Bravo Camping Ground | Review tempat berkemah di Sukabumi dalam suasana wisata desa

Pemilihan lokasi berkemah sejak awal itu menentukan pengalaman dan kenyamanan yang akan didapatkan pekemping sepanjang berkemah dan sepulangnya, hal ini karena sebuah camping ground didesain semenjak telah menentukan ceruk-ceruk pasar yang menjadi sasarannya. Berbekal ini, seorang perencana dan pelaku usaha terlebih dahulu akan menentukan lokasi, desain lansekap dan tapak, serta perencanaan model bangunan dan bangun bangun yang dikembangkan dengan penyesuaian atas karakter kenyamanan, keamanan dan ekspektasi ceruk pasar yang menjadi sasaran.

Semenjak awal, Highland camp melakukan perancangan lanskap dan desain fasilitas bumi perkemahannya untuk mengambil ceruk pasar kemping keluarga, gathering perusahan / lembaga dan genre wisata minat khusus. Sehingga pembangunan dan pengembangan camping ground menyisir karakter ceruk pasar tersebut dari sisi kenyamanan, kemanan, pengalaman dan fungsi yang akan didapatkan oleh para pekemping. Ini dapat dilihat dari hasil perpaduan antara keindahan lansekap alam dengan lansekap buatan yang berpadu padan dengan elemen air dan hutan pegunungan bawah yang menjadi penciri bumi perkemahan Highland Camp.

Pembedaan karakter pada setiap zona dan spot-spot berkemah (campsite) di Highland camp, itu memperlihatkan fungsi dari ceruk pasar yang ditarget, semisal campsite Kendeng dan Kijabud dengan penguatan “high privasi” dan fasilitas yang disediakan untuk berkemah itu untuk mengakodir kemping keluarga, dan lain sebagainya. Inipun terjadi (prasangka penulis) di tempat berkemah Camp Bravo Sukabumi yang akan penulis Review, Bumi Perkemahan Bravovitu untuk mengakomodir ceruk pekemping yang ingin merasakan “berkemah yang sesungguhnya” dalam nuansa desa di pinggiran hutan dengan segala bentuk kenyamanan dan pengalaman yang akan didapatkan selayaknya camping di desa pinggiran hutan.

Whatsapp

Review Bravo Camp Cidahu, tempat berkemah di Sukabumi dengan suasana pedesaan  

Tempat berkemah di Cidahu Sukabumi ini lokasinya berada dilembahan dengan latar pemandangan perbukitan dan persawahan. Spot-spot untuk mendirikan tenda berada di pinggir sungai dan balong (kolam ikan) yang ada disekitar pesawahan dan tebingan. Camp Brovo berada sebelum Wana Wisata Alam Cangkuang Taman Nasional Gunung Halimun Salak, memiliki suasana pedesaan dengan bebatuan yang menyebar diareal camp menjadi karakter bumi perkemahan yang memiliki slogan “camping sesungguhnya”

“Seakan terpisah dari dunia luar”, itulah kesan yang ingin ditampilkan oleh camp yang memiliki 2 (dua) bagian campsite yang dipisahkan oleh sungai Ciherang. Bumi perkemahan dengan latar hutan dan pesawahan ini dapat dicapai melalui pintu gerbang wana wisata Cangkuang dan area parkir mess Javana Spa dengan berjalan kaki sekitar 15 menit melalui jalanan setapak tanah yang berbatu, melewati pematang sawah, rumah-rumah penduduk dan sungai.

Fasilitas Bravo Camp Sukabumi yang seakan terpisah dari dunia luar

Komplek perkemahan yang berada dilembahan dengan dengan aliran  sungai ciherang yang membelah campsite menjadi dua bagian, kesannya diperkuat dengan bebatuan yang menyebar di spot-spot berkemah dan sekitarnya, mengesankan bahwa bumi perkemahan ini seakan terpisah dari dunia luar, inilah dunia bebatuan dengan cakrawala hutan dan pesawahan.

Di komplek perkemahan Bravo Camp Cidahu terdapat fasilitas alam dan buatan, seperti aula terbuka, saung-saung bambu, kolam ikan, sungai, pesawahan, jalur treking, bahkan terdapat kincir / turbin air.

    1. Campsite ; Tempat mendirikan tenda di komplek bumi perkemahan Bravo Camp Cidahu Sukabumi terbagi menjadi dua nuansa yang dihubungkan dengan jembatan bambu, yaitu nuansa lembahan dan nuansa pesawahan.
    2. Musholla ; Tempat beribadah bagi umat Islam ini terbuat dari struktur bambu  dengan lantai luar yang dominasi oleh batu-batu kali yang disusun secara apik. Mushola yang berada satu level tanah dari campsite tak berdinding layaknya mushola pada umumnya.
    3. Aula ; kebutuhan akan ruang ketika berkemah di Bravo Camp Cidahu difasilitasi dengan adanya aula terbuka dengan struktur bambu dan atap menggunakan genting tanah liat. Aula terbuka ini berada disalah satu pojokan komplek berkemah, dan beberapa bangunan yang disekitar camp dapat juga digunakan sebagai tempat aktivitas dalam ruang dengan sebatas atap sebagai pelindung dari terik dan hujan.
    4. Saung bambu ; bangunan yang terbuat dari material bambu dengan beragam jenis atap sebagai penutupnya, menyebar diantara campsite dan fasilitas lainnya, Saung-saung bambu ini di gunakan sebagai tempat berteduh dari terik dan hujan atau untuk sebatas bersantai.
    5. Kolam  ; terdapat beberapa kolam yang disekelilingnya dapat digunakan untuk mendirikan tenda, mungkin inilah salah satu kekhasan/ penciri yang unik ketika berkemah di Bravo Camp yang tidak ditemukan di bumi perkemahan lainnya. Kolam-kolam ini berlatar hutan dan pesawahan disekelilingnya.
    6. Jalur pejalan kaki ; terdapat banyak jalur pejalan kaki disekitar area camp sebagai pengubung antar campsite dan fasilitas yang ada didalam camping ground. Jalanan setapak meliputi tangga yang terbuat dari tembokan dengan batu kali, jalanan lintas kampung dan jalanan setapak yang ada diantara persawahan atau galengan.
    7. Air terjun mini ; pada kawasan wisata alam cangkuang di punggunagn barat gunung Salak, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, menyebar banyak aliran sungai dan air terjun, salah satunya adalah sungai Ciherang, dengan air terjun mini yang memiliki kolaman terjun sedalam dada orang dewasa dengan terjunan airnya sekitar dua meter.
    8. Turbin air ; berlimpahnya air disekitar Cidahu ini banyak dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, salah satunya adalah kebutuhan energi listrik yang dihasilkan dari putaran kincir oleh derasnya aliran air. inipula yang menjadi keunikan lingkungan disekitar Bravo Camp Cidahu.
    9. Toilet / WC ; menyebar diareal tempat berkemah dengan struktur pembangunnya adalah batako yang sebagiannya adalah batu belah yang banyak ditemukan disekitar areal camp. ada banyak bangunan kamar mandi dan toilet, salah satunya adalah bangunan kamar mandi dengan 6 pintu yang memiliki toilet duduk yang cukup baik dan bersih, dan yang lainnya adalah standar kamar mandi/toilet layaknya di camp yang berada di kawasan hutan pegunungan.

Aktivitas selama berkemah di Bravo Camp Sukabumi

Beragam kegiatan disela-sela kegiatan utama selayaknya berkemah di tempat camping dalam kawasan hutan pegunungan bawah. Di Bravo camp, pekemping dapat melakukan aktivitas trekking hutan di sekitar area camp ataupun zona penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, bermain / berwisata ke air terjun, melakukan penjelajahan dan pendakian ke Kawah Ratu, membajak Sawah, menanam padi, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang berbasis adventure dan edukasi.

Aksebilitas menuju lokasi berkemah Bravo Camp Cidahu

Seperti halnya aksebilitas menuju Batu Tapak camping ground yang dapat dijangkau oleh mode transportasi kereta api, kendaraan umum dan kendaraan pribadi, yang sebelumnya telah diuraikan pada artikel berjudul review Batu Tapak Camping Ground, aksesibilitas dari Jakarta dan sekitarnya menuju Bravo Camping ground dapat aksesselayaknya ke camping Batu tapak, karena dua camp ini saling berdekatan.

Baca Juga :
Review Batu Tapak Camping Ground dan tempat wisata Sukabumi

Resume Braco Camp Cidahu; tempat berkemah di Sukabumi dalam suasana wisata desa di pegunungan Halimun 

Sebagain besar tempat berkemah di Sukabumi, Bogor, Puncak dan Cibodas yang telah direview oleh penulis, tidak memiliki spot-spot mendirikan tendanya yang berada di pinggir kolam dengan latar pesawahan dan hutan, inilah yang menjadi keunikan dan penciri Bravo Camp Cidahu. Nuansa camping di desa pinggir hutan sangat kental terasa, suasana sungai dengan beragam aktivitasnya akan menjadi pengalaman yang sangat berkesan untuk para pekemping ketika menikmati komplek perkemahan Bravo Camp.