Camping Ground di Sukabumi dan Wisata Alam Pegunungan

Tempat berkemah di Sukabumi dalam nuansa alam pegunungan dan hutan terbagi pada dua zona kawasan, sebagian lokasinya berada di kaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, di punggungan barat daya Gunung Pangrango dan punggungan tenggara gunung Gede, dan sebagiannya lagi berada punggungan selatan Gunung Salak, di timur laut Tanam Nasional Gunung Halimun Salak.

Kekayaan fisik bumi, vegetasi dan satwa yang mendiami punggungan gunung salak, gunung Gede dan gunung Pangrango serta zona-zona penyangganya memiliki potensi dan daya tarik bagi masyarakat untuk berkemah dan melakukan beragam aktivitas wisata minat khusus, selain keadaan lingkungan yang sejuk nan asri, dan keterjangkauan lokasi (aksebilitas) yang mudah di akses dari Jakarta ataupun Bogor, kendatipun banyak titik-titik kemacetan di sepanjang jalan raya sukabumi / Jl. Mayjen HE Sukma dari arah Ciawi maupun sebaliknya.

Secara umum, sebagian besar karakter lingkungan, nuansa dan suasana berkemah yang terbentuk oleh lingkungan pegunungan dan hutan pada tempat perkemahan yang berada di Sukabumi, memiliki kesamaan suasana maupun karakter alam dengan Highland camp Curug Panjang / Miniatur Halimun yang terletak di punggungan barat gunung Paseban, Megamendung, Bogor.

Highland camp terbentuk dari keindahan lanskap buatan yang memperlihatkan pola keteraturan sebuah tempat berkemah yang hadir diantara pesona hutan pegunungan dan elemen air. Bumi perkemahan yang berada dipunggungan barat gunung Paseban Megamendung ini didesain untuk kegiatan camping keluarga, outing dan gathering berbalut petualangan.

H o t l i n e

+62 819-1005-4000

Whatsapp

Tempat camping di Sukabumi

Tempat berkemah yang berada di punggungan selatan Gunung Salak, yaitu 1. Cidahu Camping Ground; 2. Batu Tapak Camping Ground; 3. Camp Bravo Cidahu; 4. Agathis Camp Cidahu; 5. Parigi Camp Ground, dan adapun  Citarik River Camp / Soul Camp berada di arah tenggara pegunungan Halimiun, dan lainnya. Sementara itu bumi perkemahan yang berada di kaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, di punggungan barat daya Gunung Pangrango dan punggungan tenggara gunung Gede antara lain 1. Tanakita Camping Ground; 2. Situgunung Camping Ground; 3. Pondok Halimun Camping Ground; 4. Bagedor Camping Ground; 5. Calliandra camping Ground; 6. Rumamera Camping Ground, dan lainnya.

Pondok Halimun Camping Ground Sukabumi

Pondok Halimun camping ground berada di Sundajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, lokasinya berada dalam kawasan wisata alam Salabintana dengan kesegaran udara khas pegunungan, pada ketinggian 1000 Mdpl. Tempat berkemah Pondok Halimun Sukabumi, campground nya dilintasi oleh sungai Cipelang yang cukup jernih. Dan, terdapat beberapa tempat berkemah lainnya seperti Bumi Lentera Camp dan camping ground Salabintana. Di Pondok Halimun terdapat beberapa penginapan alternatif untuk tempat menginap selain membuka tenda di bumi perkemahan yang dapat menampung +50 tenda ini.

Disekitar bumi perkemahan terdapat obyek dengan daya tarik wisata air terjun curug Cibeurem yang airnya berasal dari sungai Cipelang, Curug Cibeurem merupakan curug tertinggi di kawasan TNGGP (sekitar 60 m); Terletak pada ketinggian 1.200 m dpl. Untuk mencapai air terjun ini telah disediakan jalur setapak yang diperkeras dengan batu ke arah Utara Pondok Halimun / Cipelang. Dari Pondok Halimun, air terjun curug Cibeurem dapat di tempuh dengan berjalan kaki sekitar 1 jam atau setara dengan 2,5 km.

Lokasi Pondok Halimun tidak begitu jauh dari pintu masuk Selabintana, tempat berkemah ini memiliki luas kurang lebih 3 ha dengan kapasitas tampung kurang lebih 550 orang (100 tenda) yang menyebar di 3 lokasi, yaitu1)Bersumber dari Leaflet Wisata Sukabumi yang dikeluarkan oleh Balai besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango :

LOKASI 1: Berada di sekitar kantor pengelola dan informasi centre dengan luas 0,25 ha dan berkapasitas 200 orang. Fasilitas yang tersedia berupa musholla, gazebo, MCK, ruang diskusi dan pos jaga. Lokasi ini sangat cocok untuk kegiatan kemah keluarga, kemah pramuka dan kemah pendidikan.

LOKASI 2: Berjarak 250 m dari information centre dengan luas 0,15 ha, dan berkapasitas 150 orang. Fasilitas yang tersedia berupa shelter dan MCK. Lokasi ini berdekatan dengan bumi perkemahan Cipelang milik Perum Perhutani.

LOKASI 3: Berjarak 850 m dari information centre. Fasilitas yang tersedia berupa jalan trail batu, shelter, gazebo, MCK, pos jaga dan tempat api unggun. Bumi perkemahan ini cocok untuk berkemah sambil melaksanakan pendidikan lingkungan.

Tanakita Camping Ground Sukabumi

Tanakita Camping ground berada di Jl. Kadudampit, Gede Pangrango, Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan area berkemah dengan mengambil jenre Glamping atau glamorous camping di Situgunung dengan Rakata Adventure sebagai operatornya. Tempat berkemah di area seluas 2 hektar ini terletak di depan Taman Nasional Gede Pangrango, pada ketinggian 1.100 mdpl.

Beberapa aktivitas dapat dilakukan ketika berkemah ala glamping di Tanakita Camping Ground Sukabumi seperti treking hutan, Api unggun dan berbeque pada malam hari, mengamati binatang malam seperti kunang-kunang, menikmati pagi di situ gunung dan lainnya.

Situ Gunung Camping Ground Sukabumi

Camping ground Situ Gunung berada dalam kawasan Situgunung Park, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kec. Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kawasan Wisata Alam Situgunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Situ Gunung salah satu pintu masuk wisata Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) yang secara kewilayahan merupakan wilayah kerja Resort PTN Situgunung, Seksi PTN Wilayah IV Situgunung, Bidang PTN Wilayah II Sukabumi.

Terdapat 4 camping ground untuk berkemah, yaitu Harendong, Tepus atau Arben Camping ground, Bagedor, Bungbuay atau calliandra Camping Ground dengan alam sebagai daya tarik utama nya. Pengunjung boleh membawa tenda sendiri atau menyewa dari penyewaan tenda sekitar ketika berkemah di keempat perkemahan yang berada dalam kawasan Wisata Alam Situ Gunung Sukabumi ini.

Bumi perkemahan Situgunung terletak disebelah Utara Kota Cisaat. Sejuk dinaungi pohon-pohon damar ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas antara lain MCK, Pos Informasi, tempat parkir, ruang diskusi, mushola pos jaga, shelter dan tempat upacara. Bumi perkemahan seluas 3 ha ini mempunyai kapasitas sekitar 500 pekemping.

Cidahu Camping Ground Sukabumi

Wilayah Cidahu dikenal sebagai salah satu jalur para pendaki untuk menuju puncak Gunung Salak dan untuk menuju ke Kawah Ratu yang berjarak 5,7 kilometer dari pintu masuk Taman Nasional Halimun Salak. Di Jl. Raya Cidahu, Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terdapat tempat berkemah “Cidahu Camping Ground”, lokasinya camping ground yang cukup luas dengan kontur berundak ini berada di antara rimbunan damar. Camping Ground Cidahu Sukabumi berada dalam komplek Resort Kawah Ratu Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Disekitar Camping Ground Cidahu terdapat curug undak dua, berada di perbukitan Cangkuang di sisi selatan Gunung Salak. Dari pintu masuk Taman Nasional Halimun Salak, berjarak sekitar 1 kilometer dengan keterjangkauan (aksesibilitas) yang hanya bisa dilewati dengan cara berjalan kaki di jalanan setapak yang berbatu dengan medan menanjak dan menurun.

Camping Ground Batutapak Sukabumi

Camping ground Batu Tapak berada di kaki Gunung Salak bagian selatan pada ketinggian 900 mdpl, terletak di Jl.Raya Cangkuang Km.12 Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Berada di kaki punggungan selatan gunung Salak, Taman Nasional Halimun Salak. Di sekitar camping ground terdapat air terjun cangkuang yang dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dengan treking melewati hutan.

Dari camping Ground Batu Tapak Sukabumi dapat menuju Kawah Ratu Gunung Salak, dengan berjalan kaki sekitar 5,7 kilometer atau dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan. Tidak jauh dari bumi perkemahan Batu Tapak, berada Cidahu Camping Ground.

Baca Juga :
Tempat camping di Puncak dan Wisata Alam pegunungan Puncak

Tempat wisata alam di Sukabumi

Wisata alam pegunungan di Sukabumi terbentang di kaki punggungan barat daya sampai ke belahan timur Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan zona-zona penyangganya, dan dibagian timur gunung Salak dan pegunungan halimun membentang sampai ke bagian baratnya. objek wisata alam pegunungan memiliki berbagai macam daya tarik wisata seperti pemandangan yang indah, kekayaan fisik bumi, dan keaneka ragaman hayati. Sampai,  meliputi objek wisata budaya dengan nilai sejarah yang kuat yang dimiliki oleh masyarkat yang bermukim disekitar pegunungan, seperti komunitas masyarakat adat kasepuhan Ciptagelar.

Salah satu daya tarik wisata pegunungan di Sukabumi dalam balutan wisata budaya adalah komunitas masyarakat adat kasepuhan Ciptagelar yang berada Desa Sirnaresmi, Kacamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Pusat Kasepuhan Adat Ciptagelar berada di Dusun Sukamulya Kampung Cikarancang di pedalaman hutan yang termasuk wilayah yang dikelola Perum Perhutani dan Taman Nasional Gunung Halimum-Salak2)Ki Ugis Suganda; KOMUNITAS MASYARAKAT ADAT KASEPUHAN CIPTAGELAR ; Membangun Posisi Tawar Hak Atas Hutan Adat. Wisata di Kasepuhan Ciptagelar memadukan antara pesona budaya masa lampau yang berbalut dengan keindahan alam pegunungan.

Situ Gunung, tempat wisata di sukabumi yang dalam keindahan gunung Pangrango

Salah satu daerah wisata di Sukabumi yang berada pada kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango adalah Wisata Alam Situ Gunung. Daerah wisata ini memiliki obyek daya tarik wisata yang cukup tinggi baik flora, fauna, bentang alam, maupun program wisata yang ditawarkan. Pelaksanaan wisata alam ini telah menjadi salah satu bentuk kegiatan di zona pemanfaatan intensif Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Situ Gunung dikelola dua lembaga utama yakni Perum Perhutani dan Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Beberapa destinasi alam maupun buatan yang berada di situ gunung untuk kepentingan wisata adalah :

Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi

Jembatan gantung yang membentang sepanjang 243 meter, dengan lebar 1,8 meter, dan ketinggian 121 meter di atas permukaan tanah merupakan jembatan terpanjang, yang berada di tengah hutan, di Asia Tenggara. Jembatan ini berlokasi di Taman Wisata Alam Situ Gunung, Sukabumi – Jawa Barat, merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Curug Sawer Situ Gunung Sukabumi

Curug dalam padanan bahasa sunda yang berarti air terjun, Curug Sawer di Situ Gunung memiliki ketinggian terjunan air setinggi 35 meter. Air terjun ini dapat ditempuh dengan menelusuri hutan Situ Gunung yang berjarak sekitar 1,7 kilometer dari pintu masuk, dan jika melewati Jembatan Gantung maka jarak perjalanan akan terpangkas sekitar 500 meter.

Air Terjun Cimanaracun Situ Gunung Sukabumi

Terletak di pinggiran Danau Situgunung, pada ketinggian tempat sekitar 900 m dpl. Meskipun air terjun ini relative kecil (tinggi air terjun sekitar 15 m). Air terjun ini merupakan sumber air bagi danau Situgunung yang banyak dimanfaatakan masyarakat di bagian hilirnya sebagai sumber air yang tak pernah kering..

Danau Situ Gunung Sukabumi

Danau Situ Gunung memiliki luas perairan sekitar 10 ha yang dikelilingi pepohonan pinus yang berada dilerengan gunung Pangrango, di ketinggian 850 mdpl, berada dikawasan wisata situ Gunung Sukabumi yang memiliki luas sekitar 120 ha. Aktivitas wisata yang dapat dilakukan di danau Situgung ini adalah berperahu / getek / perahu rakit dengan berkeliling danau yang jernih sambil menikmati hutan pegunungan disekitar danau. aktivitas lainnya adalah memancing dan treking berkeliling danau.

Citarik Sukabumi ; Tempat wisata berbasis olahraga arus deras 

Desa Citarik dikenal sebagai Kegiatan pariwisata berbasis olahraga arus deras atau yang dikenal dengan rafting / arung jeram yang dilakukan di sungai Citarik. Citarik adalah salah satu desa di Kecamatan Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, terletak kurang lebih 6 km di sebelah timur Kota Palabuhanratu, ibu kota kecamatan. Selaian olahraga arus deras, Citarik sedang mengembangkan wisata Situ Kubang, Curug Dulang dengan tujuh air terjun, Bukit Manunggal seluas, dan Goa Repagan yang menjadi situs peninggalan sejarah leluhur desa Citarik.

Di sepanjang pengarungan di sungai Citarik yang berjarak +17 KM atau memakan waktu tempuh sekitar 4 jam, dengan titik mulai di Desa Cigelong dan berakhir di Desa Citangkolo atau Desa Cikadu, wisatawan akan di suguhan pemandangan hijau yang menyejukan mata selain air yang jernih dan segar nan menyegarkan.

Kampung Adat Ciptagelar ; Tempat wisata budaya dalam balutan pegunungan Halimun

Komunitas Adat Kasepuhan Ciptagelar terkonsentrasi di Kampung Cikarancang, Dusun Sukamulya. Semenentara itu, pusat Kasepuhan Adat Ciptagelar berada di pedalaman hutan (enclave) yang termasuk wilayah kelola Perum Perhutani dan Taman Nasional Gunung Halimum-Salak. Kondisi alam tempat bermukimnya komunitas adat kasepuhan Ciptagelar berbukit-bukit, berada pada ketinggian antara 800 – 1200 mdpl.

Menurut cerita secara lisan, Komunitas kasepuhan telah berada digugusan pegunungan Halimun sejak 1368. Nenek moyang orang Kasepuhan berasal dari kerajaan pajajaran dengan Raja terakhir pada masa Penaklukan oleh Sultan Maulana Yusuf dari Banten adalah Prabu Suryakancana, yang dikenal dengan nama Prabu Pucuk Umun. Sistem kepercayaan utama orang Kasepuhan adalah Sunda Wiwitan. Saat ini, Kasepuhan dipengaruhi oleh Islam namun keyakinan animisme dan tradisi Sunda wiwitan masih tetap menjadi perilaku kehidupan sehari-hari yang sama seperti nenek moyangnya dimana mereka telah menggabungkan beberapa kepercayaan animisme, dinamisme dan agama dalam tradisi dan menjadi kesatuan perilaku hidup dalam kesehariannya.

Kampung adat Ciptagelar merupakan salah satu obyek daya tarik wisata di Sukabumi yang memadukan antara kearifan lokal sebuah komunitas masyarakat adat dengan pesona keindahan alam pegunungan Halimun.

Taman Salabintana Sukabumi ;  Taman wisata yang ada sejak jaman Kolonial

Taman Rekreasi Selabintana yang lokasinya berada di kaki Gunung Gede, merupakan komplek peristirahatan dengan konsep menyatu dengan alam yang sudah ada sudah ada sejak zaman Belanda, hal ini dapat terlihat dari jejak sejarah peninggalan Belanda. Konon sejarahnya, taman rekreasi ini ditemukan oleh seorang pengusaha Belanda sebagai tempat rekreasi outdoor dimana para wisatawan dapat duduk bersantai sambil melakukan aktivitas piknik.

Baca Juga :
Camping Ground di Bogor dan Tempat Wisata Bernuansa Pegunungan

Highland Camp; tempat berkemah dan wisata alam pegunungan gunung Paseban Megamendung yang bertaburkan air terjun

Highland camp curug panjang merupakan tempat camping di Megamendung dalam nuansa pegunungan dan hutan yang disekitarnya terdapat banyak air terjun, keindahan bentang alam, kekayaan biodiversity, dan lainnya. Ini, sama halnya dengan obyek daya tarik wisata alam (terutama untuk wisata berkemah) yang menyebar di Sukabumi, yang berada di punggungan gunung Gede, Gunung Salak dan Gunung Pangrango, seperti Pondok Halimun Camping Ground, Tanakita Camping Ground, Situ Gunung Camping Ground, Cidahu Camping Ground, dan Camping Ground Batutapak Sukabumi, dan lainnya.

Catatan kaki   [ + ]

1.Bersumber dari Leaflet Wisata Sukabumi yang dikeluarkan oleh Balai besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
2.Ki Ugis Suganda; KOMUNITAS MASYARAKAT ADAT KASEPUHAN CIPTAGELAR ; Membangun Posisi Tawar Hak Atas Hutan Adat