Semua Ingin Berlibur, Pariwisata Minat Khusus yang Pertama Bangkit usai Pandemi https://highlandcamp.co.id/sektor-pariwisata-yang-pertama-bangkit-dari-covid-19 Tue, 16 Jun 2020 22:30:39 +0000 https://highlandcamp.co.id/?p=2489 Dengan karakter lingkungan Obyek Daya tarik Wisata (ODTW) dan pelayanan maupun aktivitasnya yang berbanding terbalik dengan wisata massal, wisata minat khusus menjadi sektor yang dianggap paling aman untuk dijelajahi guna memenuhi hasrat berlibur dari kejenuhan pembatasan aktivitas sosial yang diberlakukan oleh pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Pengertian Wisata Minat Khusus Menurut Fandeli, [...]

The post Semua Ingin Berlibur, Pariwisata Minat Khusus yang Pertama Bangkit usai Pandemi appeared first on Highland Camp.

]]>

Wisata Minat Khusus yang Pertama Bangkit di era New Normal

Industri Pariwisata Indonesia menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akan pandemi Covid-19((penyakit ini dinamakan sementara sebagai 2019 novel coronavirus (2019-nCoV), kemudian WHO mengumumkan nama baru pada 11 Februari 2020 yaitu Coronavirus Disease (COVID-19) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2).)), dan diduga bahwa pariwisata minat khusus yang pertama akan langsung bangkit dari keterpurukannya.

Hal ini karena akan adanya lonjakan permintaan dari masyarakat kelompok kelas menengah yang selama ini membatasi aktivitas sosial dengan berdiam diri dirumah dan mengerjakan perkerjaan dari rumah untuk melakukan perjalanan dalam rangka memenuhi hasrat atas kebutuhan berwisata (travelling) pada lingkungan dan aktivitas yang dianggap aman usai pandemi virus corona berakhir atau pada masa New Normal((new normal atau kenormalan baru / kewajaran baru / normal baru adalah skenario untuk mempercepat penanganan pandemi COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional. 2. kehidupan yang akan dijalankan seperti biasa ditambah dengan protokol kesehatan; 3. hidup sesuai protokol kesehatan untuk mencegah virus corona.)) diberlakukan.

Download Protokol sehat untuk semua

Dengan karakter lingkungan Obyek Daya tarik Wisata (ODTW) dan pelayanan maupun aktivitasnya yang berbanding terbalik dengan wisata massal, wisata minat khusus menjadi sektor yang dianggap paling aman untuk dijelajahi guna memenuhi hasrat berlibur dari kejenuhan pembatasan aktivitas sosial yang diberlakukan oleh pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Pengertian Wisata Minat Khusus

Menurut Fandeli, (2002:107) Wisata minat khusus  (Special Interest Tourism) merupakan bentuk kegiatan dengan wisatawan individu, kelompok atau rombongan kecil yang bertujuan untuk belajar dan berupaya mendapatkan pengalaman tentang suatu hal di daerah yang dikunjungi. Dan, menurut Ismayanti (2010:155) mengatakan bahwa pariwisata minat khusus merupakan pariwisata yang menawarkan kegiatan yang tidak biasa dilakukan oleh wisatawan pada umumnya atau wisata yang membutuhkan keahlian khusus atau ketertarikan khusus untuk melakukannya, dan setiap orang mempunyai keahlian masing-masing. Menurut Read Hall & Weiler (1992) …is travel for people who are going somewhere because they have a particular interest that can be pursued in a particular region or at a particular destination.

Pariwisata minat khusus mempunyai kaitan dengan petualangan. Wisatawan secara fisik dapat menguras tenaga, serta ada unsur tantangan yang harus dilakukan, karena bentuk pariwisata ini banyak terdapat di daerah terpencil, seperti : kegiatan tracking, hiking, pendakian gunung, rafting di sungai, dan lainnya (Fandeli 2000). Ada beberapa kriteria menurut Fandeli dalam Sudana (2013), yang dapat dipergunakan sebagai pedoman dalam menetapkan suatu bentuk wisata minat khusus yakni : 1) Learning, pariwisata yang mendasar pada unsur belajar; 2) Rewarding, pariwisata yang memasukkan unsur pemberian penghargaan; 3) Enriching, pariwisata yang memasukkan peluang terjadinya pengkayaan pengetahuan antara wisatawan dengan masyarakat; 4) Adventuring, pariwisata yang dirancang dan dikemas sehingga terbentuk wisata petualangan. 

Aktivitas wisata minat khusus meliputi aktivitas berkemah (family camp, Educamp, dls), petualangan (adventure), Journey, penjelajahan (seperti jelajah air terjun, treking hutan, susur sungai, dan lainnya), ekowisata, wisata desa, dan lainnya. Wisata minat khusus dilakukan pada  destinasi alam yang masih asri, dimana sebagian besar obyeknya berada dikawasan pegunungan, pantai, pedesaan dengan pendekatan pelayanan yang khusus (privasi).

Pada umumnya wisatawan minat khusus memiliki motivasi dan keingintahuan yang tinggi terhadap sesuatu hal untuk dipelajari dan diikuti / dijalani sehingga menghadirkan pengalaman baru dalam aktivitasnya berpariwisata.

Terdapat dua kelompok wisatawan dalam aktifitas wisata minat khusus, yaitu kelompok yang berkeinginan sebatas mencoba aktifitas baru. Pada kelompok ini, tantangan keterlibatan akan cenderung di tingkat ringan sampai pada menengah. Dan yang kedua, adalah kelompok yang memandang keikutsertaannya dalam wisata minat khusus sebagai tujuan atau motivasi terdalam guna pemenuhan atas kebutuhan sensasi seorang wisatawan dalam aktivitas berpariwisata, sehingga keterlibatan wisatawan dalam kelompok ini akan cenderung lebih aktif serta menjurus pada level tantangan yang lebih tinggi.  [Mutaqin, A Zaenal. (2020).Jelajah Kawasan Pariwisata Puncak Dalam Wisata Minat Khusus. ; hal 68; OSF. May 11. doi:10.17605/OSF.IO/ZU9RW.]

New Normal mensyaratkan strategi baru pada ODTW dan Penanganan wisata Minat Khusus

Membangkitkan Pariwisata Minat Khusus di era kenormalan baru (New Normal) untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam pengalaman berwisata terhadap wisatawan, baik pada obyek daya tarik wisata (ODTW) maupun pelayanannya, harus terfokus dengan menerapkan standar kebersihan, kesehatan, pelestarian lingkungan dan keamanan dalam operasional Wisata Minat Khusus dan dengan menyesuaikan pada perkembangan informasi teknologi yang berkembang pesat pada saat pandemi COVID-19 untuk mendapatkan perkembangan informasi kekinian tentang pandemi dalam upayanya untuk melakukan tindakan preventif dan promotif pada saat aktivitas wisata minat khusus berlangsung.

Penanganan Wisata Minat Khusus di era kenormalan baru

Penyedia Obyek Daya Tarik Wisata dan penanganan nya harus mengikuti protokol kesehatan yang menjadi standar pencegahan penyebaran COVID-19 yang diterapkan, hal ini agar aktivitas kepariwisataan dapat berjalan dengan tetap melakukan pencegahan penyebaran corona virus diseases, meliputi :

    1. Aman, nyaman dan sehat ; Memfasilitasi obyek wisata dan aktivitas wisata yang aman, nyaman dan sehat;
    2. Manajemen pengelola wisata menerapkan kebijakan dan prosedur untuk para pekerja wisata dan wisatawan pada setiap adanya kecenderungan kasus yang dicurigai sebagai Covid-19 meliputi gejala demam atau batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak nafas untuk segera dilaporkan dan ditindak lanjuti pada pihak terkait;
    3. Self assessment ; Menerapkan penilaian risiko secara mandiri terhadap pelaku wisata dan wisatawan;
    4. Menjaga daya tahan tubuh; Pengaturan aktivitas wisata yang tidak terlalu panjang dan menguras energi yang dapat menyebabkan penurunan sistem imunitas tubuh;
    5. Asupan makanan ; Memberikan dan mengatur asupan makanan yang baik untuk disajikan pada wisatawan dan pelaku wisata dalam rangka membantu mempertahankan daya tahan tubuh;
    6. Masker untuk semua ; Mewajibkan wisatawan dan pelaku wisata menggunakan masker sejak  perjalanan dari atau ke rumah dan dalam aktivitas wisata,
    7. Preventif dan promotif ; Melakukan edukasi intensif dan pemahaman yang benar untuk seluruh pelaku wisata terkait pandemi Covid-19, sehingga pelaku wisata mendapatkan pengetahuan untuk secara mandiri melakukan tindakan preventif dan promotif.

Semua ingin berlibur, wisata minat khusus adalah solusi

Tidak dapat dipungkiri, bahwa emosi positif (rasa bahagia, senang, suka dan gembira) terkait erat dengan kualitas kesehatan manusia dan memperkuat sistem imunitas tubuh, hal ini karena tubuh dan pikiran saling terhubung antar satu dengan lainnya. Dan belakangan ini, kita merasakan ketakutan dan kecamasan akan pandemi COVID-19, yang sesungguhnya emosi negatif dapat menurunkan kualitas kesehatan dan daya tubuh manusia.

Emosi positif dapat terbangun oleh banyak hal, salah satunya dengan berlibur “semua ingin berlibur dari kecemasan dan ketakutan akan pandemi COVID-19”, dan melupakan sejenak akan musibah yang menimpa dunia, tak terkecuali Indonesia yang yang disebabkan oleh COVID-19 yang menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian yang telah mencapai 349.190 orang dan sebanyak 5.491.678 orang terkonfirmasi kasus sampai pada tanggal 27/05/2020 [data pandemi terbaru dapat baca pada WHO Coronavirus Disease].

Berlibur dengan jenre wisata minat khusus adalah sebuah solusi guna melupakan kecemasan dan ketakutan serta menghadirkan rasa bahagia dan gembira. Wisata minat khusus merupakan salah satu wisata yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman baik dalam obyek destinasi maupun dalam  aktivitas wisatanya pada masa new normal, hal ini karena :

    1. Interaksi dalam wisata minat khusus bersifat privasi, yaitu tidak melibatkan banyak orang baik pada obyek destinasi wisata maupun pada saat kegiatan wisata. Semisal pada kegiatan berkemah keluarga (dengan mengambil contoh kasus di kawasan pariwisata curug panjang), dimana setiap keluarga memiliki zona camping tersendiri yang tidak bercampur dengan keluarga lainnya, dan selama camping hanya ditangani hanya oleh dua orang untuk maksimal 15 orang dalam satu kelompok keluarga, satu untuk menfasilitasi akomodasi dan satunya lagi untuk.
    2. Sebagian besar obyek untuk kegiatan wisata minat khusus berada pada lingkungan pegunungan dan hutan yang jarang terjamah oleh aktivitas manusia. Dengan mengambil contoh di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun dan kawasan pariwisata Curug Panjang, dimana pada aktivitas jelajah air terjun dan pengamatan burung (birdwatching), air terjun dan spot-spot burung untuk diamati letaknya berada didalam hutan. begitupun dengan aktivitas raffeling, treking hutan, susur sungai, dls.
    3. Destinasi untuk aktivitas wisata minat khusus memiliki cakupan kawasan yang luas dengan sedikit orang yang berinteraksi didalamnya.

Whatsapp


Home » Taman Nasional Gunung Halimun Salak

The post Semua Ingin Berlibur, Pariwisata Minat Khusus yang Pertama Bangkit usai Pandemi appeared first on Highland Camp.

]]>
Suaka Elang Loji Camping Ground | Review Bumi Perkemahan di Bogor Jawa Barat https://highlandcamp.co.id/suaka-elang-loji-camping-ground-bogor Thu, 11 Jun 2020 02:04:59 +0000 https://highlandcamp.co.id/?p=4665 Highland Camp dan Suaka Alam Loji di Bogor merupakan dua destinasi wisata yang mengusung konsep camping dan wisata alam dengan ciri khas masing-masing. Highland Camp Curug Panjang menawarkan pengalaman camping yang nyaman dengan keindahan alam sekitar, termasuk Taman Kunang-Kunang yang kaya akan keanekaragaman hayati dan dapat menjadi daya tarik wisata minat khusus, terutama di malam [...]

The post Suaka Elang Loji Camping Ground | Review Bumi Perkemahan di Bogor Jawa Barat appeared first on Highland Camp.

]]>
Highland Camp dan Suaka Alam Loji di Bogor merupakan dua destinasi wisata yang mengusung konsep camping dan wisata alam dengan ciri khas masing-masing. Highland Camp Curug Panjang menawarkan pengalaman camping yang nyaman dengan keindahan alam sekitar, termasuk Taman Kunang-Kunang yang kaya akan keanekaragaman hayati dan dapat menjadi daya tarik wisata minat khusus, terutama di malam hari dengan serangga bercahaya. Sementara itu, Suaka Alam Loji memikat para wisatawan dengan nuansa alam pegunungan yang asri, ditemani oleh hutan pinus merkusii, serta menjadi rumah bagi Suaka Elang yang melindungi berbagai spesies burung elang. Keindahan alamnya semakin lengkap dengan keberadaan air terjun Curug Cibadak yang memukau, jembatan gantung yang menawarkan pemandangan spektakuler, serta area camping yang mengajak pengunjung menikmati suasana alam sambil belajar tentang konservasi satwa. Destinasi ini sangat cocok bagi mereka yang mencari kombinasi antara petualangan alam dan edukasi lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut berkemah di Highland Camp dan reservasi, hubungi kami di +62 811-1200-996 atau +62 811-140-996.


Whatsapp



Suaka Alam Loji

Nuansa dan suasana camping ground Elang Loji memiliki keindetikan dengan Highland Camp Curug Panjang, Kedua camping ground ini memiliki elemen air untuk wisata minat khusus terutama wisata petualangan yaitu sungai dan curug atau air terjun, berada di hutan pegunungan bawah (sub-montana) dalam kerimbunan vegetasi dengan dominasi pinus merkusii.

Jika di Wisata Elang Loji yang menjadi penciri adalah Raptor Sanctuary (Tempat penangkaran burung elang),dimana terdapat kandang yang digunakan untuk merehabilitasi raptor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) Elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan Elang Hitam (Ictinaetus malaiensis). Sementara, di Highland Camp Curug Panjang terdapat Taman Kunang-kunang.

Taman kunang-kunang merupakan satu dari keanekaragaman kakayaan hayati yang berada dalam kawasan perkemahan, dan merupakan rumah bagi ribuan serangga bercahaya dengan bernama latin Lampyridae. Zona dengan tingkat vegetasi yang rapat dengan dominasi pohon kaliandra ini sangat kaya dengan bahan-bahan organik, dipertahankan keasliannya guna melestarikan populasi serangga malam yang dapat menghasilkan cahaya dari sinar dingin berwarna merah pucat, kuning dan hijau untuk kepentingan pariwisata (Wisata Minat khusus / wisata alternatif), pendidikan dan kepentingan penelitian.

Baca Juga :
Taman Kunang-Kunang dan Hutan di Highland camp curug panjang

Review Obyek Wisata dan Buper Suaka Alam 

Bumi Perkemahan Suaka Elang berada di Objek Wisata Alam Loji (Loji merupakan nama sebuah kampung yang berada di Desa Ciburayut Kecamatan Cigombong, di punggungan tenggara puncak salak-2), dan merupakan bagian dari Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Gunung Salak I, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Bogor. Sedangkan secara administratif, Suaka Elang Camping Ground Loji berada di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Lokasi berkemah dengan luas sekitar 0.5 hektar merupakan area bermain dan belajar pengunjung dan sebagai lokasi untuk aktivitas luar ruang seperti kegiatan outbound dan lainnya. Dari lapangan parkir (pintu masuk) menuju camping ground Suaka Elang Loji dapat ditempuh dengan berjalan kaki / treking menyusuri jalan setapak dan kemudian mendaki menuju kawasan bukit.

Struktur vegetasi bumi perkemahan dan Obyek Wisata Alam Loji didominasi oleh hutan homogen dari jenis Pinus (Pinus merkusii), dengan beberapa satwa liar yang masih dijumpai disekitar hutan homogen seperti Monyet ekor panjang (Macaca fasicularis), Jelarang (Ratufa bicolor) beragam burung dan lainnya. disebelah barat laut bumi perkemahan menuju jalur hiking ke air terjun Cibadak, akan dijumpai suasana hutan belukar alami khas pegunungan tropis. Pada area ini masih dapat dijumpai satwa-satwa liar yang lebih beragam, baik secara visual, dari jejak maupun suaranya, diantaranya Surili (Presbytis comata), monyet ekor panjang (Macaca fasicularis), Owa Jawa (Hylobathes moloch), Lutung (Trachypithecus auratus), dan Macan Tutul atau Macan Kumbang (Panthera pardus melas), dan beragam suara khas serangga dan berbagai burung kecil((Referensi ; Buku Panduan 5 Destinasi Alam di Taman Nasional Gunung Halimun Salak; (2016) Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak; Jalan Raya Cipanas, Kec. Kabandungan Kab. Sukabumi)).


Baca Juga :
Review Highland Camp Curug Panjang Megamendung Puncak Bogor Jawa Barat

Objek Wisata Alam Suaka Alam Loji

Suaka Alam Loji adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Objek wisata ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan menawarkan berbagai daya tarik alam dan edukasi yang menarik bagi pengunjung. Salah satu daya tarik utama dari objek wisata ini adalah Suaka Elang, yaitu tempat penangkaran dan rehabilitasi burung elang yang dilindungi oleh undang-undang.

Burung elang adalah salah satu jenis burung pemangsa (raptor) yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Namun, burung elang sering menjadi korban perburuan, perdagangan ilegal, atau kerusakan habitat akibat aktivitas manusia. Oleh karena itu, Suaka Elang Loji berupaya untuk menyelamatkan, merawat, dan melepasliarkan kembali burung elang yang berasal dari hasil penyitaan atau serahan dari masyarakat.

Di Suaka Elang Loji, pengunjung dapat melihat langsung berbagai jenis burung elang yang ada di Indonesia, seperti elang jawa (Nisaetus bartelsi), elang ular bido (Spilornis cheela), elang hitam (Ictinaetus malaiensis), dan elang brontok (Nisaetus cirrhatus). Pengunjung juga dapat belajar tentang ciri-ciri, perilaku, makanan, habitat, dan ancaman yang dihadapi oleh burung elang. Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan para penjaga dan peneliti yang bekerja di Suaka Elang Loji untuk mengetahui lebih banyak tentang upaya konservasi burung elang.

Selain Suaka Elang, objek wisata alam Suaka Alam Loji juga memiliki daya tarik lainnya, yaitu air terjun curug Cibadak. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan tampak seperti selendang putih di tengah hijaunya hutan. Untuk mencapai air terjun ini, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 800 meter dari pintu masuk Suaka Alam Loji dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Di sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang indah dan segar dengan pepohonan rindang dan udara sejuk. Di dekat air terjun, terdapat kolam alami yang dapat digunakan untuk berenang atau bermain air.

Selain air terjun, objek wisata alam Suaka Alam Loji juga memiliki fasilitas lainnya, seperti jembatan gantung, area perkemahan, toilet umum, mushola, dan kantin. Jembatan gantung ini merupakan salah satu spot foto favorit bagi pengunjung karena menawarkan pemandangan hutan dari ketinggian. Area perkemahan ini dapat digunakan oleh pengunjung yang ingin bermalam di tengah hutan dengan membawa peralatan sendiri. Toilet umum, mushola, dan kantin tersedia untuk memenuhi kebutuhan dasar pengunjung.

Objek wisata alam Suaka Alam Loji merupakan tempat yang cocok bagi pengunjung yang ingin belajar sekaligus menikmati keindahan hutan. Di sini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat tentang burung elang yang merupakan salah satu simbol kekayaan hayati Indonesia. Pengunjung juga dapat merasakan sensasi berpetualang di hutan dengan melihat air terjun, berjalan di jembatan gantung, atau berkemah di sana. Objek wisata alam Suaka Alam Loji juga memberikan manfaat edukasi, rekreasi, dan konservasi bagi pengunjung dan lingkungan.

Suaka Elang Loji

Suaka Elang atau biasa juga disebut Raptor Sanctuary (Tempat penangkaran burung elang), merupakan gugusan kandang yang digunakan untuk merehabilitasi raptor. Pun,  Suaka Elang Loji merupakan sebuah tempat wisata berbasis edukasi di punggungan gunung Salak Taman Nasional gunung Halimun Salak yang menyuguhkan pengalaman berinteraksi secara langsung dengan salah satu predator terbesar di udara yang masuk dalam kategori terancam punah.

Suaka Alam Loji  memiliki (biasanya) 4 spesies Elang, yaitu Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), Elang Ular Bido (Spilornis cheela), Elang Hitam (Ictinaetus malaiensis) dan Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus). Kandang ini sering dikunjungi oleh para peneliti, mahasiswa pelajar ataupun umum yang ingin mengetahui lebih jauh tentang keempat jenis raptor tersebut. Selain Suaka Elang, di lokasi terdapat kantor Resort Salak I, yang dilengkapi dengan bangunan dan pelataran kayu terbuka yang dibangun diatas sungai.

Air Terjun Curug Cibadak 

Curug Cibadak merupakan salah satu objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dengan air yang cukup deras dan terjunan airnya yang berundak-unduk. Kondisi lingkungan di sekitar air terjun Cibadak masih sangat asri dan alami, hal ini dikarenakan belum banyak orang yang berkunjung ke tempat ini.

Agar dapat mencapai Curug Cibadak, para wisatawan harus melewati jalur trekking hutan yang sebagian besar terbuat dari kayu-kayu yang dipasang di pinggiran tebing. Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit berjalan kaki dari lokasi camping ground Loji atau suaka Elang untuk mencapai lokasi air terjun ini. Dari jauh, air terjun ini tampak berbentuk seperti selendang berwarna putih yang menambah keindahan alam di sekitarnya.

Dengan keindahan alamnya yang masih alami dan belum banyak tersentuh oleh manusia, Curug Cibadak menjadi destinasi wisata yang populer bagi para pecinta alam dan wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang dan damai di tengah-tengah hutan.

Jembatan Gantung dan lainnya

Jembatan gantung yang terletak di Suaka Alam Loji merupakan salah satu obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh para pengunjung. Jembatan gantung ini melintasi ngarai yang indah dan menakjubkan yang banyak ditumbuhi oleh bambu (Bambuseae) dan tumbuhan paku. Jembatan ini dibuat menggunakan material baja sling dengan lantai yang terbuat dari kayu yang kokoh dan aman untuk dilalui oleh pengunjung.

Selain sebagai penghubung antara dua sisi ngarai, jembatan gantung ini juga dilengkapi dengan pengaman dinding yang terbuat dari anyaman kawat, sehingga pengunjung dapat merasa aman dan nyaman saat berjalan di atas jembatan ini. Dengan latar belakang pepohonan pinus merkusi yang indah, jembatan gantung ini juga merupakan obyek swa-photo yang populer di Suaka Alam Loji.

Tidak hanya sebagai tempat untuk menikmati pemandangan yang indah, jembatan gantung ini juga menjadi tempat yang cocok bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi berjalan di atas ketinggian dan menantang adrenalin mereka. Oleh karena itu, jembatan gantung ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para wisatawan yang berkunjung ke Suaka Alam Loji.

Aksesibilitas Suaka Alam Loji

Jika menggunakan mode transfortasi umum, dari terminal Baranang Siang, Bogor dapat menggunakan angkutan colt mini jurusan sukabumi dan jika dari sukasari dapat menaiki angkutan kota jurusan Cicurug (angkot 02) lalu berhenti di pasar Caringin, dan dilanjutakan dengan menggunakan trasfortasi motor (ojek) menuju Perkemahan Suaka Alam Loji.

Dan, jika menggunakan kendaraan pribadi dapat melewati TOL Jagorawi dan dilajutkan tol BOCIMI lalu keluar di gerbang pintu tol Caringin Cimande. Dari Pintu tol Caringin menuju Camp Saka ALam Loji memiliki jarak tempuh sekitar 8.1 km, melewati jalan raya sukabumi lalu belok kanan dipasar Caringin seterunya menuju Bumi Perkemahan Suaka Alam Loji.

Baca Juga :
Kawasan Pariwisata Alam Curug Panjang

Simpulan dan FAQ Wisata Alam Suaka Alam Loji

Sebagian besar area kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Bogor memiliki banyak bumi perkemahan yang tersebar di zona pemanfaatan dan zona penyangganya, baik yang dioperasikan langsung oleh Taman Nasional, Perum Perhutani, lembaga swasta, maupun masyarakat. Meskipun demikian, setiap camping ground memiliki identitas penciri yang unik dan berbeda dengan yang lainnya. Identitas penciri tersebut meliputi beberapa faktor, di antaranya adalah nuansa dan suasana yang khas karena berada dalam lingkungan hutan pegunungan bawah, element air berupa sungai dan air terjun, kekayaan biodiversitas, serta ceruk yang dibangun khusus untuk kepentingan pariwisata minat khusus.

Selain bumi perkemahan, obyek wisata alam Suaka Alam Loji juga memiliki identitas penciri yang khas yaitu sebagai tempat penangkaran burung elang. Burung elang yang ditangkarkan di Suaka Alam Loji tidak hanya dilepas kembali ke alam bebas, tetapi juga menjadi daya tarik untuk kepentingan pariwisata dan pendidikan/penelitian. Oleh karena itu, Suaka Alam Loji menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi dan dinikmati. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa keberadaan dan kelestarian suaka elang harus tetap dijaga dan diprioritaskan demi keberlangsungan hidup burung elang dan keberlangsungan ekosistem di sekitarnya.


FAQ

Q : Apa itu Wisata Alam Suaka Alam Loji?

A : Wisata Alam Suaka Alam Loji adalah kawasan konservasi yang menggabungkan wisata alam dan edukasi, yang terletak di Kampung Loji, Bogor, dengan daya tarik utama berupa penangkaran burung elang dan keindahan alam sekitar.

Q : Apa daya tarik utama dari Wisata Alam Suaka Alam Loji?

A : Daya tarik utama dari Suaka Alam Loji meliputi penangkaran burung elang, air terjun Curug Cibadak, jembatan gantung, serta suasana alam yang asri dan cocok untuk camping dan kegiatan outdoor lainnya.

Q : Di mana lokasi Wisata Alam Suaka Alam Loji?

A : Wisata Alam Suaka Alam Loji terletak di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Q : Apa yang membuat Highland Camp Curug Panjang berbeda dari tempat camping lainnya?

A : ighland Camp Curug Panjang memiliki keunikan dengan Taman Kunang-Kunang yang menawarkan wisata minat khusus serangga bercahaya, serta suasana camping yang nyaman dan pemandangan alam yang mempesona.

Q : Apa manfaat yang bisa didapatkan dari berkunjung ke Suaka Alam Loji?

A : Pengunjung dapat menikmati wisata alam yang menyegarkan, berinteraksi dengan burung elang yang dilindungi, serta menikmati kegiatan outdoor seperti trekking, camping, dan foto di jembatan gantung yang menantang adrenalin.

Q : Berapa harga tiket masuk ke Wisata Alam Suaka Alam Loji?

A : Harga tiket masuk ke Wisata Alam Suaka Alam Loji adalah Rp20.000 setiap orangnya .

Q : Apa yang bisa dilakukan di Suaka Elang Loji?

A : Di Suaka Elang Loji, pengunjung dapat melihat berbagai spesies burung elang, mengikuti program edukasi konservasi, serta menikmati pemandangan alam yang indah seperti air terjun dan hutan pinus.

Q : Bagaimana cara menuju Suaka Alam Loji?

A : Suaka Alam Loji dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi melalui tol Jagorawi dan BOCIMI, atau dengan menggunakan transportasi umum hingga pasar Caringin, dilanjutkan dengan ojek menuju lokasi.

Q : Apakah ada fasilitas camping di Suaka Alam Loji?

A : Ya, Suaka Alam Loji menyediakan area camping yang dapat digunakan untuk kegiatan berkemah, dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti toilet umum dan mushola.

Q : Bagaimana cara melakukan reservasi untuk berkunjung ke Highland Camp dan Suaka Alam Loji?

A : Untuk melakukan reservasi, Anda dapat menghubungi hotline kami di +62 811-1200-996 atau +62 811-140-996.


Home » Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Suaka Elang Loji Camping Ground by Ade Zaenal Mutaqin is licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International

This entry was tagged in suaka alam loji and loji suaka elang, loji bogor, suaka elang loji bogor, penangkaran elang loji, bumi perkemahan suaka elang, loji suaka elang bogor, penangkaran elang, wisata loji, kandang elang, wisata cigombong, curug cibadak, bumi perkemahan suaka elang, backpacker ke suaka elang loji, suaka margasatwa, wisata loji bogor, harga tiket suaka elang 2020, loji suaka elang preman, rute ke suaka elang loji, harga tiket masuk suaka elang loji, tempat camping di sukabumi.

The post Suaka Elang Loji Camping Ground | Review Bumi Perkemahan di Bogor Jawa Barat appeared first on Highland Camp.

]]>