Lembur Pancawati ; Akomodasi Bernuansa Desa Wisata di Bogor

Asri, bersahabat dan menenangkan, itu mungkin tiga buah kata yang dapat menggambarkan suasana dan nuansa disebuah perkampungan-perkampung yang berada di kaki pegunungan, itupun adalah suasana yang hadir di Lembur Pancawati di kaki gunung Gede Pangrango. Nuansa alam pedesaan yang asri, berpadu padan dengan bangunan-bangunan ber-asitektur sunda dan berpadu peran dengan lingkungan alam pembentuk kehidupan, menghadirkan harmonisasi yang utuh bagi masyarkat perkotaan untuk melakukan pertemuan kerja / metting, lokakarya, pelatihan, atau sebatas liburan bersama keluarga di cottage yang berwawasan lingkungan.

Beberapa aktivitas yang menjadi khas Lembur Pancawati adalah program Tamasya Desa dan ekowisata, dua program yang menjadi penciri dan diunggulkan ini karena adanya dukungan alam di lingkungan Lembur Pancawati berupa hamparan persawahan, kebun agroforestry, hutan dan ruang-ruang terbuka hijau.
.

Ruang-ruang terbuka hijau yang mendominasi lingkungan lembur pancawati, kerap digunakan sebagai tempat kegiatan berbasis luar ruang (outdoor activities). Pengunjung tidak sebatas menikmati tinggal di pondokan bermaterialkan bambu dan kayu, terdapat beberapa lokasi untuk menenda, yang memiliki suasana layaknya seperti menenda di bumi perkemahan di kaki hutan pegunungan bawah seperti di kawasan pegunungan gunung halimun atau pungungan gunung gunung Gede Pangrango ataupun gunung Salak.

Pun, aktivitas berbasis luar ruang seperti gathering dan outbound yang dibalut dalam nuansa alam terbuka dengan kemah sebagai tempat menginapnya menjadi salah satu fasilitas yang disediakan oleh Lembur Pancawati. Memang agak sedikit berbeda dengan tempat camping yang sengaja didesain hanya untuk kegiatan bekemah seperti bumi perkemahan Sukamantri dan Buper Ciputri yang berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang sangat kental dengan nuansa hutan dan aktifitas petualangannya, atau dengan bumi perkemahan Highland Camp yang berada dalam kawasan wisata alam Curug Panjang yang terbentuk dari keindahan lanskap buatan yang memperlihatkan pola keteraturan sebuah tempat berkemah yang hadir diantara pesona hutan pegunungan dan elemen air. Lembur Pancawati memiliki nuansa dan suasana desa ketika berkemah di ruang-ruang terbuka hijaunya.
.

Whatsapp

Baca Juga :
Review Highland Camp Curug Panjang Megamendung Puncak Bogor Jawa Barat

Review Lembur Pancawati ; Akomodasi dengan nuansa desa wisata

Kesan yang hadir ketika pertama kali memasuki Lembur Pancawati adalah suasana Desa Wisata atau suasana perkampungan Sunda. Hal itu terlihat dari arsitektur bergaya tradisional sunda yang ditampilkan dengan bahan pembangunnya didominasi oleh material bambu, ijuk, kayu dan material lainnya yang alami, dengan tetap menggunakan sentuhan modern pada elemen-elemen tertentu. Selain akomodasi seperti pondok-pondok penginapan, aula dan lainnya yang memberikan kesan akan nuansa Desa Wisata / perkampungan Sunda, alam di lingkungan Lembur Pancawati dalam suasana perdesaan yang tenang, asri, bersih dan nyaman pun turut menguatkan suasana.

Lembur Pancawati dikembangkan sebagai manifestasi dari konsep kembali ke alam, dan merupakan solusi alternatif untuk melakukan pertemuan kerja, lokakarya, pelatihan, rekreasi dan ibadah dalam nuansa dan suasana desa yang tenang, bersahabat, dan menyamankan. Lembur Pancawati adalah tempat untuk mengenal, mempelajari, dan menikmati keindahan alam beserta lingkungannya yang dihadirkan dalam suasana perdesaan dengan tetap melakukan agenda-agenda pertemuan ataupun pelatihan kantor / lembaga maupun sebatas untuk wisata keluarga.
.

Sarana akomodasi dan fasilitas di Lembur Pancawati

Lembur Pancawati yang lokasinya berbatasan dengan Villa Ratu disebelah tenggaranya, memiliki fasilitas guna mendukung kegiatan family gathering, company outing, outbound, acara metting kantor, team / character building program, LDK dan kegiatan-kegiatan lainnya yang berbasis indoor maupun outdoor. Sarana dan prasarana yang tersedia untuk menfasilitasi kegiatan-kegiatan termaktub diatas berupa penginapan, ruang pertemuan  dan lainnya :

    1. Aula ; terdapat tiga ruang pertemuan yang masing masing nya berkapasitas 25 orang, 150 orang dan 200 orang, memiliki desain arsitektur sunda dengan bangunan sebagian besar bermaterialkan bambu. Aula yang difasilitasi dengan kursi-kuri kayu, meja, alat pengeras suara. proyektor dan fasilitas pendukung acara dalam ruangan, merupakan aula dengan dinding setengah terbuka. 
    2. Teater : Teater alam terbuka yang dapat menampung s.d 100 orang merupakan area yang difasilitasi oleh tempat-tempat duduk bermaterialkan tembok dengan pusat teater adalah perapian untuk api unggun yang berbentuk bulat.
    3. Kolam Renang ; terdapat dua kolam renang yang airnya berasal dari mata air yang berada ditengah Lembah
    4. Fasilitas Olahraga ; terdapat sarana olahraga dan lapangan luas yang dapat digunakan untuk beragam aktivitas olahraga.
    5. Permainan anak-anak ; disekitar lingkungan Lembur Pancawati terdapat rumah pohon dan Play ground yang diperuntukan bagi anak-anak bermain.
    6. Perapian ; terdapat dua spot untuk api unggun
    7. Air Terjun ; terjunan air setinggi 3-4 meter dengan dingding cadas dan kolam terjunan yang tidak terlalu dalam digunakan untuk bermain air dan berendam
    8. Sungai ; sungai dengan air yang jernih yang membelah kampung Pancawati kerap digunakan sebagai jalur telusur sungai dan beramain air.
    9. Jogging dan jungle track ; disekitar hutan / kawasan dengan pohon-pohon yang rindang dan besar, terdapat rute jalanan setapak untuk aktivitas joging maupun jelajah hutan
    10. Pemancingan dan kolam ikan ; terdapat pemancingan dan kolam ikan untuk kegiatan memancing disela-sela santai, atau menangkap ikan bagi anak-anak sekolah dalam program tamasya desa.

1. Cottage serasa di Desa Wisata

Terdapat tujuh pondok penginapan yang memiliki kapasitas tampung sampai dengan 200 orang. Di desa wisata, tempat menginap wisatawan lebih populer dengan sebutan homestay atau cottage. Di Pancawati, pondok-pondok untuk mengipa berada dalam kawasan hijau, dibawah tajuk-tajuk tegakan yang rindang, dengan desain arsitektur bangunan khas sunda yang sebagian banyaknya bermaterialkan bambu dan kayu.

2. Areal berkemah di ruang terbuka hijau Lembur Pancawati

Areal perkemahan  berada di ruang terbuka hijau yang sebagian campsite nya di lingkar oleh pepohonan rindang dengan pemandangan pohon-pohon besar dan sebagiannnya adalah pesawahan. Selain untuk mendirikan tenda, lapangan yang menyebar disekitar Lembur Pancawati digunakan untuk kegiatan-kegiatan luar ruang seperti games outbound acara gathering dan lainnya.

3. Cafe Lembah Lembur Pancawati

Cafe dengan nuansa artistik, letaknya berada diantara pepohonan besar yang menaungi bangunan cafe yang terbuat dari bambu dan elemen kayu sebagai fasilitas interior. Cafe lembah menyediakan beragam kuliner tradisional.

Kegiatan di Lembur Pancawati

Selain kegiatan tamasya desa dan ekowisata yang menjadi program unggulan Lembur Pancawati, kegiatan pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia berbasis outdoor maupun indoor training menjadi program-program yang dilakukan dalam kawasan berhawa sejuk ini. kegiatan lain yang difasilitasi oleh manajemen Lembur Pancawati atau pun Event Organizer adalah family gathering, company outing, outbound, acara metting kantor dan team / character building program.

1. Ekowisata Lembur Pancawati

Ekowisata atau wisata ekologi merupakan program unggulan dalam lingkungan Pancawati yang asri, program ekowisata di Pancawati merupakan salah satu aktivitas wisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

2. Tamasya Desa Wisata Lembur Pancawati

Program Tamasya Desa merupakan kegiatan yang menawarkan keseluruhan suasana dan aktivitas wisata yang mencerimankan keunikan lingkungan desa dengan pernak-pernik aktivitas keseharian masyarakat nya, baik aktivitas sosial, ekonomi maupun budaya. Komponen tasmasya desa berupa lingkungan yang asri, tempat menginap dan kuliner dengan aktivitas nya adalah segala perilaku sosial ekonomi masyarakat desa seperti berkebun, bertani, berkerajinan dan berkesenian..

3. Pelatihan sumber daya manusia berbasis luar ruang dan event Gathering Perusahaan

Kegiatan pelatihan dan pengembangan manusia berbasis outdor aktivitas merupakam program yang banyak dilakukan oleh manajemen Pancawati maupun perusahaan penyelengara training dan penyelengara kegiatan (Event Organizer). Kegiatannya berupa team / character building, training motivasi, meeting perusahaan, family / employee gathering, company outing, company Anniversary, dan lainnya.

Aksesibilitas ke Lembur Pancawati

Komplek Lembur Pancawati berada di Jl. Veteran 1 No.19, RT.03 RW.06, Desa Pancawati, Kecamatan. Caringin, Bogor, Jawa Barat. Untuk mencapainya dapat menggunakan kendaraan pribadi, bus ataupun kendaraan berjenis truk yang di gunakan oleh TNI atau Kepolisian RI

Dari gerbang tol Ciawi (TOL JAGORAWI) memiliki jarak tempuh sekitar 12,2 kilometer melewati Jl. mayjen HE sukma / Jl. Raya Sukabumi lalu belok kiri ke Jl. Pasar Cikereteg, lanjut melewati Jl. Caringin – Cilengsi dan jalan Veteran 1. Dan, jika dari gerbang tol Ciawi Selatan (TOL BOCIMI) berjarak tempuh 10,6 kilometer.

Baca Juga :
Tiga aktivitas yang penciri ketika berkemah di Highland Camp

ke Lembur Pancawati layaknya liburan di sebuah desa wisata

Dalam pola pikir sebagian orang, pedesaan identik dengan sebuah tatanan masyarakat, dimana mereka menggantungkan kehidupannya pada sektor pertanian, dengan lingkungan yang asri dan kesehajaan yang ditampilkan pada perilaku kehidupan kesehariannya. Hal inilah yang menjadi daya tarik masyarakat perkotaan untuk menikmati alam pedesaan dengan beragam cara, salah satunya dengan berwisata desa atau melancong ke desa wisata. Dan, ini pula yang menjadi daya tarik Lembur Pancawati, dimana pondok-pondok penginapan nya didesain dengan pendekatan arsitektur sunda dalam lingkungan berkarakter desa. 

Di Lembur Pancawati, suasana kehidupan desa dengan segala pernak pernik aktivitas seperti membajak sawah, menanam padi, menggaru sawah dengan kerbau, dan lainya menjadi kegiatan yang disajikan dalam program tamasya desa, selain program-program berbasis outdoor activitas seperti outbound, gathering dan pelatihan sumberdaya manusia.