Tempat Camping di Cibodas dan Wisata Alam kebun Raya Cibodas

Tempat wisata alam Cibodas, kawasan pariwisata Puncak, Bogor dan Sukabumi di Jawa Barat, banyak memiliki tempat berkemah dengan beragam karakter yang berbeda antara satu dengan lainnya, baik dari sisi fasilitas maupun lanskap alamnya. Namun, keberagaman tempat camping ini terhubung oleh satu kesamaan suasana alam yang berada dikaki pegunungan nan asri dan sejuk. Seperti Highland Camp yang merupakan tempat camping terbesar di Puncak – Bogor, lokasinya berada dalam kawasan pariwisata Curug Panjang, zona penyangga bagian Barat Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, atau tempat berkemah yang berada di Cibodas, seperti Mandalawangi camping ground dan Mandalakitri yang lokasinya berada kaki Gunung Gede, bersebelahan dengan Kebun Raya Cibodas.

Suasana camping dalam balutan hutan pegunungan yang memiliki kekayaan hayati penghuni kawasan hutan (biodiversitas), keragaman kekayaan fisik bumi, serta memiliki aksesibilitas yang baik dan terjangkau oleh beragam jenis kendaraan, banyak diburu oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin merasakan suasana alam pegunungan dengan aktivitas camping, wisata alam dan wisata petualangan.

“Highland Camp Curug Panjang terbentuk dari keindahan lanskap buatan diantara pesona lanskap alam yang memperlihatkan pola keteraturan sebuah tempat berkemah yang hadir diantara pesona hutan pegunungan dan elemen air”

Buku Jelajah Kawasan Pariwisata Curug Panjang (2020)

H o t l i n e

+62 819-1005-4000

Whatsapp

Tempat camping di Cibodas Jawa Barat

Terdapat tiga tempat berkemah (lapangan berkemah) yang berada disekitar Kebun Raya Cibodas untuk kegiatan outing, gathering perusahaan maupun outbound dalam suasana camping berkelompok, yaitu bumi perkemahan Mandalawangi yang berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, camping ground Mandalakitri dan buper bukit golf Cibodas. Satunya adalah tempat berkemah yang berada di alun-alun suryakencana untuk bermalam para pendaki sebelum menuju puncak Gede.

Bumi Perkemahan Mandala Kitri Cibodas Puncak

Tempat camping di Cibodas – Bumi Perkemahan Mandala kitri Cibodas atau Mandala Kitri Scout Camp (MKSC Cibodas) dikelola oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur, letaknya berada sebelum pintu masuk Kebun Raya Cibodas, (titik koordinat 6 44’ 25” S, 107 0’ 20” E) dengan jarak tempuh perjalanan darat 28 km dari arah Kota Cianjur, 114 km dari Jakarta dan sekitar 93 km dari Kota Bandung. Buper Mandala kitri diresmikan pada tanggal 20 Juni tahun 1981 oleh Presiden RI ke-2, sama dengan peresmian Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur yang terletak di Jakarta Timur.

Mandala Kitri Scout Camp memiliki luas areal tempat untuk berkemah seluas +17 ha, pada awalnya (tahun 1970-an) merupakan sebuah areal eks perkebunan yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bercocok tanam sayuran, lalu dijadikan tempat berkemah oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat. Pada Jambore Nasional dan Jambore Asia Pasifik yang dilaksanakan Tahun 1981, bumi perkemahan yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango ini dijadikan sebagai sub Camp.

Di areal camping ground terdapat sungai Cikundul dan waduk Cirata serta sungai citarum yang dapat digunakan untuk kegiatan air (watersport). Beberapa aula dengan kapasitas lumayan besar melengkapi fasilitas bumi perkemahan pramuka mandala kitri, lainnnya adalah aula lemcadika dan tower/menara pandang, lapang upacara utama, mesjid, kantor bumi perkemahan dan wisma mandala kitri.

Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas

Tempat camping di Cibodas – Mandalawangi Camping Ground letaknya tepat berada di pintu keluar Kebun Raya Cibodas di kompleks balai besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Di sekitar camping ground mandalawangi terdapat danau mandalawangi, sungai cikundul, jungle track dan air terjun rawa gede.

Bumi perkemahan mandalawangi Cibodas dibagi menjadi beberapa blok, yaitu blok pinus merkusii, blok rasamala, blok sungai, blok danau dan blok lainnya. Setiap blok memiliki luasan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Begitupun dengan dan karakter lansekap tempat mendirikan tendanya, yang menjadi favorit adalah blok danau. Di blok danau, selain dapat menampung lebih 30 tendayang berkapasitas 6-8 orang, campsite1)tempat berkemah atau tempat mendirikan tenda dalam sebuah bumi perkemahan
–also camping site (both British English) (North American English campground); a place where people on holiday can put up their tents, park their caravan, etc., often with toilets, water, etc.
–​(North American English) (British English pitch) a place in a campground where you can put up one tent or park one camper, etc. (Oxford Englis Dictionary
) hijau dan luas digunakan untuk kegiatan gathering perusahaan, outing dan outbound. Di blok ini pengunjung dapat menikmati lansekap danau mandalawangi Cibodas yang berlatar dinding kawah gunung gede laksana megahnya benteng alam yang berdiri dengan gagah dan mempesona.
.

Camping ground Bukit Golf Cibodas Puncak

Tempat camping di Cibodas – Bumi perkemahan Bukit Golf Cibodas awalnya adalah lapangan golf dengan fasilitas 9 hole yang berada di kawasan Wisata Cibodas. Letaknya di samping Kebun Raya Cibodas dan berdampingan dengan Mandalawangi Camping Ground. Di Bukit Golf Cibodas terdapat gedung House Club yang memiliki fasilitas ruang aula, toilet, selasar, ruang ganti, ruang kantor, dan ruang tamu, di camping ground bukit golf Cibodas terdapat lokasi parkir kendaraan, WC di beberapa titik area camping, danau, sungai, dan lapangan hijau yang sangat luas untuk camping atau bermain golf.

Tempat Berkemah ketika melakukan Pendakian Gunung Gede Pangrango

Alun-alun Suryakencana merupakan sebuah dataran yang berada pada ketinggian 2.750 m dpl dengan luasan area sekitar ± 52 hektar, kawasannya ditutupi oleh hamparan bunga edelweis (Anaphalis javanica)2)Edelweis Jawa memiliki nama ilmiah Anaphalis javanica, merupakan tumbuhan dalam beradaptasi mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan laju metabolisme meskipun dalam keadaan minim nutrisi. Bunga Edelweis Jawa bisa mencapai umur lebih dari 100 tahun, untuk itulah disebut bunga abadi. dikenal secara populer sebagai Edelweiss jawa atau Bunga Senduro, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 meter dan dapat memiliki batang sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 meter.. Alun-alun Suryakencana merupakan salah satu obyek dengan daya tarik wisata minat khusus, dengan lahan yang nyaman bagi para pendaki untuk bermalam dan mendirikan tenda sebelum menuju ke puncak Gunung Gede.

Wisata Alam di Jawa Barat, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Taman Cibodas – Satu satu fungsi taman nasional adalah untuk menfasilitasi kegiatan pariwisata dan rekreasi berbasis alam dan pendidikan. Karena keindahan alamnya, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango telah menjadi daya tarik wisata bagi pada pendaki dan para wisatawan melakukan kegiatan wisata minat khusus. Pada tahun 2015, jumlah wisatawan yang berkunjung ke TNGGP sebanyak dirubah data tahun 2019, 155.285 orang (sumber : Balai Besar TNGGP, 2015). Termasuk kunjungan ke Kebun Raya Cibodas, pendakian Gunung Gede pangrango dan obyek dengan daya tarik wisata lainnya yang berada dalam kawasan Taman Nasional.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan taman nasional yang berada di Provinsi Jawa Barat, dengan luasan 24.270,80 Ha, memiliki dua puncak gunung yaitu Gunung Gede (2.958 m dpl) dan Gunung Pangrango (3.019 m dpl), yang disekelilingnya merupakan tutupan hutan pegunungan.

Ekowisata di Kebun Raya Cibodas

Kebun Raya Cibodas merupakan salah satu daerah tujuan wisata (place of interest) yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Lokasi Kebun Raya Cibodas berada di kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango pada ketinggian 1.250 – 1.425 m dpl dengan luas 84,99 hektar, di profinsi Jawa Barat. Aksesibilitas Kebun Raya Cibodas sangat mudah dijangkau untuk dikunjungi, letaknya tidak jauh dari Ibu Kota Jakarta, sekitar 3 jam perjalanan darat. Kebun Raya Cibodas merupakan tempat wisata ekologi (ekowisata) yang dapat dinikmati dengan berjalan kaki, menggunakan kendaraan pribadi (motor ataupun mobil) atau mobil wisata keliling.

Kebun Raya Cibodas adalah kawasan konservasi tumbuhan ex situ yang memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik, atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk tujuan kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan (PP RI No. 93 Tahun 2011). Fasilitas pendukung ekowisata di Kebun Raya Cibodas berupa fasilitas umum seperti perpustakaan, herbarium, ruang pertemuan, wisma tamu (guest house), rumah makan (cafe), toilet, rumah ibadah, mobil wisata keliling, papan informasi, papan petunjuk arah, dan area parkir.

Lainnya adalah fasilitas yang merupakan asset utama Kebun Raya Cibodas berupa tanaman koleksi, baik yang berada di kebun maupun di rumah kaca yang terbagi menjadi tanaman koleksi tematik dan nontematik. Koleksi tanaman di Kebun Raya Cibodas merupakan representasi beragam jenis tanaman yang berasal dari kawasan hutan dataran tinggi basah di Indonesia dan beberapa kawasan hutan di luar negeri.
.

Sejarah berdirinya Kebun Raya Cibodas

Kebun Raya Cibodas didirikan oleh Kurator Kebun Raya Bogor, Johannes Ellias Teijsmann, pada tanggal 11 April 1852 dengan nama Bergtuin te Tjibodas atau Kebun Pegunungan Cibodas. Pada awalnya, Kebun Raya Cibodas dibuat sebagai tempat aklimatisasi jenis-jenis tumbuhan asal luar negeri yang penting dan bernilai ekonomi tinggi, salah satunya adalah Pohon Kina (Cinchona calisaya L).

Berdirinya Kebun Raya menandai tegaknya kekuasaan Belanda di Nusantara (saat ini Indonesia) dalam bidang ilmu pengetahuan Biologi secara terorganisasi, terutama pada bidang botani. Pada awal perkembangannya, Kebun Raya Cibodas merupakan salah satu cabang Kebun Raya Bogor yang ditujukan untuk mengoleksi tanaman dataran tinggi beriklim basah daerah tropis dan tanaman sub-tropis, yang selanjutanya berkembang menjadi bagian dari Kebun Raya Bogor dengan nama Cabang Balai Kebun Raya Cibodas.

Pada tahun 2002, status Kebun Raya Cibodas menjadi lebih mandiri, yaitu sebagai Unit Pelaksana Teknis Balai Konservasi Tumbuhan di bawah Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor dalam Kedeputian Ilmu Pengetahuan Hayati, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Sebagai lembaga konservasi ex situ, Kebun Raya Cibodas berperan besar dalam melestarikan dan mendayagunakan flora Indonesia khususnya dari dataran tinggi basah dan sebagai zona penyangga bagi kawasan Cagar Biosfer Cibodas. Saat ini Kebun Raya Cibodas yaitu menjadi salah satu kebun raya yang terfokus dalam bidang konservasi tumbuhan tropika khususnya tumbuhan tropika dataran tinggi basah, penelitian, pelayanan pendidikan lingkungan dan pariwisata.
.

Wisata Curug ; Air Terjun Cibodas

Air terjun Cibodas merujuk pada tujuh terjunan air yang lokasinya berada di kawasan wisata Cibodas. Ketujuh terjunan air yang populer dengan sebutan curug dalam padanan bahasa sunda tersebut adalah air terjun Ciwalen, air terjun Cikundul, air terjun Cibeureum, air terjun Cibogo, air terjun Rawa Gede, air terjun Ciismun, dan air terjun Cidendeng. Ketujuh lokasi air terjun ini berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Tempat wisata Canopy Trail Ciwalen

Canopy Trail Ciwalen, yang berlokasi di Resort PTN Mandalawangi pintu masuk pendakian Cibodas. Canopy trail berupa jembatan gantung yang membentang sepanjang 130 m dengan “tiang penyangga” berupa 4 pohon Rasamala (Altingia excelsa) dengan diameter rata-rata 1,2 meter dan tinggi canopy train berkisar 45 meter. (sumber : gedepangrango.org)

Wisata alam Danau Telaga Biru

Telaga Biru adalah danau yang terletak di kaki gunung Gede yang memiliki luas sekitar 500 meter persegi. Air di dalam telaga sering berubah warna secara dramatis, tergantung dari pertumbuhan alga di dalamnya. terkadang berwarna hijau, coklat, atau biru. Mungkin karena telaga ini sering terlihat berwarna biru kehijauan, makanya lebih dikenal sebagai Telaga Biru.

Selain dapat menikmati keheningan dan keindahan Telaga Biru, pengunjung juga dimanjakan dengan suara kicau burung yang sering bermain di seputaran telaga. Gemericik air sungai kecil yang bening dan bersih sebagai sebuah simfoni alam mengalir lembut di pinggiran telaga ini.

Telaga Biru bukanlah sebuah tempat tujuan wisata alam utama dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, telaga biru hanyalah tempat persinggahan dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju air terjun Cibeureum, alun-alun Suryakencana dan puncak Gede. Sebagai tempat persinggahan, telaga ini diperlengkapi sebuah Gazebo berukuran 12 meter persegi yang disediakan pengelola Taman Nasional agar pengunjung dapat mengistirahatkan diri sebelum melanjutkan kembali perjalanan.

Telaga Biru menawarkan pesona tersendiri dari megahnya keindahan khas alam hutan pegunungan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, dimulai dari mulai jalan setapak yang sedikit menantang, gemericik air sungai yang mengalun syahdu, kicau burung dan jerit Owa Jawa yang memikat hati, sampai berbagai jenis flora dan fauna lainnya yang tak kalah menarik. (sumber : s-timur)

Berkemah adalah wisata yang pro edukasi

Berkemah termasuk pada genre wisata minat khusus yang belakangan ini banyak digandrungi oleh masyarakat lintas sosial, pendidikan dan lembaga. Beragam kegiatan yang dapat dilakukan dalam mengisi aktivitas kemah yaitu petualangan, jelajah hutan dan telusur sungai. Aktivitas- aktivitas yang dilakukan dialam terbuka ini merupakan wisata pro-edukasi, dimana unsur wisata yang memadukan unsur pendidikan lingkungan dan petualangan akan mendominasi pada setiap sesi dalam kegiatan berkemah.

Catatan kaki   [ + ]

1.tempat berkemah atau tempat mendirikan tenda dalam sebuah bumi perkemahan
–also camping site (both British English) (North American English campground); a place where people on holiday can put up their tents, park their caravan, etc., often with toilets, water, etc.
–​(North American English) (British English pitch) a place in a campground where you can put up one tent or park one camper, etc. (Oxford Englis Dictionary
2.Edelweis Jawa memiliki nama ilmiah Anaphalis javanica, merupakan tumbuhan dalam beradaptasi mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan laju metabolisme meskipun dalam keadaan minim nutrisi. Bunga Edelweis Jawa bisa mencapai umur lebih dari 100 tahun, untuk itulah disebut bunga abadi. dikenal secara populer sebagai Edelweiss jawa atau Bunga Senduro, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 meter dan dapat memiliki batang sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 meter.