Zona Halimun

puncak halimun camp bogor

Zona Halimun adalah kawasan strategis dalam Highland Camp Curug Panjang yang mengambil inspirasi dari atmosfer hutan hujan tropis Gunung Halimun di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Berada di punggungan barat Gunung Paseban, zona ini memiliki lanskap khas hutan submontana yang dipenuhi kabut, rindangnya tegakan pinus, dan aliran sungai alami yang menyatu dengan kontur tanah berumput hijau. Dirancang untuk mendukung kegiatan camping, gathering, outing, dan outbound berskala kecil hingga besar, zona ini terbagi ke dalam tiga bloksite utama yang mampu menampung hingga 84 peserta. Fasilitasnya mencakup kombinasi antara daya dukung ekologis alami dan infrastruktur buatan seperti toilet, mushola, fire pit, mess karyawan, serta jalur akses yang menghubungkan zona ini dengan zona Situhyang dan Nirmala.

Di pusat zona, terdapat Lapang Halimun atau Lapang Besar sebagai lokasi utama perkemahan dengan kapasitas 15 tenda dome. Tersedia juga bloksite selasar dan tangga A-B sebagai pelengkap. Fasilitas sanitasi dengan sembilan ruang mandi, mushola, kran air pegunungan, dan penerangan listrik menjadikan pengalaman berkemah lebih nyaman. Dengan desain berbasis konservasi alam dan kenyamanan, Zona Halimun menjadi spot ideal bagi kegiatan wisata minat khusus ketika berkemah di Highland Camp


Whatsapp


Halimun merujuk pada sebuah gunung yang memiliki ketinggian 1.929 meter di atas permukaan laut (mdpl), terletak dalam wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Istilah ini juga mengacu pada gugusan hutan hujan dataran rendah yang masih terjaga keasriannya, membentang di bagian barat Pulau Jawa. Secara etimologis, kata Halimun dalam bahasa Sunda berarti “kabut”, merujuk pada fenomena alam yang lazim menyelimuti kawasan tersebut.

Nama Zona Halimun diambil dari karakteristik geografis kawasan bumi perkemahan yang berada di punggungan barat Gunung Paseban, di Highland Camp Curug Panjang. Kawasan ini sering tertutup oleh kabut, menciptakan suasana hening dan magis yang menyerupai atmosfer alami kawasan TNGHS. Penamaan ini juga merupakan upaya pengelola dalam menghadirkan sensasi berkemah khas Taman Nasional Halimun di kawasan Highland Camp Curug Panjang.

Zona Halimun merupakan area perkemahan dalam lanskap hutan pegunungan bawah (submontana) di kawasan Highland Camp, dirancang untuk mendukung kegiatan gathering perusahaan, outing kantor, serta camping keluarga, dengan muatan aktivitas wisata minat khusus.

Zona Halimun terdiri atas tiga bloksite utama yang dapat digunakan untuk mendirikan tenda sekaligus sebagai lapangan kegiatan saat event berlangsung, yaitu:

  • Bloksite Lapang / Lapang Besar (Capacity : 15 Tenda)
  • Bloksite Publik Area atau Selasar (Capacity : 3 Tenda)
  • Bloksite tangga yang memiliki 2 cluster yaitu tangga A dan B (Capacity : 3 Tenda)

Secara keseluruhan, zona ini memiliki kapasitas tampung hingga 84 orang peserta.

Dalam konteks event skala besar, Puncak Halimun Campsite kerap difungsikan sebagai pusat kegiatan atau area aktivitas bersama, sementara tenda-tenda peserta didirikan di campsite Situhyang (di barat daya) dan campsite Nirmala (di sebelah timur). Dengan pengaturan seperti ini, kawasan Highland Camp dapat menampung hingga 340 peserta dalam satu rangkaian kegiatan gathering perusahaan atau outing kantor.

Fasilitas Zona Halimun

Zona Halimun memiliki dua kategori fasilitas utama yang saling melengkapi, yaitu fasilitas alami yang disediakan langsung oleh lingkungan hutan pegunungan bawah, serta fasilitas buatan yang dirancang untuk menunjang kenyamanan dan fungsionalitas kegiatan berkemah di kawasan Highland Camp Curug Panjang, Bogor.

Fasilitas Alam

Fasilitas alam merupakan daya dukung ekologis yang secara alami hadir di kawasan Campsite Halimun. Elemen-elemen ini mencakup:

  • Lapangan yang terpelihara dengan baik, ditumbuhi hamparan rumput hijau yang rapi dan tertata apik, menciptakan suasana asri dan nyaman bagi berbagai aktivitas luar ruang.
  • Aliran sungai alami yang berada di sebelah barat laut dan di tenggara zona Halimun, yang memberikan kesejukan dan suara gemericik sebagai latar alami kegiatan.
  • Pepohonan pinus dan vegetasi khas hutan submontana, yang menciptakan naungan alami serta mendukung kenyamanan termal kawasan.
  • Satwa liar, seperti burung dan lainnya yang menandai kelestarian ekosistem lokal.

Fasilitas alam ini bukan hanya memperkaya pengalaman berkemah, tetapi juga menghadirkan suasana ekologis yang utuh dan harmonis, selaras dengan prinsip wisata alam berbasis konservasi.

Fasilitas Buatan

Fasilitas buatan merupakan infrastruktur dan perlengkapan yang disiapkan untuk mendukung kenyamanan dan kebutuhan dasar para pekemping selama berada di Campsite Halimun. Fasilitas ini meliputi:

Campsite (Lapangan Berkemah)
Merupakan area utama untuk mendirikan tenda. Campsite Halimun memiliki kapasitas hingga 21 unit tenda dome tipe Charlie, dengan daya tampung total sebanyak 42 orang apabila setiap tenda diisi oleh empat set kasur. Di zona Halimun terdapat tiga Bloksite Lapang / Lapang Besar (Capacity : 15 Tenda) Bloksite Publik Area atau Selasar (Capacity : 3 Tenda) Bloksite tangga yang memiliki 2 cluster yaitu tangga A dan B (Capacity : 3 Tenda)

Toilet / Kamar Mandi
Terdapat satu unit bangunan sanitasi yang dilengkapi dengan 9 ruang mandi/toilet, masing-masing berukuran 2 x 1,5 meter. Fasilitas ini dilengkapi dengan pilihan toilet jongkok maupun toilet duduk untuk kenyamanan pengguna. Jika dari lapangan besar Halimun toilet hanya berjarak beberapa meter, sebatas menuruni tangga sebanyak 3-5 anak tangga. 

Mushola
Sebuah ruang ibadah tersedia di sisi barat laut bangunan kamar mandi, untuk memenuhi kebutuhan spiritual para pengunjung.

Kucuran / Keran Air
Tersedia 5 unit kran air pegunungan, berlokasi di sisi timur laut lapangan Halimun. Fasilitas ini digunakan untuk minum, memasak, mencuci, dan kebutuhan harian lainnya.

Perlengkapan Listrik dan Penerangan
Sistem kelistrikan mencakup standing lamp, colokan listrik (steker), dan instalasi kelistrikan darurat yang ditempatkan di titik-titik strategis sekitar tenda.

Tempat Duduk
Disediakan tempat duduk dari gelondongan kayu pinus yang disusun mengelilingi area perapian, menciptakan ruang interaksi yang hangat dan alami.

Perapian (Fire Pit)
Terdapat satu area khusus untuk api unggun dan barbeque, yang dibangun dari susunan batu berbentuk kotak. Area ini menjadi titik sentral untuk kegiatan malam hari, seperti sharing session, pertunjukan, atau sekadar bersantai.

Gudang
Gudang tersebut terletak di sisi tenggara bangunan kamar mandi, menjadi bagian dari struktur penunjang logistik yang strategis dalam kawasan campsite.

Tangga
Terdapat tiga jalur tangga yang terbuat dari susunan batu bata merah, masing-masing menghubungkan area strategis di sekitarnya: satu tangga menuju Zona Situhyang di sebelah barat, satu tangga mengarah ke Zona Nirmala di timur laut, dan satu lagi menjadi akses menuju fasilitas toilet pria dan wanita.

Mess Karyawan
Di sebelah tenggara, tersembunyi di balik lebatnya vegetasi hutan, terdapat mess karyawan yang dirancang secara tersembunyi untuk menjaga keamanan kawasan campsite. Keberadaannya tidak mencolok dan tidak mengganggu, sehingga para pekemping tetap merasa aman tanpa merasa diawasi secara langsung.

Aksesibilitas dan Area Parkir di Halimun Campsite

Halimun Campsite memiliki dua titik lokasi area parkir yang berada di sisi barat laut (gate-1) dan timur laut (gate-2) zona Halimun, bersebelahan langsung dengan Jalan Curug Panjang dan aliran sungai. Kedua area parkir ini dirancang dengan permukaan berbatu belah yang tertata, memungkinkan tumbuhnya rumput alami di sela-selanya, sehingga memberikan kesan alami namun tetap fungsional. Kapasitas maksimum parkir di kawasan ini dapat menampung hingga 30 unit kendaraan roda empat.

Selepas meninggalkan area parkir utama Highland Camp yang berpermukaan batu belah dan dikelilingi vegetasi riparian, pengunjung diarahkan menapaki jalur setapak ke arah tenggara. Jalur ini menyusuri kontur lembah kecil yang alami, mengantar langkah ke sebuah jembatan bambu yang membentang di atas aliran anak sungai yang jernih dan beriak lembut menuju zona situhyang yang berada di tenggara lapangan parkir. Jembatan ini bukan sekadar penghubung fungsional, melainkan bagian dari ritual transisi ekologis, dari dunia luar menuju lanskap hutan yang lebih dalam.

Suara gemericik air bersatu dengan aroma tanah basah, menyatu dalam harmoni yang menyapa indra secara halus. Bilah-bilah bambu yang ditata kokoh namun tetap menyisakan kesan alami, menghadirkan sensasi petualangan ringan yang mengawali perjalanan. Di ujung jembatan, tampak kanopi pohon afrika (Vernonia amygdalina) yang menyambut dengan teduh, pintu masuk menuju Zona Situhyang.

Melangkah lebih jauh, arah perjalanan berbelok ke timur laut, menuju anak tangga dari batu bata merah yang tertata rapi dan menyatu dengan struktur alam sekitarnya. Tangga ini menjadi semacam ambang gerbang ekologis menuju Zona Halimun, yang terletak pada ketinggian lebih tinggi dalam topografi kawasan. Suasana berubah seiring ketinggian: udara menjadi sejuk dan kaya kelembaban, sementara cahaya matahari menyelinap di antara tegakan pinus dan dedaunan, menari di atas permukaan tanah yang berumput hijau.

Setibanya di Zona Halimun, pengunjung disuguhi hamparan padang rumput alami yang luas, bersih, dan tertata. Rumput hijau tumbuh merata, memberikan ruang terbuka yang ideal untuk berbagai kegiatan perkemahan. Tegakan pinus merkusii yang menjulang menjadi batas alami sekaligus pembingkai panorama, memperkuat karakteristik ekosistem hutan pegunungan bawah (submontana forest) yang mendominasi kawasan ini. Kabut tipis yang melayang perlahan serta desiran angin dari arah barat memperkaya dimensi atmosferik tempat ini, menjadikannya tempat pelarian yang sunyi dan sejuk dari hiruk-pikuk kehidupan kota.

Di sisi timur lapangan Halimun, terdapat anak tangga kedua, juga dari bata merah, yang mengarah naik ke Zona Nirmala, sebuah dataran tersembunyi di balik vegetasi yang kian rapat. Jalur menuju ke sana bukan sekadar peralihan spasial, melainkan pengalaman sublim transisi ekologis yang lebih dalam. Semakin tinggi melangkah, semakin hening suasana yang menyelimuti. Kelembaban meningkat, vegetasi mengental, dan interaksi langsung dengan alam menjadi lebih intim. Tangga yang mengarah ke zona Nirmala itulah menjadi batas akhir zona Halimun.

Secara keseluruhan, lintasan dari area parkir Gate 1 hingga Zona Nirmala merupakan perjalanan singkat berdurasi 2–3 menit berjalan kaki santai, jarak tempuh ini akan sedikit berbeda ketika mulai berjalan dari gate-1 pintu family yaitu berdurasi sekitar 2-4 menit.

Perjalanan menuju Zona halimun dimulai dengan memasuki Gate-2, yang dikenal dengan nama Gerbang Keluarga. Di sini, pengunjung disambut oleh sebuah papan bertuliskan “Highland Camp Pintu Family,” yang menandai awal dari jalur petualangan yang menyatu dengan alam. Dari pintu masuk, jalan setapak berbatu yang tertata rapi mengarahkan langkah Anda, dikelilingi oleh pepohonan pinus yang menjulang tinggi, menciptakan suasana yang menenangkan dan alami.

Anak Tangga Batu berikutnya membawa Anda menuruni tangga yang lembap oleh embun pagi, di mana setiap langkah semakin mendekatkan Anda pada Jembatan Rawayan Pertama. Tangga batu ini terasa sejuk di bawah kaki, mengantarkan Anda ke sebuah jembatan gantung tradisional yang melintasi aliran sungai kecil yang jernih. Jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung fisik antara area pintu masuk dan Zona Ciputri, tetapi juga sebagai simbol transisi ke dalam ekosistem yang lebih mendalam, di mana keheningan alam mulai menyelimuti perjalanan.

Setelah menyeberangi Jembatan Rawayan Pertama, Anda memasuki Zona Ciputri, sebuah area perkemahan yang terletak di tengah hutan pinus yang lebat dan dikelilingi oleh aliran sungai yang menambah kesan alami. Di Zona Ciputri, terdapat Camp Information Center (CIC), pusat informasi yang memberikan orientasi mengenai kegiatan berkemah, serta menyediakan fasilitas bagi pengunjung yang membutuhkan panduan lebih lanjut tentang lingkungan sekitar dan aktivitas yang dapat dilakukan di kawasan tersebut.

Dari CIC, perjalanan berlanjut ke arah tenggara, menuruni anak tangga menurun yang mengarah menuju Jembatan Rawayan Kedua, sebuah jembatan gantung tradisional yang berfungsi sebagai pembatas alami antara Zona Ciputri dan Zona Nirmala. Jembatan Rawayan Kedua ini melintasi aliran sungai yang kembali memisahkan dua zona tersebut, memberikan pengalaman transisi yang menyatu dengan suara alam sekitar.

Setelah menyeberangi jembatan ini, pengunjung akhirnya memasuki Zona Nirmala, sebuah lapangan terbuka yang terasa sejuk dan sunyi, dikelilingi oleh hutan pegunungan yang rimbun dan aliran sungai yang terus mengalir dengan tenang. Di Zona Nirmala, pengunjung dapat merasakan kedamaian dan ketenangan yang lebih mendalam, serta menikmati pemandangan alam yang memanjakan mata dan menenangkan pikiran. Zona ini merupakan tempat yang sempurna untuk kegiatan gathering, outing, dan outbound dalam nuansa alam yang masih terjaga keasriannya.

Dari Zona Nirmala, tepatnya di Blok Plamboyan, perjalanan Anda akan berlanjut menuju batas ujung Zona Nirmala, di mana keindahan alam semakin terasa memikat. Di sana, terdapat tangga yang menurun ke arah bawah, membawa pengunjung menuju Halimun Lapangan Besar, sebuah area yang lebih luas dan terbuka, yang menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan.

Sepanjang Blok Plamboyan di sebelah barat laut, mengalir sungai yang jernih, menambah kesejukan udara dan memberikan latar belakang suara alam yang menenangkan. Sungai ini menjadi elemen penting dalam menyatu padukan lingkungan sekitar, memberikan kesan alami yang tidak terbantahkan. Di sisi sungai, Anda akan menemukan Blokside Kendeng, yang menawarkan pemandangan berbeda dan menambah dimensi perjalanan Anda melalui kawasan ini.

Cluster di Zona Halimun

Zona Halimun merupakan salah satu kawasan strategis dalam sistem zonasi Highland Camp Curug Panjang, yang dirancang secara fungsional untuk kegiatan camping, gathering, outing, dan outbound. Zona ini memiliki tiga bloksite utama yang tidak hanya berfungsi sebagai area pendirian tenda, tetapi juga sebagai lapangan aktivitas yang digunakan saat kegiatan berlangsung.

Bloksite Lapang Halimun atau Lapang Besar

Bloksite Lapang Halimun atau Lapang Besar ini merupakan area utama dan terluas di Zona Halimun. Dengan kapasitas maksimal hingga 15 unit tenda Dome Charlie, lapangan ini dapat menampung hingga 60 peserta, apabila setiap tenda diisi oleh 4 orang. Lapangan ini dikelilingi oleh tegakan pinus yang menjulang dan berada di jantung lanskap Halimun, menjadikannya area ideal untuk acara besar atau kegiatan terpusat seperti apel pagi, ice breaking, dan games skala besar.

Bloksite Lapang Halimun, yang kerap disebut Lapang Besar, merupakan jantung dari zona Halimun di Highland Camp Curug Panjang. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai titik konsentrasi kegiatan utama, tetapi juga sebagai ruang komunal yang terintegrasi secara alami dengan infrastruktur dan elemen ekologis di sekitarnya.

Orientasi Ruang dan Elemen Sekitarnya:

Sebelah Barat Daya:

Pada sisi ini berdiri sejumlah fasilitas penting penunjang kegiatan berkemah, yaitu toilet, area publik, dan mushala. Tidak jauh dari titik ini pula terdapat tangga batu yang menghubungkan langsung ke Bloksite Situhyang, menjadikannya jalur strategis bagi pergerakan peserta antar-zona.

Sebelah Tenggara:

Terdapat aliran sungai alami yang mengalir tenang, memberikan elemen suara dan kesejukan yang khas dari hutan pegunungan bawah. Di balik vegetasi hutan yang rapat, berdiri mess karyawan yang tersembunyi secara visual. Keberadaan mess ini dirancang agar tidak mengganggu kenyamanan pekemping, namun tetap menjamin keamanan dan kesiapsiagaan operasional kamp.

Sebelah Timur Laut:

Di sisi ini terdapat kran air yang menjadi sumber utama air bersih bagi kebutuhan sanitasi dan konsumsi pekemping. Kran ini berada di area berundak yang lebih tinggi, yang secara spasial merupakan bagian dari Bloksite Nangka di Zona Ciputri, sehingga memberikan kesan keterhubungan antar zona dalam lanskap bertingkat.

Sebelah Barat Laut:

Mengarah ke sisi ini, kontur tanah menurun drastis membentuk tebing curam yang cukup dalam. Di dasar tebing tersebut, aliran sungai membentang sebagai batas alami yang memperkuat karakter geologis kawasan. Tebing ini menjadi buffer alami yang menambah dimensi keamanan sekaligus keindahan visual lanskap.

Bloksite Publik Area atau Selasar

Bloksite Selasar merupakan salah satu elemen fungsional dalam tata ruang Zona Halimun di Highland Camp, yang berfungsi sebagai ruang publik terbuka dengan nilai strategis tinggi. Terletak di sisi barat daya lapangan besar yang lebih terbuka, bloksite ini memiliki kapasitas tampung hingga 3 unit tenda, atau setara dengan 12 peserta, meskipun secara kebijakan internal, penempatan tenda di area ini tidak dianjurkan karena statusnya sebagai zona transit dan publik.

Karakteristik Ruang dan Vegetasi:

Bloksite ini ditandai oleh vegetasi pohon-pohon besar yang tumbuh rapat, seperti pohon nangka, pohon mangga, serta jenis pepohonan hutan lainnya, yang menciptakan suasana rindang dan teduh. Kepadatan tajuk vegetasi di area ini menghadirkan kesan sejuk dan tertutup, sekaligus menjadi pelindung alami dari sinar matahari langsung, menjadikannya tempat ideal untuk istirahat tim pendukung kegiatan, logistik tambahan, atau ruang tunggu informal dalam dinamika program-program camp.

Struktur Batas Wilayah:

  • Sebelah Timur Laut: Berbatasan langsung dengan Bloksite Lapang Halimun (Lapang Besar), memungkinkan pergerakan yang lancar antar zona utama kegiatan.
  • Sebelah Barat Laut: Terdapat tangga batu yang mengarah ke zona transisi menuju blok tangga A dan B, sekaligus jalur sirkulasi menuju area atas.
  • Sebelah Barat Daya: Terhubung dengan Blok Situhyang G, memperkuat interkoneksi dalam satu kawasan berkemah terpadu.
  • Sebelah Tenggara: Berdiri mushala serta toilet pria dan wanita, menjadikan blok ini sebagai zona pendukung utama dari aspek sanitasi dan spiritualitas.

Bloksite Tangga (Tangga A dan Tangga B)

Bloksite Tangga merupakan salah satu unit kawasan berkemah eksklusif di Zona Halimun, Highland Camp Curug Panjang. Area ini dirancang secara terasering, mengikuti kemiringan kontur lahan yang menurun ke arah selatan, sehingga membentuk ruang-ruang privat yang tersembunyi di antara vegetasi dan aliran sungai. Terdiri atas dua cluster yakni Tangga A dan Tangga B bloksite ini memiliki kapasitas total 3 unit tenda, atau sekitar 12 peserta, dan sangat ideal untuk penggunaan khusus seperti tenda fasilitator, sub-kegiatan privat, atau camping mandiri yang menghendaki suasana lebih tenang dan tersembunyi.

Karakteristik Setiap Cluster:

Halimun Tangga A

Terletak tepat di sisi aliran sungai dengan suasana teduh dan gemericik air yang menenangkan. Memiliki kapasitas 2 tenda, sangat cocok untuk kegiatan camping mandiri dengan tingkat kedekatan alam yang tinggi.

Halimun Tangga B

Masih dalam radius yang sama, Tangga B merupakan cluster yang lebih kecil, juga bersebelahan dengan sungai, dan hanya menampung 1 unit tenda. Area ini memberikan pengalaman berkemah dengan suasana sunyi dan personal, sangat cocok untuk retret individu atau fasilitator.

Struktur Spasial dan Batas Wilayah:

  • Sebelah Tenggara: Terdapat tangga bata merah, yang menjadi akses utama dari Lapangan Halimun menuju area ini.
  • Sebelah Barat Laut: Berbatasan langsung dengan aliran sungai alami, memperkuat pengalaman ekowisata dan kedekatan ekologis.
  • Sebelah Timur Laut: Terkoneksi dengan Bloksite Lapangan Halimun, pusat kegiatan utama di zona ini.
  • Sebelah Barat Daya: Berbatasan dengan Zona Ciputri, khususnya area Lapangan Rawayan, menjadikannya titik temu antara dua zona perkemahan strategis.

Keunikan lokasi dan desain terasering menjadikan Bloksite Tangga sebagai zona berkemah dengan nilai eksklusivitas dan ketenangan, ideal untuk keperluan logistik internal, ruang istirahat khusus, maupun untuk peserta yang memerlukan jarak dari keramaian. Suasana alam yang mendalam, disertai aliran sungai yang konstan, menjadikan area ini sebagai titik ideal untuk penghayatan terhadap alam dan penguatan keseimbangan psikologis dalam program berbasis outdoor.

Kapasitas Total dan Fungsi Zonasi

Secara keseluruhan, Zona Halimun mampu menampung hingga 84 orang peserta dalam satu waktu, menjadikannya zona dengan daya dukung optimal bagi kegiatan-kegiatan yang berskala menengah hingga besar. Dengan kombinasi antara ruang terbuka luas, aksesibilitas yang mudah, dan keberadaan fasilitas pendukung seperti toilet, perapian, mushola, serta pencahayaan malam hari, zona ini menjadi salah satu sentra utama dalam ekosistem perkemahan Highland Camp.

Simpulan dan FAQ

Zona Halimun adalah kawasan perkemahan unggulan di Highland Camp Curug Panjang, Bogor, yang berada di punggungan barat Gunung Paseban dan dirancang dalam lanskap hutan submontana yang sejuk, lembap, dan teduh. Nama “Halimun” yang berarti kabut dalam bahasa Sunda mencerminkan atmosfer alami kawasan ini yang kerap diselimuti kabut tipis, menciptakan suasana magis dan hening khas Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Zona ini memiliki tiga bloksite utama: Lapang Besar (kapasitas 15 tenda), Selasar (3 tenda), dan Tangga A-B (3 tenda), dengan total daya tampung hingga 84 peserta. Dalam event skala besar, zona ini terintegrasi dengan campsite Situhyang dan Nirmala, memungkinkan kapasitas hingga 340 orang.

Fasilitas pendukung mencakup lapangan berumput alami, tegakan pinus, sungai jernih, toilet (9 unit), mushola, titik air pegunungan, penerangan, tempat duduk kayu, api unggun, gudang logistik, akses tangga batu, serta mess karyawan tersembunyi untuk keamanan. Akses menuju zona dimulai dari Gerbang Family (Gate-2) melalui jalan setapak, dua jembatan gantung (Rawayan), dan tangga batu merah yang menyatu dengan alam. Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan hutan pinus, aliran sungai, dan udara segar yang menyatu dengan irama alam, menjadikan Zona Halimun destinasi ideal untuk camping keluarga, outing kantor, gathering perusahaan, dan wisata berbasis alam.

Q : Apa itu Zona Halimun di Highland Camp?

A : Zona Halimun adalah area camping berbasis ekowisata di Highland Camp Curug Panjang yang terinspirasi dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Q : Dimana letak Zona Halimun?

A : Zona ini terletak di punggungan barat Gunung Paseban, dalam kawasan Highland Camp, Curug Panjang, Puncak Bogor.

Q : Berapa kapasitas maksimal peserta di Zona Halimun?

A : Kapasitas maksimal zona ini adalah 84 peserta yang tersebar di tiga bloksite tenda.

Q : Kegiatan apa saja yang cocok dilakukan di Zona Halimun?

A : Cocok untuk kegiatan gathering, outing kantor, camping keluarga, outbound, hingga pelatihan alam terbuka.

Q : Apa makna kata ‘Halimun’ dalam bahasa Sunda?

A : “Halimun” berarti kabut, merujuk pada atmosfer berkabut yang sering menyelimuti kawasan ini.

Q : Apa saja bloksite yang tersedia di Zona Halimun?

A : Terdapat tiga bloksite: Lapang Besar (15 tenda), Blok Selasar (3 tenda), dan Blok Tangga A-B (3 tenda).

Q : Bagaimana fasilitas toilet di Zona Halimun?

A : Tersedia 9 ruang mandi/toilet dengan pilihan kloset jongkok dan duduk, berlokasi dekat dengan lapangan utama.

Q : Apakah tersedia mushola di kawasan ini?

A : a, mushola tersedia di sisi barat laut bangunan toilet untuk kebutuhan ibadah pengunjung.

Q : Apakah tersedia air bersih untuk kebutuhan harian?

A : Tersedia 5 kran air pegunungan untuk minum, memasak, mencuci, dan lainnya.

Q : Bagaimana akses menuju Zona Halimun?

A : Akses dimulai dari Gate-2 (Gerbang Keluarga) melalui jalan setapak, jembatan bambu, dan anak tangga menuju area camping.

Q : Apakah tersedia area parkir di dekat zona ini?

A : Ya, terdapat dua area parkir berkapasitas hingga 30 kendaraan roda empat di sisi barat laut dan timur laut zona.

Q : Apa jenis vegetasi yang mendominasi kawasan ini?

A : Tegakan pohon pinus, vegetasi submontana, dan tumbuhan riparian mendominasi lanskap zona Halimun.

Q : Apakah terdapat tempat untuk api unggun dan barbeque?

A : Ya, tersedia fire pit dari susunan batu sebagai titik pusat aktivitas malam hari.

Q : Adakah fasilitas penerangan dan listrik di tenda?

A : Ya, tersedia instalasi listrik darurat, standing lamp, dan colokan listrik di titik strategis.

Q : Apakah Zona Halimun aman untuk kegiatan malam hari?

A : Zona ini dilengkapi dengan mess karyawan tersembunyi untuk keamanan tanpa mengganggu kenyamanan pekemping.